
wira terus kebingungan karna ternyata dia lupa tak membawa phonselnya. sedangkan sebentar lagi dia harus menemui rein. tapi tak mungkin dia memilih untuk pergi. karna ini sepupunya sendirilah yang meninggal karna kecelakakan. wira tek enak jika harus meninggalkan sebelum acara pemakaman selesai. jarak rumahnya juga cukup jauh. sedangkan jika wira menghubungi rein melalui phonsel orang lain. wira tak hafal persis nomor rein. wira yang terus kebingungan akhirnya memilih untuk menunggu sampai acara pemakaman selesai.
setelah pemakanan selesai wira segera pamit untuk pulang dengan alasan ada pekerjaan penting yang harus segera dia urus. setelah sampai di rumah dengan segera ia melihat phonselnya. matanya terbelalak melihat banyak sekali pesan dan panggilan masuk.
β wira kenapa kamu nggak dateng??? aku bener bener kecewa sama kamu, aku merasa di permainkan!!!. aku merasa begitu baiknya kamu yang udah kasih harapan tinggi buat aku, tapi kenapa dengan jahatnya kamu malah hempaskan aku kedasar jurang yang tak aku tau akan sesakit apa hati ini.!!! aku bagaikan wanita bodoh yang tergila gila bertemu seorang lelaki hingga aku dengan tega membodohi kedua orang tuaku hanya untuk bertemu kamu. alangkah sakit hati ini saat kamu sama sekali tak memperdulikan perasaan ini. dan kamu berhasil membohongi diri ini, tak ingin bertemu tetapi memberi harapan, kamu menghilang tanpa suatu alasan ,dan pergi tanpa ada ungkapan. ya kamu berhasil wira!!!!. kamu berhasil membodohi wanita bodoh.!!
__ADS_1
membaca pesan terakhir dari rein. hati wira serasa ingin meledak, wira sungguh kacau. bukan maksud hati membodohinya. tapi, wira benar benar tak mengira karna kejadian ini sungguh di luar nalanya. wira bingung apa yang harus ia lakukan sedangkan ia mencoba menghubungi nomor rein tapi malah tidak aktif. karna kelihatanya rein telah memblokir nomor wira. sedangkan wira yakin saat ini rein tak mungkin masih berada di caffe karna ini sudah sangat larut. wira mumutuskan esok pagi ia akan ke kediaman sebaskoro untuk menjelaskan kesalah fahaman ini pada rein.
πΆπΆπ’
sedangkan di tempat lain, rein yang sudah sedari tadi di rumah masih saja menangis. mama rein memeluk putrinya itu dan terus saja berusaha menenangkan dan meyakinkan rein bahwa mungkin ini semua hanya salah faham.
__ADS_1
π’. enggak ma aku udah nggk mau lagi ada urusan apapun sama wira. lagian aku udah blok nomor wira. aku nggak butuh penjelasan apa apa ma, hati rein udah cukup sakit. dan ma besok rein balik. mungkin kalau rein balik ke kota i. dan bertemu temen temen rein. rein bisa cepet lupain kejadian ini.
π.iya sayang mama selalu mendukung apapun yang menurut rein terbaik buat rein. tapi rein jangan sedih terus udah dong senyum gih. yaudah mama pergi ya kasian papa sendiri nonton tv nya.!!!! (mengecup kening rein lalu pergi)
setelah merasa tenang rein mengemas barang barangnya lalu di masukan dalam tas ranselnya. karna rein ingin pagi pagi sekali papanya mengantarnya ke terminal bus.
__ADS_1
next episode jangan lupa like dan coment. plis jangan pelit dong kasih autor like dan coment yang positifnya. okeyyyy...