
ke esokan harinya Zack terbangun di pagi hari, di sebelah ruangannya terdapat ruangan dari tunangannya Valencia. pelayan Marie memanggilnya.
'Tuan Zack anda sudah bangun? mari kita bersiap segera untuk sarapan,(sambil mengganti pakaian Zack) sebelum sarapan nya siap mohon Tuan untuk menunggu sebentar di taman di sana ada tunangan anda nona Valencia sedang menunggu. nanti pelayan akan memanggil anda bila sarapan tuan sudah siap.
Aku pun di antar Marie ke arah taman menemui Valencia. tibanya di taman aku pun menyapa valen. 'Valencia, pagi sekali kamu bangun. kamu bangun lebih pagi dari ku, kamu sungguh anggun.' 'ini tidak ada apa apa nya Tuan Zack' balas Valen.
Lalu kami lanjut kan mengobrol di taman hingga pelayan memanggil kami. di ruang makan keluarga kami makan dengan lahap makan makanan yang di bawa dari daerah Morfin sambil bercakap cakap.
aku meminta Izin ayah untuk belajar sihir di perpuatakaan dan Valencia juga akan ikut bersama untuk belajar sihir. ayah mengangguk sambil tersenyum memperbolehkan kami ke perpustakaan.
setelah selesai sarapan Marie mengantarkan kami ke perpustakaan dan kali ini aku berencana membaca banyak buku. Namun Marie memperingatkan ku, 'Tuan muda harap menahan diri anda dalam membaca buku, karena sekarang anda sedang bersama tunangan anda.'
Lalu aku pun masuk ke dalam perpustakaan bersama Valencia. dan Valencia bertanya pada ku. 'Tuan Zack suka membaca buku? saya juga suka sekali membaca buku bergambar di lerpustakaan di wilayah kami, kita punya hobi yang sama yah.' sambil memasang wajah senang karena punya teman dengan hobi yang sama.
__ADS_1
aku pun menjawabnya. 'yah, aku lebih suka buku yang berat jika di bandingkan dengan buku bergambar, lebih banyak pelajaran yang bisa diambil.' dengan santai aku mengatakannya.
Valencia terlihat kebingungan dengan pernyataan ku dan kembali bertanya. 'Buku yang berat? apakah maksudnya buku yang tebal sehingga menjadi berat? aku tidak pernah melihat buku bergambar yang berat. karena semua buku bergambar yang ku tahu terasa ringan.'
aku menjawab pertanyaannya 'bukan buku seperti itu yang ku maksud, tetapi buku yang isinya sulit dipahami bahkan oleh orang dewasa.' Valencia mulai mengerti dengan yang aku katakan dan mulai mencari sesuatu di antara rak rak buku.
'kau sedang mencari apa Valencia?' tanyaku. dia pun membalas pertanyaanku 'aku sedang mencari buku yang kau maksud Tuan Zack.' aku pun membiarkannya mencari dan pergi ke kepala perpustakaan dan bertanya, 'Pak apakah ada buku tentang bulan merah?'
Lalu pak kepala perpustakaan menunjukan beberapa buku yang berhubungan dengan bulan merah pada ku dan menanyaiku. 'Aku tidak tau apa yang tuan muda lakukan dengan buku buku ini namun ini cukup berat untuk anak usia 6 tahun.'
di dalam buku tertulis bahwa fenomena bulan merah cukup sering terjadi, dalam setahun bisa terjadi 3 sampai 4 kali. fenomena ini menunjukan warna bulan yang menjadi merah karena peredaran mana demonic di udara yang menjadi lebih banayak dalam waktu singkat. dan biasanya ketika fenomena ini terjadi monster monster di hutan sihir menjadi lebih agresif dari biasanya dan ada juga beberapa monster yang menjadikan fenomena ini waktu untuk kawin.
mencari lebih dalam Aku menemukan lagi bahwa fenomena bulan merah juga bisa di sebabkan oleh menipisnya mana alam yang di sebabkan oleh energi kematian yang pekat biasanya terjadi di tempat yang memilik banyak monster undead di tempat tersebut. namun fenomena bulan merah ini hanya bisa terlihat di tempat yang banyak undead atau tempat yang penuh dengan mana demonic dan sekitarnya.
__ADS_1
Lalu setelah mengetahui fenomena bulan merah ini, hari telah siang dan seorang pelayan memanggil kami berdua pergi ke ruang makan untuk makan siang. setelah makan siang kami pun pergi tidur siang untuk iatirahat karena tubuh kami masih kecil. lalu sore harinya aku di panggil oleh ayah ku ke lapangan latihan kesatria milik count.
karena aku adalah bangsawan aku harus bisa menggunakan pedang dan kebanyakan bangsawan akan di latih pedang saat mereka berusia 6 tahun. ayah memperkenalkan ku pada seorang pasukan kesatria nya yang telah mengabdi selama 7 tahun dari saat dia mulai beranjak dewasa.
Namanya adalah Roni. Roni adalah orang biasa namun ia memiliki bakat berpedang ayahku menemukannya 7 tahun lalu saat ada turnamen pedang di wilayah kami. Roni tidak memenangkan kejuaraan itu ja dikalahkan tepat di babak final turnamen. Namun ayah tetap mengajaknya untuk menjadu kesatria duke karena ia memilik bakat dalam berpedang.
sekarang Roni adalah guru pedang ku dan mulai hari ini aku akan terus berlatih dwngan Roni di sore hari. untuk tambahan Roni adalah suami dari Marie mereka menikah 5 tahun lalu saat itu aku berusia 1 tahun. setelah latihan berpedang aku kembali ke mansion untuk mandi dan makan malam. setelah makan malam aku ke perpustakaan lagi bersama dengan Valencia untuk membaca buku.
di perpustakaan aku membaca buku yang valencia baca tadi siang bersama valencia dan adikku dia memberitahu banyak hal tentang kisah di buku tersebut di mana seorang pahlawan Youki yang menolong putri Anna yang di culik raja iblis.
setelah menyelamatkan sang putri pahlawan pun pergi ke hutan dan hidup bahagia bersama sang putri di sana.
membaca cerita yang klasik seperti ini membuatku tidak tertarik, aku yang sudah tebiasa membaca di kehidupan sebelumnya cerita cerita seperti pahalawan dan raja iblis yang seperti ini tidak dapat menarik minat ku. namun ada satu yang membuatku penasaran, usia dari cerita legenda ini yang masih 100-an tahun. yang berarti masih belum terlalu lama sejak kejadian ini di ceritakan dan menjadi legenda.
__ADS_1
setelah membaca buku kami bertiga pun kembali ke kamar masing masing karena haru sudah larut malam. di kamar aku melihat keluar jendela, bintang bintang bertaburan dan bulan berwarna biru cerah tertampang di langit. aku pun kembali tidur. Lalu pagi tiba dan aku bangun dan Marie mengantarku ke ruang makan untuk sarapan. setelah sarapan aku belajar di perpustakaan lalu kembali makan siang. sesaat setelah makan siang, ayah meneriama sebuah surat lalu raut wajahnya mulai berubah menjadi serius.
saat sore hari aku berlatih pedang bersama Roni untuk meningkatkan kemampuan berpedang ku. setelah selesai berlatih aku masuk ke mansion suasana mansion menjadi sangat sepi meski banyak orang Marie mengantarku ke ruangan Valencia, di kamarnya aku melihat valen memasang ekspresi sedih. aku bertanya kenapa namun tidak ada yang menjawab. Lalu terdengar kabar bahwa setelah acara pertunangan selesai dan para bangsawan telah kembali ke wilayah masing masing. Wilayah morfin diserang pasukan undead dalam julmah besar.