Prince And Princess Kampus

Prince And Princess Kampus
# takut berujung nikmat


__ADS_3

# hai balik lagi nih 😘


# jangan lupa tinggalkan jejak ya ☺️


# like comen and vote ya 🙏☺️


# happy reading ☺️😘😘


# dan jangan lupa untuk budayakan like sebelum membaca ☺️😊


" emang apa beda nya gila sama sinting" tanya Naila bingung


" lah mana gue tau , gue kan cuma bilang aja " jawab Bella enteng


" ck sama aja berarti " saut Naila kesal ,. sedangkan Bella hanya cengengesan melihat Naila yang kesal


" udah udah makan ga usah ribut lagi. " ucap Dimas


*******


Kini tak terasa pernikahan Ria dan Al sudah berjalan selama 2 Minggu , mereka menjalani nya dengan sangat bahagia , apalagi sekarang mereka sudah saling mencintai , semakin hari Al semakin bertambah posesif nya terhadap Ria , bahkan Ria tak boleh tersenyum kepada semua laki laki kecuali dirinya , Ria seakan pusing mendengar setiap Al membahas masalah itu , tidak boleh dekat dekat dengan cowok , tidak boleh tersenyum apalagi sampai pegang tangan dan mengobrol kalau tidak ada dia di samping Ria , walaupun awal nya kesal , namun Ria tau bahwa Al sangat mencintai nya ,. namun tingkat cemburu nya itu lho yang kadang kadang bikin Ria kesal sendiri.


Hari ini adalah weekend , mereka berdua ingin menghabiskan waktu bersama jalan jalan di tempat tempat yang mereka ingin kan ,


". sayang , kita pergi nya cuma berdua" tanya Ria


" iya , masa iya harus ajak yang lain sih " jawab Al


" kan ga seru kalau cuma berdua" ucap Ria memajukan bibirnya


Al yang melihat itu pun gemas ,. rasa nya ingin sekali melahap habis bibir itu , " yaudah kalau gitu kita ajak yang lain aja " ucap Al


" nah gitu dong , kan jadi makin seru nanti nya , oh ya gimana kalau kita nonton " ujar Ria semangat


" boleh " jawab Al


Ria segera menghubungi teman teman nya , Al juga menghubungi teman teman nya agar mereka datang ke bioskop sekarang juga . Ria dan Al menunggu yang lain nya di tempat dekat bioskop . tak lama kemudian, Bella, Naila , Dimas, dan Kevin pun datang , mereka langsung menuju ke bioskop karena tadi Al sudah memesankan tiket nya untuk mereka semua.


" kita mau nonton film apa ni" tanya Ria


" eeemmhh gimana kalau horor " saran Bella karena dia sangat suka dengan film horor

__ADS_1


" nggak " dengan cepat Al menjawab itu ,


" kenapa , kan seru , atau jangan-jangan lor takut ya " ucap Bella memicingkan mata nya karena mendengar Al tidak setuju dengan saran nya


" eemm ma,,, mana ada gue takut , yaudah kalau gitu kita nonton film horor aja " balas Al gugup


" ok semua nya setuju kan , let's go " ucap Bella semangat


mereka memasuki bioskop , di sana tempat yang gelap menambah kesan horor di dalam ruangan itu ,. padahal film belum di mulai , bagaimana jika film nya sudah mulai , entah apa yang terjadi nanti nya . pikiran Al terus saja membayangkan yang tidak tidak , bagaimana sedang menonton nanti hantu nya tiba tiba muncul di dekat nya , bagaimana bisa dia menonton jika film nya horor . semua pertanyaan yang berkaitan dengan hantu itu terus saja berputar putar di kepala Al seakan memenuhi nya.


" kursi kita yang mana " tanya Naila


" kalian berempat di nomor 13, 14 , 15 ,16 , kami di belakang kalian " jawab Al


" ooohhh ok " balas mereka langsung menempati tempat nya masing masing.


" sayang , kenapa kita tidak dekat mereka saja " ucap Ria


" ga enak sayang , lebih baik kita berdua di belakang" jawab Al


" hhuuuhhhh yaudah deh " balas Ria pasrah


Film pun dimulai ,, dari awal film tampak biasa biasa saja , terlihat kalau semua orang tenang tak ada suara suara lain sekian film , Al menoleh ke arah Ria melihat Ria yang begitu serius melihat ke depan sambil memakan pop Korn di pangkuan nya .. Al sama sekali tidak melihat ke arah depan , dia hanya melihat Ria saja .


" sayang lihat film nya , bukan aku " ucap Ria yang menyadari Al sedang memperhatikan nya


" sayang kita pulang yuk " ajak Al memelas


" ga mau , aku mau nonton , kenapa sih" tanya Ria bingung


" kalau ga kita nonton film lain aja yuk , film romantis gitu yang penting jangan film horor " ucap Al mencoba membujuk Ria supaya mau mengikuti nya untuk keluar dari tempat terkutuk ini


" emang nya kenapa kamu takut sama film nya " tebak Ria


" iya " jawab Al pelan sambil meraih tubuh Ria agar bisa di peluk


" yaudah kalau gitu kamu ga usah liat ya ,* " ucap Ria mengelus rambut Al


" heeeeemmm" balas Al mempererat pelukannya nya , menaruh kepalanya di cerucuk leher Ria, menghirup aroma tubuh Ria dan sesekali mencium nya


selama menonton, Ria sangat terganggu dengan kelakuan Al yang mencium leher nya , Ria berusaha agar tidak mengeluarkan suara apapun itu ,

__ADS_1


" Al jangan di jilat " ucap Ria pelan menggigit bibir bawahnya


" diam lah , aku hanya ingin menghilangkan rasa takutku ini " ucap Al tak mau melepaskan nya


" tapi jangan gitu caranya " ucap Ria menahan diri


Al tak mengindahkan ucapan Ria , dia malah semakin menjadi jadi . Tangan Al yang awalnya berada di pinggang , sekarang sudah mulai masuk ke dalam kaos Ria dan menyentuh perut Ria .


Ria membulatkan matanya merasakan sentuhan tangan Al yang berada di perut nya , Ria dengan cepat menahan tangan Al agar tidak semakin merajalela kemana mana . Namum itu tidak dapat menghentikan tangan Al , Al dengan cepat menyingkirkan tangan Ria dengan tangan satu nya lagi .


" sayang tangan nya jangan nakal " ucap Ria pelan menggigit bibir bawahnya menahan diri


Al tidak mendengar itu , tangan nya semakin naik ke atas , namun Al merasakan ada penghalang di sana , Al tidak peduli dengan itu , dia menelusup masuk ke dalam penghalang itu agar dapat menyentuh isi nya.


Tangan Al sudah dapat menggenggam salah satu benda kenyal di sana , Al mulai mere**s nya dengan pelan , Al sangat menyukai nya , lembut seperti squishy adik nya Raka . Al kembali menelusup kan tangan yang satu nya lagi untuk melepaskan penghalang itu agar dapat menyentuh nya dengan bebas .


Ria tidak dapat berbuat apa-apa sekarang. ingin fokus ke film tapi tangan Al sangat aktif si dalam baju nya , ingin melarang tangan Al , takut nya malah membuat Al marah karena sekarang Al sedang takut , dia hanya dapat memilih diam sambil menahan suaranya keluar.


setelah pengait itu terlepas , Al meletakkan kedua tangannya di squishy Ria , merem** nya dengan pelan , memainkannya dengan lembut , ingin sekali rasanya Al melalap itu , namun tidak mungkin pikir nya , sekarang mereka sedang di tempat umum , Al melihat ke arah Ria yang sedang menggigit bibir bawahnya menahan desahannya . Al tersenyum melihat ekspresi Ria yang gelisah , apalagi melihat keringat yang keluar dari wajah Ria , Al melanjutkan kegiatannya mere**s r**s dan sesekali menjilat dan mencium leher Ria , kadang juga Al menggigit leher Ria hingga menimbulkan bekas di sana .


...****************...


Sambung besok ya , author ga kuat ngetik nya , takut khilaf , serius deh ini , author ga bisa bayangin semua itu 😂😂


**🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


# **Hai gays , gimana seru kan


#jangan lupa like , komen ,and vote nya ya🙏


# Biar makin semangat lanjut nya☺️


# See you next episode 😘☺️❤️❤️**


*


*


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2