
“eemmmmm..., Ada apa yah kemari”, tanyaku ragu - ragu.
“kita boleh ikutan duduk disini gak?", Tanya seorang anak laki - laki bernama adler.
DEG!!
Aku kaget, tiba - tiba ke 6 cowok ini menghampiriku dan teman - temanku meminta duduk bersama.
“Bboleh kok", jawabku gugup.
Ke 6 cowok itu duduk berhadapan dengan ku dan teman - temanku.
Salsa berhadapan dengan shareef.
Alif dengan albert
Falah dengan oliver
Diva dengan rafael
Neysa dengan nafil
Dak aku dengan adler.
“huuuuhh...., Ini membuatku gugup, hari pertama masuk sekolah sudah duduk dekat anak cowok, huh menyebalkan", gumamku dalam hati.
“apakah kamu sudah punya pacar?", Tanya nafil pada neysa.
“Uhuk, uhuk, apa kamu barusan ngomong apa?", Tanya neysa sambil terbatuk - batuk.
Aku yang mendengarnya pun ikut batuk
“kamu udah punya pacar apa belum?", Ucap nafil mengukangi pertanyaan bodoh nya itu.
“BELUM LAH!!", Teriak neysa.
“eh, eh maaf aku kaget, kamu sih tiba - tiba melontarkan pertanyaan kayak gitu", jelas neysa malu.
__ADS_1
“iya gakpapa kok, aku cuma iseng doang hehe", jawab nafil.
Setelah kenyang makan di kantin kami langsung menuju ke kelas bersama - sama, tentunya dengan para cowok - cowok menyebalkan ini.
“hei, langsung balik ke kelas nih, gk kemana - mana lagi?", Tanya oliver sok akrab.
“iyalah, emangnya mau kemana lagi", jawabku santai.
“yaaaa......, Kali mau kita ajak keliling sekolah biar bisa lebih kenal sama sekolah?", Tanya oliver, bocah itu memang cerewet dan juga menyebalkan.
“nnggak ma....", Sebelum aku menyelesaikan kata - kataku neysa menarik bahuku dan berbisik.
“hey, gakpapa kita keliling sekolah sama mereka, biar makin akrab", bisik neysa.
“mmmm..... Yaudah deh ayok", jawabku terpaksa.
Kami pun berjalan mengelilingi sekolah.
“nanti dulu sabar, nanti aja di taman belakang sekolah", bisik adrel membalas bisikan Rafael.
“semua udah pegang bunga masing - masing kan?", Bisik rafael.
“iya, bunganya udah siap semua", balas adrel.
Aku yang mendengar kata “Bunga" yang di ucapkan adler langsung bertanya.
“bunga, bunga apa yang kalian maksut", tanyaku.
“eeeehh...., Itu Bbungaaa..., Taman, ya kita mau ketaman sekolah dan melihat banyak bunga, ya", jawab rafael gugup.
“ooooohhhh......", Aku ber-oh panjang tanda mengerti.
Sampai di taman sekolah aku melihat banyak sekali bunga, taman ini benar - benar indah.
__ADS_1
Kami berkeliling dan memencar.
Aku menuju bunga kesukaanku yaitu bunga tulip.
Tiba - tiba saat aku sedang memperhatikan keindahan bunga tulip, adler ada dibelakangku.
Aku agak kaget sih. Tapi ada yang lebih mengagetkan.
Seketika itu adler duduk setengah badan didepan ku, layaknya seorang pangeran yang akan melamarku.
“apa, yang kamu lakukan?", Tanyaku bingung pada adler.
Aku memperhatikan teman - temanku, ternyata teman - teman adler juga duduk setengah badan dihadapa teman - temanku.
Rafael duduk setengah badan dihadapan diva
Nafil dihadapan neysa
Shareef dihadapan salsa
Albert dihadapan alif
Oliver dihadapan falah
Dan adler dihadapanku.
Aku dan teman - temanku terkejut sekaligus bingung ada apa dengan para cowok - cowok ini.
Secara serempak para cowok itu mengeluarkan bunga dan memberikan nya pada cewek dihadapan mereka masing - masing, sembari mereka berkata, “kamu mau gak jadi pacarku?".
DEG!!, Kita ditembak.
__ADS_1
♡🖤♡🖤♡🖤♡🖤♡🖤♡