Prince And Princess Kampus

Prince And Princess Kampus
# semakin memburuk


__ADS_3

# hai balik lagi nih 😘


# jangan lupa tinggalkan jejak ya ☺️


# like comen and vote ya 🙏☺️


# happy reading ☺️😘😘


# dan jangan lupa untuk budayakan like sebelum membaca ☺️☺️


" oh ya besok bunda harus ke rumah sakit , ga ada penolakan harus mau pokok nya " ucap Ria


" iya iya ,,, bunda terserah kalian saja , sekarang ga ada lagi yang bikin bunda khawatir , kalian semua nya udah ada yang jagain , jadi sekarang bunda jadi tenang " balas bunda


******


Hari semakin berlalu ,. bunda Bella kini sedang melakukan pengobatan seperti yang di janjikan ria beberapa hari lalu. Namun entah mengapa rasanya semakin hari keadaan bunda Bella semakin menurun . Dan itu juga membuat Bella semakin sedih dengan keadaan bundanya . mereka semua berusaha menghibur Bella terlebih lagi Dimas .


Dimas semakin memperlihatkan perhatian nya terhadap Bella semenjak bundanya Bella sudah merestui hubungan mereka. Dimas juga sangat merasa sedih ,, hatinya sakit melihat Bella menangis setiap saat .


*****


Hari ini mereka semua berencana menemani Bella di rumah sakit . walaupun sebenarnya keadaan Ria yang sedang tidak enak badan , Ria tetap bersikeras ingin ikut juga , Al sudah berusaha membujuknya agar tidak pergi ,. namun Ria tetap menolak .


" sayang ,,,,, ga usah pergi ya... katanya ga enak badan ... dari tadi kamu muntah terus lho.." ucap Al mengelus rambut Ria


" aku mau ikut ... aku ga papa kok , cuma masuk angin aja " jawab Ria kembali meyakinkan Al bahwa dirinya baik baik saja


" hhuuufff yasudah ,, tapi ingat jangan sampai kelelahan " ucap Al mengingatkan


" iya.. nanti kan ada kamu juga " balas Ria memeluk Al manja


Al hanya tersenyum melihat tingkah Ria yang akhir akhir ini terlihat lebih manja padanya dan itu yang sangat ia sukai .


" sayang ... kamu sekarang kok keliatan makin berisi ya " ucap Al tiba tiba


" CK apa... mau bilang aku gendut ... terus kalau aku gendut kamu ga sayang lagi sama aku... iya. .." jawab Ria tiba tiba saja seperti ingin menangis dan tentu saja langsung membuat Al kalang kabut


" eh eh ... bukan gitu sayang ... aku sekarang malah makin suka sama kamu yang sekarang...... lebih berisi.. liat ini , ini , apalagi ini aahh makin seksi deh " ucap Al menunjuk bokong, pipi, dan meremas dada Ria yang terlihat lebih berisi dari sebelumnya.

__ADS_1


" iiihhh tangan nya makin mesum aja deh ,, lagian mana ada orang gendut di bilang seksi" ucap Ria cemberut


" kamu ga gendut sayang ,,,,,, tapi kamu makin seksi,,,, ingat walau gimana pun tubuh kamu , aku tetap sayang sama kamu , tetap cinta sama kamu . bertambahnya berat badan kamu ga bakal bikin rasa cinta aku ke kamu itu berkurang . jadi jangan pernah bilang gitu lagi " jelas Al kembali memeluk tubuh Ria dan mencium setiap jengkal wajahnya


" rasa cinta aku ke kamu itu bukan karena tubuh kamu ,,,, ataupun apalah , aku suka sama semua yang ada pada kamu , sifat kamu yang baik ,. ramah sama orang yang lebih tua ataupun yang kecil . kalau soal tubuh kamu , itu bonus tersendiri bagi aku . "sambung Al mengapit kedua pipi Ria yang semakin cubby dengan gemas nya


Ria terpukau mendengar ucapan Al tentang nya


" yaudah berangkat sekarang yuk" ucap Ria


" iya , lagian tadi Kevin udah telpon kalau dia sama Naila udah berangkat duluan , mungkin si Dimas juga udah di sana " balas Al


mereka langsung beranjak dan menuju rumah sakit .


*****


sesampainya di rumah sakit, mereka langsung menuju ke ruang di mana bunda Bella di rawat. Di sana juga sudah ada Dimas , Kevin, Bella, dan Mommy Ria


". assalamualaikum " ucap Ria dan Al


" wa alaikum salam" jawab mereka


" iya tadi kata temen Mommy kalau hari ini ga jadi ngumpul , yaudah Mommy kesini aja , lagian keadaan bunda nya Bella juga lagi drop " jelas Mommy


ria mengangguk mengerti kemudian menghampiri Bella


" bel yang tenang ya , bunda pasti bakal sembuh , kita dia aja supaya bunda ga kenapa napa" ucap Ria memberi semangat pada Bella agar tak berlarut larut dalam kesedihannya


Bella mengangguk , mengusap air mata nya yang tak mau berhenti keluar " makasih ya kalian selalu ada buat aku , aku ga tau lagi harus balas nya gimana " balas Bella menatap Ri


" kamu ga perlu balas semua itu, yang penting kamu bahagia aja udah buat aku bahagia juga " balas Ria


" terima kasih " ucap Bella memeluk Ria


Ria hanya membalasnya dengan mengangguk.


Tak lama keluar seorang dokter dari ruangan , dengan segera menghampiri dokter tersebut.


" dok bagaimana keadaan bunda saya" tanya Bella khawatir

__ADS_1


" hhuuufff... keadaan pasien semakin memburuk , bahkan lebih buruk dari sebelum nya , saya sudah katakan pada pasien bahwa ini memerlukan tindakan operasi. Tapi beliau tidak mau , saya hanya bisa menyampaikan ini pada anda , tolong bujuk lah pasien agar mau untuk melakukan operasi karena kanker darah nya sudah hampir stadium empat " jelas dokter


" tapi saya juga ingin mengingatkan , operasi ini tidak dapat dipastikan berhasil , kita juga perlu berdoa kepada Allah atas segalanya , kamu sebagai dokter hanya sebagai perantara saja " sambung dokter itu


mendengar ucapan sang dokter , Bella tak sanggup menahan dirinya , rasa sakit yang selama ini bunda nya rasakan mengapa dia sama sekali tidak tau , seharusnya dia tau karena dia adalah anak nya.


dada nya seakan sesak mendengar semua itu , begitu juga dengan mereka yang mendengar penuturan sang dokter . Dimas pun juga ikut merasakan sesak melihat Bella yang seperti itu .Dimas segera merangkul tubuh Bella yang semakin melemah.


" bel sabar ya ,, sekarang yang harus kita lakuin itu, bujuk bunda supaya mau di operasi ya , karena itu jalan satu satunya" ucap Dimas mengelus rambut Bella


" kenapa selama ini bunda ga bilang kalau dia sakit hiks hiks,,,, a..aku udah gagal jadi anaknya hiks hiks ... bunda sakit aku ga tau hiks hiks hiks" tangis Bella pun pecah dalam dekapan Dimas , dia tak menolak saat Dimas memeluk nya


" dok kami boleh masuk " tanya Ria


" silahkan" ucap sang dokter


ceklek ,,,, pintu terbuka


Dimas menuntun Bella masuk berjalan menuju brankar bunda


" bunda hiks hiks hiks ,,, kenapa bunda ga pernah cerita kalau bunda sakit hiks hiks hiks " tangis Bella kembali pecah memeluk sang bunda yang tersenyum tanpa beban ke arah nya


" bunda ga papa sayang,,, bunda ga mau buat kamu khawatir ,,,, kalau kamu tau pasti kamu bakal kerja buat bunda kan " balas bunda mengelus rambut Bella


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


# **Hai gays , gimana seru kan


#jangan lupa like , komen ,and vote nya ya🙏


# Biar makin semangat lanjut nya☺️


# See you next episode 😘☺️❤️❤️**


*


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2