
Flashback on.......
"halo tuan maaf kan saya tuan sebelumnya saya d kepung oleh kelompok read devil saat menuju mansion tuan sekarang saya beraja di jalan j tuan saya sudah mengecoh musuh guan muda dan nona sdh saya pindahkan ke mobil pengawal yang anda kirim tuan dan menutu ke kediaman orang tua saya di kampung tp anak buah read devil tidak ada yang mengeetahuinya tuan mereka hanya mengejar saya, sepertinya saya sudah tersudut tuan saya dan istri saya cuma ingin menitipkan amanah kepada anda tuan saya dan istri saya menitipkan anak saya tuan tolong berikan dia kasih sayang serta perhatian ,di saat dia dewasa tolong carikan pasangan untuknya tidak usah yang berlebih yang perting dia baik tuan, dan saya mohon undur diri tuan pengabdian saya dan istri saya sudah selesai sampaikan ciuman terahir saya dan istri untuk putri saya tuan dan.....aaaaaaaaaaaaaaaa"
Dddduuuuuuaaaarrrrrr
Ledakan yang besar baru saja terjadi "TTTTTTTTIIIIIDDDDDDAAAAAKKKKKK HEEEERRRRYYYY"
"aaaaaaaarrrrgggghhhhhhh"
"brengsek kau read devil"
Umpatan umpatan sdah tak terbendung lagi dia menatap putri kecil hery yang menatapnya bungung bocah itu mendekat ke arahny "deddy deddy" bocah it mengulurkan tangan tangannya minta di gendongnya pria it langsung mendaratkan ciuman ciuman sambil berkata.
"ciuman ini dari ayah mu hery dan yg ini dari ibumu sayang semoga di saat kamu mengetahui kenyataan ini kamu bisa sabar menghadapi kenyataan maaf kan deddy tidak bisa menyelamatkan ayah dan ibumu sayang" ucapnya sambil menitihkan air matanya.
__ADS_1
Flashback off........
"Setelah kejadian it saya berjanji kepada hery untuk memberikan putraku kepada putrinya tetapi klo putri hery memilih pria lain dia akan tetap menjadi putri ku dan hery" semua orang pun terdiam di buatnya terutama kedua orang tua hery yang syok mendengarnya .
"untuk kau son jika tidak pernya maka kta bsa tes DNA tapi untuk sekarang deddy minta bantuan mu son untuk menyapa mommy mu kau boleh ragu dengan ku son tapi tidak dengan ibu yg berkorban melahirkan mu hingga sampai saat ini dia tdak mau membuka matanya son temui dia" ucapnya.
Dom masih terdiam mencerna semua yang datang bertubi tubi " di mana anak perempuan itu"
Ucapan dom menerbitkan senyum tipis di wajah pria itu "dia berada di kediaman nenek saat makan siang dia akan kembali " ucapnya.
"hallo mommy pria itu kata mommy adalah mommy ku jika benar mommy kenapa tidak mau menemui kami apa mommy sedang marah dengan aku dan juga nica apa kami nakal sampai mommy sangat marah pada kami" ucap dom sembari menggenggam tangan wanita cantik itu
" baik lah jika mommy sedang marah dengan kami tidak apa apa akan kami belikan permen nanti seperti nica yang suka dengan permen bahkah jika dia marah dengan ku cukup ku belikan permen saja nanti dia berhenti mendiami ku " ucapnya lagi.
" kakak jangan bicara begitu k mommy nica malu tau"dengan mengerucutkan bibirnya gadis keci it melipat tangannya di depan dada.
__ADS_1
"nica kau mau lolipop tidak tadi kakak beli waktu kita mengisi bahan bakar di jalan"sembari merayu sang adik tiba tangan nica meraih lolipop itu dengan cepat.
" benarkan mommy yg ku bilang tadi" semua orang terkekeh mendengarnya.
Tanpa di sadari orang orang di sana wanita cantik itu sudah membuka matanya sejak dom merayu sang adik dengan lolipop.
"Hey pak tua coba liat mommy membuka matanya dan tersenyum" dengan cepat pria itu menghampiri sang istri.
" sayang kau sudah bangun apa kah ad yg sakit apa kah kau lapar apa kh kau haus" ucapnya sembari menciumi sang istri.
"hey pak tua mommy baru bangun kau bertanya terlalu banyak kalau kau mau memberi minum tingal ambilkan seperti ini lalu dekat kan di dekat bibirnya liat mommy meminumnya kan dasar pria tua tidak peka" cetus dom kepada sang deddy.
"kau liat sayang anak mu ini sudah berani memarahi ku dan mengatai ku kau tidak membela ku dan menghukumnya"ucapnya istrinya pun menggeleng pelan sembari tersenyum lembut.
"kau tidak adil sayang"keluhnya sembari membuat muka merajuk istrinya punhanya tersenyum lembut.
__ADS_1