pria tampan masa kecil

pria tampan masa kecil
06.


__ADS_3

zhio yang notabeknya sangat mencintai istrinya Tanpa meminta persetujuan dari istrinya Ia pun segera menggendong sang istri Dan segera meninggalkan kamar Untuk memberi kejutan kepada kedua orang tuanya.


Dari arah tangga Zio dan istrinya bisa melihat Di sana ada kedua orang tua dan ketiga anak mereka Sedang menunggunya untuk bisa Makan bersama.


Alangkah terkejutnya Sang ibu mertua yang melihat bahwa menantu kesayangannya Telah sadar Dan Ia pun segera berdiri menghampiri keduanya.


Setelah membantu menantu kesayangannya itu untuk duduk beliau pun segera memeluk dan mencium menantu kesayangannya itu.


"Astaga sayang Terima kasih kau telah kembali Aku sangat mengkhawatirkanmu Aku takut bahwa kau tidak akan kembali bersama kami lagi" Ucap wanita paruh baya Itu sembari Terisak.


"Terima kasih Moomy aku juga sangat menyayangimu moomy Terima kasih juga engkau telah merawat anak-anakku dengan baik" Ucapnya sembari memeluk wanita paruh baya itu.


Mereka pun segera melerai pelukannya danwanita cantik itu Mengedarkan pandangannya Untuk mengamati Orang di depannya Tatapannya tertuju kepadasepasang suami istri yang tidak pernah IA temui sebelumnya Sang suami yang melihat itu pun segeramemegang pundak sang istri.


"Dia adalah orang tua Heri yang baru datang dari kampung"Wanita itu Pun mengangguk Paham.


"Selamat datang di kediaman kami Nyonya tuan"Pasang suami istri itu pun mengangguk.


Tatapannya pun beralih kepada sepasang anak kembar itu Tetapi sebelum ia sempat mengucapkan kata-kata suaminya segera memegang tangannya untuk memberi untuk menahan pertanyaanya.


"Mari silahkan " ucap zio.


Selama berlangsungnya acara makan bersama mereka pun hanya sibuk dengan makanan mereka masing masih.


Setelah mereka menyelesaikan makan mereka Para orang tua akan berkumpul di ruang keluarga dan para anak-anakberkumpul di ruang bermain.

__ADS_1


Di ruang tamu zio pun mendudukkan sang istri di kursi roda dan memperbaiki Posisi duduk sang istri supaya nyaman Orang tua Zio pun melihat Kebahagiaan sang anak telah kembali pun merasa senang Pasalnya selama beberapa tahun silam setelah Tragedi itu pun Zio berubah jadi pria yang Murung.


Sama halnya seperti orang tua Heri Yang melihat aktivitas Zio Dan istrinya pun merasa sangat bahagia Seperti melihat mendiang sang anakYa telah kembali.


Kedua pasangan suami istri pun hanya tersenyum melihat tingkah mereka berdua.


"Apakah kau tahu sayang"Ucapnya sembari merapikan Anak rambut sang istri.


"Sudah cukup Zio Kau sudah dari tadi hanya sibuk dengan aktifitas mu Hingga kau mengacuhkan kedua orang tuaku" Ucap wanita itu sembari menatap Kesal kepada suaminya itu.


"Orang tua kita sayang"Istrinya pun hanya menggelengkan kepalanya.


"Kalau mereka orang tuamu kau tidak akan membiarkan mereka hanya duduk terdiam saja melihat gawaimu"Sembari menepis tangan sang suami supaya berhenti dengan aktivitasnya.


"Baiklah ayah kau selalu saja Membelanya"Ucap sang menantu sembari mengerucutkan bibirnya.


ia pun hanya Terkekeh mendengar Ucapan sang menantu kesayangannya.


"Baiklah baiklah Zio Cepatlah kau duduk kau menyusahkan menantu kesayanganku itu"Zio yang mendengar itu pun hanya menunggu Pasalnya memang Apa yang dibicarakan sang ayah ada benarnya.


Setelah itu Zio pun membuka percakapan mereka.


"Tuan dan Nyonya apakah kalian berkenan tinggal bersama kami di Mansion ini Aku tahu jika aku juga tidak menanyakan hal ini kepada kalian, kalian pun akan tetap tinggal bersama kami di sini"


"Iya Tuan Kami sudah sepakat untuk tinggal bersama kalian di Mansion ini"Dia pun hanya menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Tapi maaf tuan Sebelumnya saya ingin menanyakan sesuatu Tentang ucapan Anda di ruang yang tadi"Ucap pria paruh baya itu.


"Silakan"Pria paruh baya itu punse dikit Lagu untuk berbicara.


"Apakah yang anda maksud Heri itu adalah anak kami atau orang lain Pasalnya nama Heri di dunia ini bukan hanya anak kami"zhio pun sedikit berpikir Apa maksud dariparuh baya itu.


"Bukti apa yang inginpaman"Ucap Zio.


Pria paruh baya itu pun terlihat terdiam Memikirkan sesuatu.


"Loui bawakan berkas-berkas yang berisi identitas Heri dan istrinya"Pria yangLuwi itu segera menganggukan badannya untuk pergi mengambil map yang berisi identitas Hery.


"Silakan tuan"Dwi pun menyerahkan map berisi identitas Heri dan sang istri kepada Zio.


"Semua identitas Heri dan sang istri ada di dalam map ini Paman Jadi kalian bisa mengeceknya sendiri"Pria paruh baya itu pun segera menerima map itu lalu membaca dengan seksama.


Hingga di halaman terakhirfoto Heri dan sang istri yang sedang hamil besar serta hasil USG sang mantu.


Di map itu Menunjukkan rincian pemeriksaan bulanan rutin yang Dilakukan oleh istri Heri Di map itu juga tertera bahwa Istri Heri Melahirkanberjenis kelamin perempuan.


Pria baru baya itu pun terkejut hingga membelakan matanya.


Karena yang diceritakan Ziobenar adanya jika cucu yang selama ini dia besarkan bukanlah cucu kandungnya.


"Lalu siapa anak Herisebenarnya"Shio pun tersenyum mendengarnya.

__ADS_1


__ADS_2