
Saat Mereka Sudah Tiba Di Kota, Mereka Lalu Menuju Ke Rumah Liana, Yusei Lalu Bertanya Kepada Rai.
"Rai Sebenarnya Kamu Ini Apa, Dewa, Atau Apa Kamu Kok Bisa Menghidupkan Orang."Tanya Yusei Ke Rai
"Aku Bukan Dewa."Jawab Rai
"Terus Kenapa Kamu Bisa Menghidupkan Kembali Kedua Orangtua Reina."Tanya Liana Kepada Rai
Rai Hanya Terdiam Sambil Makan.
"Hahh Sudahlah Susah Buat Berbicara Sama Pria Dingin."Ucap Liana Sambil Memasang Wajah Kesal
Setelah Itu Reina Dan Kedua Orang tuanya Berjalan Ke Rai.
"Nak Terimakasih Banyak Sudah Menolong Kami, Kamu Seperti Dewa."ucap Ibu Reina Sambil Nangis Dan Tersenyum
"Yaa Nak Kamu Seperti Dewa, Kamu Bisa Menghidupkan Kami, Kalau Kamu Tidak Ada Aku Dan Istriku Tidak Pernah Bisa Melihat Reina Lagi."ucap Ayah Reina Sambil Mengeluarkan Air Mata
"Rai Terimakasih Banyak Sudah Banyak Membantuku."Ucap Reina Sambil Nangis Dan Membungkuk
"Oh Iyaah Paman Bibi Dan Reina Tinggal Aja Di Sini.., Liana Anggap Saja Paman Dan Bibi Itu Ibu Dan Ayahmu."Kata Rai
"Yap Paman Dan Bibi Tinggal Di Sini Aja, Lagi pula Aku Tinggal Sendirian Kok."ucap Liana Sambil Tersenyum
"Tidak Apa Apa Nak Liana Nanti Kami Merepotkan Kamu."Ucap Ibu Reina
"Tidak Apa Apa Bibi Reina Juga Tinggal Di Sini Dia Sudah Aku Anggap Seperti Adikku."ucap Reina Sambil Tersenyum
"Terimakasih Banyak Nak Liana."ucap Kedua Orangtua Reina Sambil Tersenyum
Setelah Itu Mereka Pergi Berbelanja Untuk Membelikan Barang Barang Orangtua Reina, Setelah Selesai Berbelanja mereka Lalu Kembali Dalam Perjalanan Rai Pamit Untuk Pulang.
Setelah Sampai Rai Masuk Kedalam, Dia Lalu Menuju Ke Kamarnya Disaat ia Membuka Pintu Ternyata Ada Lilia Yang Sedang Nangis Di Dalam Kamarnya, Namun Setelah Dia Melihat Rai, Lilia Lalu Berlari Dan Melompat Ke Rai.
"Kenapa Kamu Nangis Lilia."ucap Rai Sambil Mengusap Kepala Lilia
"Aku Kira Kaka Sudah Pergi Dari Untuk Selama Lamanya."jawab Liana Sambil Meneteskan Air Mata
"Kaka Tidak Akan Pergi Kemana Mana Karena Kaka Punya Adik Perempuan Disini."Ucap Rai Sambil Tersenyum Ke Lilia
Mendengar Itu Membuat Lilia Merasa Sangat Bahagia, Tiba Tiba Ibu Lilia Datang Dan Mengatakan.
"Beberapa Hari Lalu ia Berdiri Di Depan Pintu Sambil Menunggumu Pulang, ia Menunggu Sangat Lama Tetapi Kamu Tidak Muncul, ia Lalu Ke Kamarmu Melihat Lihat, ia Melihat Barang Barang Mu Tidak Ada Dari Situ Lah Lilia Terus Terusan Menangis."ucap Ibu Lilia
"Maafkan Kaka Ya Karena Pergi Secara Diam Diam, Maaf Ya Telah Membuat Lilia Bersedih."ucap Rai Sambil Memeluk Lilia
"Bagaimana Kalau Kita Makan Bareng, Lilia Kaka Rai, Ibu Sama Ayah."ucap Ibu Lilia
Lilia Lalu Bersemangat Dan Menarik Rai Ke Dapur, Lalu mereka Makan Bersama. Setelah Selesai, Lilia Tetap Tidak Mau Pergi Dari Rai, Lilia Terus Menempel Ke Rai, Yang Membuat Rai Tidak Bisa Berbuat Apa Apa, Rai Dan Lilia Sedang Duduk Dan Memandangi Sambil Bercerita, Namun Setelah Beberapa Lama Rai Melihat Lilia Sudah Tertidur.
Rai Lalu Membawa Lilia Pergi Ke Kamarnya Lilia. Setelah itu ia Langsung ke kamarnya Untuk tidur karenakan hari sudah malam.
Keesokan hari Rai Bangun Lalu berjalan Keluar, Disaat Mau Keluar, Tiba Tiba Lilia Memanggilnya.
"Kak.. Mau Kemena
"Mau Pergi Membeli Makan.
"Oh Iyaah Kak Hati Hati Di jalan
ia Lalu Pergi Menuju Ke Restoran Lalu Membeli Makan Untuk Di Makan, Setelah Merasah Kenyang ia Lalu Keluar Dari Restoran Itu.
Tidak Sengaja Bertemu Dengan Yusei, Liana Dan Reina.
"Hey.. Baru Selesai Makan Ya."ucap Yusei
"Iyah.
"Oh iya Rai Kau Mau Ikut Kamu Atau Tidak, Kami Bertiga Mau Pergi Ke Hutan Roh Untuk Mencari Batu Suci.
"Oke
__ADS_1
Mereka Berempat Lalu Menuju Ke Hutan Roh, Setelah Sampai Mereka Lalu Masuk Kedalam Hutan Roh, Di Dalam Hutan Sangat Indah.
Mereka Lalu Mencari Batu Suci, Namu Tiba Tiba Ada Seseorang Yang Menyerang Mereka, Tetapi Rai Langsung Menangkap Orang Itu.
"Heii Manusia.. Lepaskan Akuu
"Siapa Kamu, Dan Kenapa Menyeret Kami"ucap Reina
"Aku Adalah Roh, dan Aku Bertugas Untuk Menjaga Hutan Ini.
Setelah Ngobrol Rai Lalu Melepaskannya.
"Namaku Adalah Sulfia, Kalian Mau Apa Datang Kesini
"Kami Kesini Atas Perintah Raja Untuk Mencari Batu Suci.
"Maaf.. Aku Tidak Bisa Membiarkan kalian Untuk Mengambil Sesuatu Dari Tempat Ini.
"Memangnya kenapa
"Aku Tidak Mau Melanggar Perintah Dewa, kakaku Sudah Terkena Kutukan Dari Dewa Karena Membiarkan Orang asing mengabil Sesuatu Dari Hutan Ini.
Setelah Mendengar Penjelasannya Mereka Lalu Meminta Maaf, Saat Mereka Mau Rai Lalu Menanyakan Di Mana Kaka Sulfia.
Sulfia Lalu Membawa Mereka Ke Tempat Kakanya, Mereka Melihat Kaka Sulfia Yang Sedang Tertidur Dan Di kelilingi Aura Hitam.
"Ini Adalah Kakaku Seila, Kutukan Dewa Tidak Bisa Di Hilangkan Aku Sudah Mencari Cari Cara Untuk Menghilangkan Kutukan Ini Tetapi Tidak Bisa.
Rai Lalu Berjalan Mendekati Seila.
"Hei apa yang mau kau perbuat pada kakaku.
Rai langsung menghilangkan kutukan itu Lalu tiba tiba Seila terbangun, Dan merasa Baik baik saja.
Sulfia sangat terkejut, dan langsung memeluk Kakaknya.
"Sulfia
"Aku sudah menghilangkan kutukan itu.
Mendengar itu mereka berdua sangat terkejut.
"Bagaimana Kamu Bisa Menghilangkan Kutukan Itu.ucap Sulfia
"Tidak Usah Terkejut, Ini Bukan Seberapa.ucap Reina
"Apa Maksudnya Itu."ucap Sulfia
"Bukan Cuman Bisa Begini, Rai juga bisa Menghidupkan Kembali Orang Mati
Mendengar Itu Sulfia Dan Kakaknya Sangat Terkejut. Dan Merasah Kurang Percaya Sama Perkataan Reina.
"Kamu Pasti Tidak Percaya Dengan Apa Yang aku Katakan Barusan. Kita Berempat Bahkan Merasa Seperti Bermimpi Setelah Rai Menghidupkan Orang Tua Liana.
Setelah Berbincang Cukuplama Mereka Lalu Memperkenalkan Diri, Lalu Sulfia Dan Seila Berterimakasih Kepada Ria.
Namu Tiba Tiba Mereka Semua Terdiam Dan Tidak Bisa Bergerak, Lalu Ada Seseorang Yang Muncul.
"Hohoho... Siapa Yang menghilangkan Kutukanku.
Mereka Di Buat Bisa Bergerak Kembali Dan Sulfia Dan Seila sangat Ketakutan Dan Menunduk Di Depan orang Itu Lalu Meminta Maaf.
"Maafkan Kami Saya Mohon Ampuni Kami.
"Siapa Yang Menghilangkan Kutukan Ku.
"Aku"jawab Rai
"Kamu Siapa Kamu Kenapa Kamu Bisa Menghilangkan Kutukan Ku.
Lalu Setelah Beberapa Lama, Sang Dewa Membawa Mereka Ke Ruang Dimensi, Mereka Sangat Ketakutan.
__ADS_1
"Aku Akan Menghukum Kalian Semua Disini Dan Setelah Itu Aku Akan Membunuh Kalian
"Coba Saja Kalau Bisa."ucap Rai
Mendengar Itu Sang Dewa Langsung Tertawa, Dan Langsung Menghentikan Waktu.
"Fufufu.. kamu Manusia Berani Menantang ku.
Rai Lalu Berjalan Dalam Waktu Yang Terhenti Yang Membuat Sang Dewa Sangat Terkejut.
"Appaaa Kenapa kamu Bisa Bergerak Dalam Waktu Yang Terhenti.
"Waktu Tidak Bisa Menghentikan Langkah ku."Ucap Rai
"Hohoho.. kamu Kuat Juga Yaaa
Disaat Sang Dewa Berbicara, Rai Lalu Membuat Waktu Berjalan, Dan Mereka Berlima Bisa Bergerak.
Sang Dewa Sangat Marah, Dan Langsung Menyerang Rai Menggunakan Sihir Petir Yang Mampu Membela Gunung, Tetapi Rai Tidak Terluka Atau Bahkan Lecet Sedikitpun.
Mereka Berlima Terkejut Sang Dewa Sangat Marah Dan Mengeluarkan Kekuatannya, Sulfia Dan Seila Yang Melihat Itu, Langsung Teridam Dan Merasa Mereka Semua Akan Mati Disini.
Tetapi Rai Lalu Membuat Sebuah Penghalang untuk Menutupi Mereka, Sang Dewa Lalu Menyerang Penghalang Yang Di Buat Rai, Tetapi Pengahalang Itu Tidak Hancur Dan Tidak Kenapa Napa.
Dewa Sangat Marah Membuat isi Ruang Bergetar, Sang Dewa Lalu Membuat Sihir yang Mampu Membela Atau Menghancurkan Sebuah Planet, Lalu ia Melepaskan Sihir itu Ke Arah Rai.
Tetapi Sihir itu Tidak Melukai Rai Dan Bahkan Rai Tidak Lecet Sedikitpun, Dewa Yang Melihat Itu Sangat Terkejut Dan Gemetar.
Dan tiba tiba ia merasa tubunya tidak bisa bergerak, lalu Rai berjalan menuju ke Sang Dewa.
"Kau Kalau Kamu Hanya Memakai Kekuatan Lemah Seperti Itu Kamu Tidak Akan Bisa Melukaiku Dan Membunuhku.
Sang dewa Tidak bisa bergerak bahkan berbicara, Lalu Rai Mengambil Sihir Dewa Tersebut, Lalu Rai Menghapus Keberadaan sang Dewa yang membuat dewa itu Lenyap dan hilang.
Rai Lalu berjalan menuju ke mereka berlima dan Membawa Mereka Kembali ke hutan, mereka yang melihat pertarungan Rai dan dewa itu tak bisa berkata sepatah katapun.
Rai lalu menjulurkan tangannya dan ia lalu melirik ke arah Seila.
"Kamu kemarila
Seila mendekat ke Rai, Rai Lalu Memasukkan kekuatan itu ke dalam tubuh Seila, lalu Seila Merasa Sangat Sakit Dan Pinsang.
"Apa Yang Kamu Lakukan Kepada Kakaku."ucap Sulfia Dengan Sangat Marah
"Tenanglah.
Setelah beberapa menit Seila terbangun.
"Apa yang kamu lakukan kepadaku, aku merasakan kekuatan Yang sangat kuat di dalam tubuh."ucap Seila
"Aku Memasukan kekuatan dari dewa tadi kedalam dirimu.
Mendengar itu mereka sangat terkejut. Lalu setelah lama berbincang, Sulfia Dan Seila memberikan lima batu suci kepada mereka, setelah menerima batu suci Seila dan Sulfia mengucapkan terimakasih kepada mereka.
Setelah itu mereka langsung kembali ke kerajaan untuk memberikan batu suci kepada raja, Setelah Memberikan Itu Mereka Lalu Keluar Istana.
Dalam Perjalan Yusei Dan Riana Terus Menerus Berbicara Tentang Pertarungan Rai Melawan Dewa, Rai Hanya Mendengar Dan Terdiam, Setelah Berjalan, Rai Lalu Pamit Untuk Kembali Ke Penginapan.
Rai Lalu Sampai Ke Penginapan Setelah ia Masuk, Tiba Tiba Lilia Berlari Dan Melompat Ke arah nya. Rai Lalu Mengeluarkan Sebuah Makan Untuk Lilia Dan Orang tuanya.
Rai Lilia Dan Orang tua Lilia Pun Memakan Makan Yang Di Berikan Oleh Rai. Selesai makan Rai Masuk Ke Kamarnya Lalu Tidur.
GAMBAR SULFIA
GAMBAR SEILA
......................
__ADS_1