
Adler melepas pelukan nya dan mengajakku keluar untuk mencari angin tapi kakiku masih lemas, akhirnya dia menuntunku berjalan keluar tenda, Adler menyuruhku duduk di dekat tenda konsumsi.
"Kamu tunggu sini dulu ya aku ambilkan sup dan air putih buat kamu"
"Iya.."
Saat aku menunggu Adler ada seorang perempuan dari kelas 7D menghampiriku.
"Eh lo yang namanya fina kan"
"Iya ada apa emangnya"
"Dih berlagak sok gak tau lagi lu"
Gua bingung sendiri, apa sih yang mau cewek ini.
"Emang gua ngapain, orang beneran gua gak tau apa²"
"Alah nggak usah ngaco deh lo, emangnya lo itu siapa nya Adler sih kok sok deket banget"
"Ooh.. Gua pacarnya emang kenapa"
"Hah! Pacarnya gak salah denger gua, ya kali adler mau pacaran sama cewek busuk kaya lo"
"Eh jangan asal ngomong ya lo, lagak ngomong lu itu kayak anak gak berpendidikan tau nggak"
Kami bertengkar di keramaian.
"Hei sudah² ada apa ini, kenapa kalian bertengkar kamu juga sherlin kamu nggak kapok apa di skors sama guru masih aja ngulangin kesalahan", Tegur kakak pembina bernama kak bintang pada sherlin.
" Ini juga kak bintang, ngapain sih lo belain cewek busuk ini", Bantah sherlin.
"Plakk..", Tiba² neysa datang langsung menampar wajah sherlin.
__ADS_1
" Eh bocah tengil lo kalo berani hadepin gua, jangan sok lu cuma bisa adu mulut, siapa lo berani nge hina sahabat gua hah, lu cari mati apa!!", Ucap neysa dengan nada marah.
Gua langsung bangkit dari tempat duduk, untuk meredakan amarah Neysa.
Sherlin langsung berlari dengan rasa malu, sekaligus marah.
"Fina, ada apa nih kok rame² gini?", Tanya Adler.
" Yeeee.. , telat lo", Ejek kak Bintang.
"Nggak papa kok cuma masalah kecil", Ucapku.
Aku kembali ke tenda untuk membereskan barang² ku karena besok hari terakhir perkemahan.
Tapi ternyata di depan tenda ada Sherlin dan teman².
"Asli ini anak cari mati banget sih!!", Gumam ku dalam hati.
" Cih, dasar cewek penggoda, yaiyalah cewek penggoda, buktinya aja pas acara api unggun mereka berdua entah pergi kemana.", Sindirnya
Saat itu amarah sudah meluap - luap, aku menjambak rambutnya dan langsung berteriak.
"EH, ANJ*NG MASALAH LO APA SIH, LO GAK ADA KAPOK² NYA APA LO MASIH UNTUNG TADI CUMA DITAMPAR, TAPI BUKANNYA KAPOK LO MALAH NGULANGIN KESALAHAN YANG SAMA DASAR K*P*R*T, SEKARANG JANGAN SALAHIN GUA KALO LO SAMPE BABAK BELUR GARA² GUA!!!", Spontan aku meninju perutnya hingga terjatuh, dan menendang seluruh tubuhnya dia, hanya menangis kesakitan.
Tapi ada Adler dan Kak Bintang yang langsung memegangi tangan ku, Aku mencoba berontak tapi pegangan Adler dan Kak Bintang begitu kuat.
Sherlin Nama bangun dan langsung menghampiriku dia kesal dan...
"Plak!!", Itu tamparan paling keras dalam hidupku, bahkan ibuku sendiri tidak pernah menamparku seperti itu.
Amarah ku begitu meluap tapi aku tidak bisa membalasnya dengan tangan, akhirnya dengan spontan kakiku yang bergerak, aku menendang perut Sherlin dengan kuat hingga dia jatuh tersungjur sampai pingsan.
Aku memelototi teman² Sherlin, sampai mereka semua kabur dan bukannya menolong Sherlin.
__ADS_1
" Greppp...", Adler memelukku dan mencoba menenangkan ku, dan aku hanya bisa menangi di pelukan Adler.
"Aku capek, Aku capek begini terus ***", ucap ku tersedu - sedu, sembari Adler mengelus rambutku.
Tiba² semua gelap dan aku mencoba membuka mataku ternyata aku udah ada di tenda ku, Neysa datang tergesa - gesa ke tenda, teman² yang lain menceritakan kejadian sebenarnya kepada Neysa, Dia menjadi sangat marah dan dia berlari ke tenda medis.
" Byur..", Neysa menyiram wajah Sherlin.
"Eh, cewek sialan bangun lo, gak usah sok lemah, lo apa in temen gua hah!!"
Guru² medis mencoba menenangkan Neysa, dan Sherlin mencoba bangun dari tempat tidur, dia tidak bisa menjawab apa² saat di maki² oleh Neysa.
Aku di tenda bersama Adler, kak Bintang, Diva, Alif, Falah, dan Salsa.
Kak bintang sedang berbincang dengan guru di depan tenda, setelah berbincang dia menghampiriku.
"Fina, aku mau ngomong, okeh langsung aja ya ke intinya, dari keputusan para guru, mereka akan menghukum Sherlin tapi itu juga atas persetujuan mu, jadi apakah kamu setuju agar Sherlin dihukum Skors atau dikeluarkan dari sekolah.
" Kak, Sherlin sudah Pernah di skors dan kalau semisalnya dia di skors lagi dia gak akan kapok, jadi kalo menurut aku sebaik nya langsung dikeluarkan saja"
"Okeh, aku bilang ke guru dulu ya", Ucap Kak Bintang sembari meninggalkan tenda.
" Adler kamu temenin fina dulu ya, kita mau samperin neysa dulu", Ucap teman² ku sembari meninggal kan ku berdua di tenda.
"Adler sekarang kamu jujur sama aku, kamu ada hubungan apa sama Sherlin", Tanyaku pada Adler.
"Dia sebenarnya suka aku, dan dia rela ngelakuin apa aja biar dapetin aku, Tapi tenang aja kok aku ini cuma buat kamu dan selamanya untukmu", Kata² Adler membuat ku jadi semakin tenang dan melupakan kejadian tadi.
"Makasih ya Ler😇"
By: safinatunajah indi putri
Kepo nih sama lanjutannya, Jangan lupa vote yah, biar gue makin semangat buat ngelanjutin ink ceritaΨ(≧ω≦)Ψ
__ADS_1