
Ketika Rai Dan Reina Sedang Tidur, Lalau Terdengar Suara Ketukan Pintu Yang Membuat Rai Terbangun, RI Melihat Reina Yang Masih Tertidur.
Lalu Rai Berjalan Menuju Ke Pintu Lalu Membukanya, Ternyata Yang Mengetuk Pintu iyalah Yusein Dan Liana.
"Selamat Pagi Rai."Sapaan Dari Yusei Dan Liana
"Oh Apa Ini sudah Pagi."
"Tidak Ini Udah Soreh."jawab Yusei
"Oh."
"Ni orang harus Di Panasin Biar Gak Dingin Lagi."Kata Yusei Dengan Wajah Kesal
Saat Mereka Lagi Ngoborol, Reina Lalu Terbangun, Yusei Dan Liana Yang Melihat Rai Langsung Terkejut Dan Bertanya Kepada Rai.
"Aaaaaaaaa Rai Siapa Wanita Itu."Kata Liana Dengan Nada Tinggi Dan Wajah Yang Cemburu
"Tidak Di Sangka Rai Yang Orangnya Pendiam Dan Dingin Ternyata Punya Pacar."kata Yusei Sambil Senyum Sinis
Liana Terus Mengomeli Rai Dan Yusei Terus Terusan Banyak Bicara Yang Membuat Rai Kesal, Reina Yang Melihat Hal Tersebut Langsung Bejalan Menuju Ke Mereka Dan Menceritakan Semua.
"Tuan dan Nyonya Sepertinya Kalian Salah Paham, Aku Bukan Pacarnya Rai, Aku Hanya Di Tolongin Olehnya, Ceritanya Bermula Ketika Aku Mau Di Jodohkan Oleh Seorang Pria Iblis, Aku Tidak Mau Menikah dengannya Dan Orang Tua Ku Pun Sampai Memohon Ke Penduduk Desa Agar Jangan Nikahkan Aku dengan Pria Iblis Itu, Sampai Sampai Ayah Ku Dibunuh Oleh Para Penduduk desa, Ibuku Yang mendengar Kalau Ayahku Susah Dibunuh, Aku Dan Ibuku Lalu Melarikan Diri Dari Desa, Setelah Itu Kami Di Cari Oleh Para Penduduk Desa, Aku Dan Ibuku Bersembunyi Di Dalam Goa Ketika, Ketika Aku Dan Ibuku Merasa Lapar Aku Pun Keluar Untuk Mencari Makan, Setelah Mendapatkan Buah Buahan Aku Langsung Kembali Ke Goa, Tetapi Saat Aku Kembali Aku Melihat Para Warga Desa Sedang Menahan Ibu, Aku Pun Terkejut Semua Orang Melihat Ke Arah Ku, Seketika Itu Ibuku Langsung Menyuruhku Untuk Melarikan Diri Aku Pun Lari Dengan Sangat Cepat Dan Bersembunyi, Ketika Sudah Merasa Aman Aku Pun Keluar dari Tempat Persembunyian, Lalu Aku Merasah lapar Dan Pergi Mencari Buah Buahan Untuk Di Makan, Akupun melihat Ada Pohon Apel Lalu Aku memetik Apel tersebut Setelah Itu aku Lalu Turun dari Atas Pohon, Tapi Tanpa Aku ketahui Ternyata Ada Seekor Hari Mau Di belakang Ku, Aku Terkejut Lalu Terjatuh, Lalu aku pun Menangis Dan Berteriak Meminta Tolong, Namun secara tiba Tiba Rai Muncul Dari atas Lalu Mengusir Harimau Tersebut, Dan Rai Lalu Membawaku Ke Sini. Itu Lah kenapa aku Bisa Berada di sini."Kata Reina Sambil Membungkuk Kepalanya
Mendengar Kejadian Yang Di Alami Oleh Reina Yusei Dan Liana Hanya Terdiam Dan Tidak Bisa Berkata Apa Apa.
Liana Lalu Berjalan Ke Arah Reina Lalu Memeluknya, Reina Langsung Bersedih Ketika Di Peluk Oleh Liana Yang Membuat Liana Juga Ikut Sedih.
"Sudah Berhentilah Menangis. Perkenalkan Namaku Liana, Aku Akan Menjagamu."kata Liana Sambil Memeluk Reina
Mendengar Apa Yang Di Katakan Liana, Membuat Yusei Terkejut.
"Liana apa Kau Serius Ingin Menjaganya."kata Yusei Dengan Wajah Yang Terheran Heran
"Iyalah Mau Siapa Lagi Yang Mau Menjaga Reina, Tidak Mungkin Reina Tinggal Bersama Rai."ucap Reina Sambil Memasang Wajah Kesal
Setelah Selesai Dengan Masalah Tersebut Mereka Pun Keluar Dan Pergi Untuk Makan Di Restoran, Setelah Selesai Makan Rai, Mereka Pergi Ke Toko Baju Untuk Membelikan Reina Baju Dan Barang Lainnya.
Setelah itu Mereka Pergi Berjalan Menuju Ke Tempat Tinggal Liana, Setelah Sampai Di Tempat Tinggal Liana Mereka Lalu masuk, Dan Mereka Mulai Membuat Kamar untuk Reina.
Setelah Selesai, Mereka tidak Melihat Reina Dan Mereka Lalu mencarinya, Dan Mereka Lalu Menemukannya Reina Sedang Menangis Dan Terus Menyebut Ibu Dari Mulutnya.
Liana Sangat Sedih Melihat Reina Yang Nangis Karena Ingat Sama Ibunya, Mereka Bertiga Lalu Berjalan Mendekati Reina.
"Reina Sudah Kubilang Jangan Menangis."kata Liana Sambil Menangis Memeluk Reina
"Maafkan Saya Maafkan Saya, Saya Teringat Sama Ibu Maafkan Saya."Ucap Reina Sambil Nangis Tanpa Henti
Rai Yang Melihat Reina Dia Merasa Sangat Kasihan.
"Reina Apakah Kau Ingin Bertemu Dengan Ibumu."Ucap Rai
"Iyaa.. Tetapi Mungkin Ibu Sudah Di Bunuh Oleh Mereka."Jawab Reina Dengan Sangat Bersedih
__ADS_1
"Kenapa Warga Desa Memaksamu Untuk Menikah Dengannya."Kata Rai
"Mereka Di Ancam Di Ancam, Katanya Kalau Aku Tidak Menikah Dengannya Dia Akan Menghancurkan Desa Dan Membunuh Semua Ras Elf."jawab Reina
"Memangnya Desa Mu Tidak Kuat Untuk Melawannya."Ucap Rai
"Mereka Semua Tidak Bisa Melawannya, Bahkan Kepala Desa Yang Sangat Kuat Itu Tidak Bisa Melawannya, Dia Memiliki Kekuat Yang Sangat Mengerikan."Jawab Reina
"Seberapa Kuat Sang Kepala Desa Dan Seberapa Kuat Orang Itu.
"Kepala Desa Orang Yang Sangat Kuat ia sering Bertarung Dengan Monster Monster Yang Sangat Mengerikan, Dan Mengalahkan Mereka Dalam Sekejap, Kalau Untuk Pria Iblis Itu Aku Tidak Tau Semua Kekuatannya Tetapi Aku Melihat Dia Bertarung Melawan Kepala Desa Dia Mengalahkan Kepala Desa Dalam Sekali Pukul, Satu Pukulannya Mampu Membuat Desa Hancur Dan Itu Hanya Terkena Angin Dari Pukulannya, Dan Bahwa Kecepatannya Tak Terlihat, Kepala Desa Dijuluki Sebegai Orang Tercepat, Tetapi Kecepatan Kepala Desa Tidak Bisa Menandingin Nya Mungkin Perbedaan Mereka Jauh, Dia Juga Mengambil Kekuatan Kepala Desa, Bahkan Dia Tidak Bisa Di Mati, Itulah Mengapa Mereka Memaksa Aku Untuk Menikah Dengannya."Ucap Reina
Mendengar Apa Yang Di Ceritakan Reina Membuat Yusei Dan Liana Terdiam, Dan Setelah Itu Rai Lalu Mengajak Mereka Bertiga Pergi Ke Desa Reina, Mendengar Itu Mereka Terkejut.
"Apa Yang Kau Bicarakan Rai."apa Kau Mau Mengembalikan Reina Ke Desa."Ucap Liana
"Rai Apa Maksudmu Kenapa Kau Mau Mengembalikan Reina."Ucap Yusei
Yusei Dan Liana Marah Marah Ke Rai Dan Reina Hanya Menanggia.
"Diamlah Aku Tidak Mengembalikan Reina, Hei Kalian Bersiaplah, Dan Reina Tunjukkan jalan menuju ke desamu.
Mereka Lalu Berangkat Menuju ke Desa, Mereka Berjalan Menuju Keluar Gerbang.
"Reina Apakah Desamu Sangat Jauh."Ucap Liana
"Ya Sangat Jauh. Mungkin Kalau Kita Berjalan Butuh Waktu 1 Minggu."jawab Reina
Mendengar Itu Yusei Dan Liana Terkejut Karena Perjalanannya Sangat Jauh.
"Ya."Jawab Rai
"Tetapi Itu Sangatlah Jauh Dan Cukup Lama."ucap Yusei
"Kita Akan Menggunakan Sihir Terbang Untuk Kesana."kata Rai
"Hahh.. Kita Bahkan Tidak bisa Menggunakan Sihir Terbang, Bagaiman Kita Terbang Bodoh.."Ucap Liana Sambil Merasa Kesal
"Aku Akan Mengajari Kalian."Ucap Rai
Mendengar Itu Mereka Lalu Mendekati Rai, Dan Rai Pun Mengajari Mereka, Setelah Beberapa Lama Mereka Langsung Bisa Menggunakan Sihir Terbang, Tetapi Reina Tidak Bisa Menggunaka Sihir.
Liana Lalu Terbang Ke Arah Reina Dan Langsung Menggendongnya,Dan Mereka Lalu Terbang Menuju Ke Desa.
Setelah Tiga Hari Mereka Pun Sampai Di Desa, Rai Lalu Turun Dan Berjalan Masuk Ke Dalam Desa, Setelah Sampai Di Dalam Dia Menanyakan Ke Seorang Elf Pria.
"Permisi Boleh Bantu Saya, Tolong Ikut Saya Keluar Desa Sebentar.
Pria Elf Bersedih Dan Berjalan Mengikuti Rai, Setelah Sampai Di Luar Desa Rai lalu Membawanya Bertemu Dengan Mereka Bertiga, Setelah Sampai Pria Itu Melihat Reina ia Terkejut Dan Lalu Pria Itu Berlari ke Arah Raina.
Yusei Dan Liana Yang Melihat Pria Elf itu berlari Ke Arah Reina Mereka Langsung menyerangnya Akan Tetapi Pria itu lalu memeluk Reina.
"Reina Syukur La Kau Baik Baik saja."ucap pria Elf Sambil memeluk Reina Dan Menangis
__ADS_1
Melihat Itu Yusei Dan Liana Terkejut.
"Ehh Ryuu."kata Reina
"Reina Aku Kira Kamu Sudah Mati, ternyata Kamu Baik Baik Saja."ucap Ryuu
Lalu Reina Memperkenalkan Ryuu Ke Mereka Bertiga Dan Setelah Itu Ryu Menceritakan Yang Terjadi Di Desa, Setelah Selesai Bercerita.
Rai Lalu Bertanya Ke Ryuu.
"Dimana Ibu Reina."ucap Rai
Mendengar Itu Ryuu Lalu Membungkuk Dan Menangis, Melihat Ryuu Seperti Itu Reina Mengerti Kalau Ibunya Sudah Mati, Reina Sangat Terpukau Dan Merasah Tertekan.
Liana Langsung Memeluk Reina Sambil Merasa Sedih Dan Yusei Juga Ikut Sedih, Rai Lalu Bertanya Sekali Lagi Ke Ryuu.
"Di Mana Ibunya Di Bunuh."Kata Rai
Ryuu Hanya Menanggis Dan Dan Tak Mau Berbicara, Rai Terpaksa Memanipulasi Pikiran Ryuu Agar Mereka Bisa Tau Di Mana Mayat Ibu Dan ayah Reina.
Setelah Memanipulasi Pikiran Ryuu, Ryuu Lalu Mengatakan Tempat Mayat ibu dan Ayah Reina, Setelah Itu Rai Membuat Ryuu Tersadar Kembali, lalu Mereka Bergegas Meju ke tempat Itu.
Mereka Pun Sampai ke Tempat itu, tetapi Pintunya Di Kunci, Rai Lalu membuka Dan Mereka Pun masuk.
Setelah masuk ke dalam Mereka Terkejut Melihat Kedua Orang Tua Reina Di Gantung, Reina Langsung Berlari Menuju ke mayat orang tuanya Dan Memeluk sambil Nangis.
Yusei Dan Liana Ikut Bersedih Melihat Liana Yang Sedang Berduka, Lalu Rai Berjalan Menuju Ke Mayat Kedua Orangtua Reina.
Lalu Rai Mengambil Mayat Kedua Orang Tua Reina, Yang Membuat Mereka Bertiga Terheran Heran.
"Apa Yang Kamu Lakukan Rai."Ucap Reina
Rai Lalu Meletakkan Kedua Orangtuanya Reina Ke Lantai, Lalu Rai Menghancurkan Tubuh Kedua Orang Tua Reina Hingga Tak Tersisah.
Mereka Bertiga Yang Melihat Itu Sangat Terkejut.
"Aaaaa... Rai Apa Yang Kamu Lakukan."Ucap Reina Sambil Nangis Dan Merasah Sangat Marah
Rai Lalu Membuka Tangannya Lalu ia Menggunakan Sihir Kebangkitan.
... ↓...
... "REFUWAL"...
Lalu Tiba Tiba Kedua Orang Tua Rein Muncul Dan Terbangun.
Mereka Bertiga Yang Melihat Itu Sangat Terkejut Dan Merasa Mereka Sedang Berhalusinasi, Reina Lalu Berlari Ke Arah Orangtuanya, Lalu Mereka Saling Memeluk Dan Bersedih.
"Rai Apa Yang Barusan Kamu Lakukan."Kata Yusei Sambil Merasa Terheran Heran
"Aku Hanya Menghidupkan Mereka Kambali
Mendengar Itu Membuat Mereka Semua Terkejut. Lalu Rai Menyuruh Untuk Pergi Dari Tempat Itu.
__ADS_1
Meraka Lalu berjalan Keluar Dari, Dan Pergi Kembali Ke Kota Untuk Mengamankan Reina Dan Kedua Orangtuanya.
...----------------...