
Rai Terbangun Dikarenakan ia mendengar Suara Kekacauan Yang Berasal Dari Kota. Rai Lalu Menggunakan Sihir Terbang Untuk Melihat perkotaan. ia Terkejut Setelah Melihat Kota Sangat Kacau, ia Melihat Puluhan Ribu Mahluk Aneh Yang Mengelilingi Kota.
Saat Rai Mau Menuju Ke Perkotaan ia, ia Di Hadang Oleh Naga Besar Yang Seukuran Dengan Gunung. Naga Tersebut Berkata Ke pada Rai.
"Heii..Manusia Lemah, Kamu Akan Mati Disini."Kata Si Naga
Rai Hanya Terdiam Dan Bertingkah Seperti Orang Yang Bodo Amat.
"Hei Manusia Lemah Sepertinya Kamu Tidak Merasah Takut Kepadaku.
"Kau kadal Besar Minggir Lah Aku Mau Melihat Apa Yang Terjadi di Perkotaan.
Naga Tersebut Merasah Sangat Marah Karena Dirinya Di Panggil Kadal Besar. Sang Naga Pun Membuat Api Yang Sangat Besar Dan Melepaskan Ke Arah Rai. Serangan Sang Naga Membuat Pegunungan Dan Tanah Hancur. Tetapi Sang Naga Melihat Rai Tidak Kenapa Napa. Naga Tersebut Melepaskan Sangat Terkejut Karena Melihat Rai Tidak Mati Dengan Serangannya. Bahkan Rai Masih Berada Di Tempat Dan Bereksperi Biasa Saja.
Sang Naga Mencoba Menyerang Rai. Disaat Sang Naga Membuat Sihir, Tiba Tiba Sihirnya Hilang. Sang Naga Sangat Terkejut Dengan Sihirnya Yang Menghilang. Ria pun Berkata.
"Hei Kau Kadal Besar Apa Yang Barusan Kau Lakukan, Apa Kau Pikir Dengan Serangan Seperti Itu Dapat Membunuhku. Kau Pasti Sangat Terkejut Karena Sihirmu Tidak Bisa Keluar. Kau Mau Tau Apa Penyebabnya.
"Hei Manusia Apa Yang Kau Lakukan Sehingga Aku Tidak Bisa Mengeluarkan Sihir."Kata Sang Naga Sambil Ketakutan.
"Oke Aku Akan Menjawabnya, Kau Kadal Besar Kau Tidak Bisa Lagi Menggunkan Sihir Karena Aku Sudah Menghapus Sihirmu."kata Rai
"Apa....Kau Menghapus Sihirku.!? mana Ada Orang Yang Bisa Menghapus Sihir. kata Sang Naga Sambil Ketakutan.
"Itu Barusan Aku Menghapus Sihirmu."Kata Rai
"Kenapa Sudah Selesai Kan Minggirlah Aku Mau Menuju Ke Kota."Kata Rai
Sang Naga Merasah Sangat Ketakutan Dan Tidak Bisa Melakukan Apa Apa, ia Pun Melarikan Diri Dari Rai.
Rai pun Terbang menuju ke kota, ia Melihat Kota Sudah Hancur berantakan, ia Melihat Ada Banyak orang Yang Melawan Monster. Rai Terbang Sambil Mencari Warga Lain Yang Sedang Di Amankan. ia Melihat Banyak Warga Di Luar Istana. ia Pun Turun Dan Berjalan Menuju Ke Tempat Tersebut.
"Heii Nak Kau Dari Mana..!?" Kata Penjaga
"Oh Paman, Aku Tadi Dikejar Para Monster Dan Bersembunyi, Lalu Aku Berjalan Jalan Dan tersesat Tiba Tiba Aku Melihat Banyak Ada Orang. Tidak Di Sangka Ternyata Paman Yang Tadi."Kata Rai Sambil Berbohong
"Cepat Masuk Nak Di Luar Sana Sangat Berbahaya."Kata Sang Penjaga
"Iya Paman." Kata Rai
Rai Pun Berjalan Menuju Ke Kerumanan. ia Melihat Banyak Warga Yang Yang Terluka Dan Menangis. Rai Melihat Raja Yang Sedang Duduk Di Tempat Duduknya Sambil Cemas Dengan Keadaan Di Sekitar. Rai Berjalan Ke Arah Raja. Para Pengawal Yang Melihat Rai Berjalan Ke Arah Raja Mereka Langsung Menghadang Rai.
"Heii Nakk Kembalilah Ketempat Mu."kata Pengawal
"Hei Pak Pengawal Tenanglah Aku Cuman Mau Berbicara Dengan Raja."kata Rai
"Kau Tidak Lihat Raja Sedang Banyak Pikiran."kata Pengawal
__ADS_1
"Heiii Kau Biarkan Dia Lewat." Kata Sang Raja
Rai Pun Berjalan Ke Arah Sang Raja.
"Apa Yang Mau Kamu Bicarakan."kata Raja
"Yang Mulia Apa Kau Merasah Tertekan Dengan Keadaan Saat Ini. Kalau Kau Merasah Sangat Kacau Aku Bisa Membereskannya. Tetapi Dengan Syarat.
Para Warga Dan Pengawal Terkejut Dengan Apa Yang Dikatakan Rai.
"Hei Nak Emangnya Kamu Bisa Menyelesaikan Semua Ini. Kalau Kamu Bisa Apapun Yang Kamu Minta Aku Akan Memberikannya."kata Sang Raja
"Ya Aku Akan Memberesakan kekacauan Ini. Suruhlah Para Bawahan Mu Untuk Mundur, Biar Saya Yang Menyelesaikannya. Kata Rai
Raja Menyuruh Pengawalnya Untuk Pergi menyuruh Seluruh Pasukannya Mundur. Setelah Beberapa Lama Semua Pasukan Tiba.
Ada Seorang Wanita Berjalan Menuju Ke Sang Dan Menunduk Sambil Berkata.
"Yang mulia Di Luar Sana masih Ada Puluhan Ribu Monster, Kenapa Yang Muliah Menyuruh Kami Untuk Segera Mundur.!!"kata Dari Seorang Wanita
"Kalian Beristirahatlah. Karena Ada Seorang Pria Yang Menyuruh Kalian Untuk Mundur, Dan Biar Dia Yang Menyelesaikan Semua Ini."kata Sang Raja
"Yang Mulia Siapakah Pria Itu.!?"kata Sang Wanita
"Pria Yang Berdiri Di Sana. kata Dari Sang Raja Sambil Menghadap ke Arah Rai
Semua bahawan Raja Melihat Rai. Dan Merasah Tidak Percaya Kepada Rai. Lalu Tiba Tiba Ada Seorang Pria Yang Datang Ke Arah Rai Dengan Sangat Cepat.
Rai Hanya Diam Dan Tidak Berkata Apapun Karena Sifatnya Yang Sangat Dingin.
"Hei Jawab Aku Dasar Bodohh..."kata Sang Pria Dengan Suara Yang Sangat keras Dan Wajah Yang Sangat Marah.
"Yusei Tenanglah."kata Sang Raja
Yusei Pun pergi Dari Rai Hadapan Rai.
"Kalau Bagitu Saya Permisi Yang Muliah."kata Rai
Rai Menggunakan Sihir Terbang, Semua Orang Yang Ada Di Tempat Tersebut Sangat Terkejut Karena Rai Bisa Terbang. Rai Pun Terbang Menuju Ke Tempat Para Monster, Para Monster Semuanya Melihat Ke Arah Rai.
Rai Turun, Saat Kaki Rai Menyentuh Tanah Semua Monster Berlari Ke Arah Rai. Para Monster Menyerang Rai, Namun Secara Tiba Tiba Langkah Mereka Terhenti. Di Karenakan Rai Menghentikan Waktu. Semua monster kebingungan.
Rai Memindahkan Dirinya dan para Monster Yang Berjumlah Puluhan Ribu ke Tempat Kekosongan, Rai Menciptakan Mahluk Yang Sangat Besar, Dan Rai Membuat Semua Parah Monster Bisa Bergerak.
"Heii Kalian Semua Kesini Dan Seranglah Aku.
Parah Monster Bergemetar Dan Tidak Bisa Melakukan Apa apa. Rai Memerintahkan Mahluk Ciptaannya Untuk Menyerang Dan Membunuh Semua Monster Tanpa Tersisah Dan Mahluk Tersebut Tanpa Basa Basi Langsung Menyerang Dan Membunuh Semua Monster Yang Ada Di Hadapannya Dalam Waktu 0,1 Detik.
__ADS_1
Setelah selesai membunuh, Mahluk tersebut kembali ke Rai dan Membungkuk. Rai Langsung menghapus Monster tersebut lalu kembali ke Dunia.
Saat tiba di perkotaan, Rai langsung menuju ke istana. Setelah sampai Rai menyampaikan kepada Sang Raja Kalau masalah Sudah Diatasi. Semua orang Terkejut Dengan Apa Yang Dikatakan Rai.
"Tunggu Aku Masih Tidak Percaya. Rina Dan Yusei Pergilah Dan Lihat Apakah Yang Dikatakan Pria Ini Betul Atau Tidak."kata Dari Sang Raja
Liana dan Yusei Pergi Untuk Melihat. Setelah Beberapa Saat Mereka Kembali Dan Membungkuk Di Depan Raja.
"Yang muliah Apa Yang Dikatakan Pria Tersebut Ternyata Betul Yang Muliah.
Semua Orang Terkejut Dan Sangat Bahagia, Raut Muka Raja Langsung Terlihat Sangat Bahagia. Semua orang Langsung Berlari ke Arah Rai. Penjaga Yang Di Panggil Paman Sama Rai Langsung Mengangkat Rai Di Ikuti Oleh Warga Lalu Bersorak Atas Kemenangan Mereka. Lalu Setelah Itu Mereka Membawa Rai Ke Hadapan yang muliah.
"Siapa Namamu."kata Dari Sang Raja
"Aku Rai.
"Rai Apa Permintaanmu Katakanlah. Aku Akan Memberikan Dengan senang Hati."kata Yang Muliah Sambil Tersenyum
"Yang Muliah Saya Mau Uang."Kata Rai
"Berapa Banyak Yang Kau Mau Rai."kata Sang Raja
"Saya Tidak Tau Yang Muliah."kata Rai sambil Kebingungan.
"Kalau Begitu Ambillah Ini.kata Raja
Raja Memberikan Rai Uang Yang sangat Banyak, tetapi Rai Tidak Tau Jumlah Uang. Rai menyimpan Uangnya Di Ruang penyimpanan. Saat Selesai Rai Berjalan Keluar Istana, ia Di Sapa oleh Warga. Rai di beri makanan oleh parah warga ia pun menginap di penginapan yang Sudah Di perbaiki. ia berjalan masuk ke dalam penginapan dan di sambut oleh anak kecil Perempuan yang sangat Imut Dan Cantik.
"Selamat datang tua... Ehhh..."kata anak kecil Dan Terkejut Melihat Rai
"Nak Siapa Nama Mu."kata Rai sambil Mengusap Kepal Anak Tersebut
"Ummm Namaku Lilia.."kata Anak Kecil Sambil Malu
"Nama Kaka Rai Panggil Saja Kak Rai Oke.."kata Rai Sambil Tersenyum ke Lilia
Lilia Lalu Membawa Rai Menuju Ke Kamarnya Untuk Rai. Setelah Sampai Lilia Lalu Pamit Pergi Ke Rai. Setelah Masuk Ke Kamar, Rai Langsung Menuju Ke Kasur Dan Berbaring Dan Setelah Memikirkan banyak Hal, ia Langsung tertidur
"ILUSTRASI GAMBAR LIANA"
"ILUSTRASI GAMBAR YUSEI"
"ILUSTRASI GAMBAR LILIA"
__ADS_1