
# hai balik lagi nih 😘
# jangan lupa tinggalkan jejak ya ☺️
# like comen and vote ya 🙏☺️
# happy reading ☺️😘😘
# dan jangan lupa untuk budayakan like sebelum membaca ☺️😊
setelah hampir setengah jam Al bermain di dada Ria , dan nafas mereka juga sudah memburu tak beraturan , Al menghentikan nya ,, dia teringat jika besok dia harus bekerja dan Ria juga harus berangkat ke kampus pagi .
" sudah , terimakasih " ucap Al menutup kembali baju Ria dan mencium kening Ria
sedangkan Ria langsung memeluk Al menyembunyikan wajahnya di dada bidang Al saking malu nya
" huhhh kalau gue ga ingat besok kekantor , udah gua makan ni orang " batin Al
Mereka tidur sambil berpelukan , yang satu sedang menahan malu , sedangkan yang satu nya lagi kesal karena gagal lagi
*****
" sayang nanti kamu pulang jam berapa" tanya Al sambil memakai pakaian nya
" sekitar jam 11 sih kenapa " tanya Ria
" pulang dari kampus langsung ke kantor papa ya , nanti kita pulang nya ke apartemen aja " ucap Al
" eeemmhh boleh deh , nanti makan siang nya di kantor apa di luar " tanya Ria
" di kantor aja , papa udah siapin ruang pribadi aku di sana " jelas Al
" ok " balas Ria
Al berjalan mendekati Ria yang sedang mengeringkan rambut nya dengan handuk kecil , memeluk Ria dari belakang dan menaruhkan dagu nya di pundak Ria
Al minggir dulu , rambut aku masih basah " ucap Ria
" sayang rambut kamu wangi " ucap Al menghirup aroma rambut Ria
" kan bari selesai mandi , tadi juga aku pake sampo makanya wangi " ucap Ria
Ria bangkit dari duduknya dan menghadap Al yang masih memeluk nya
" apa sih , aku belum selesai ini " ucap Ria menatap Al
" pasangin dasi aku " ucap Al manja
" iiikkkhhhh masa pasangin dasi aja ga bisa , udah tua juga " ucap Ria meledek Al
" sayang aku masih muda lho , masa iya di bilang tua sih " balas Al cemberut
" iya masih muda , terus kenapa ga bisa pasangin dasi segala , dasar manja " ucap Ria mengambil dasi di tangan Al dan memasangkannya
" emang kenapa kan manja nya sama istri sendiri , kalau manja sama istri orang baru ada masalah " ucap Al memeluk pinggang Ria mesra
" awas aja kalau berani " ucap Ria melotot
" mana berani aku ". ucap Al mencium kening Ria
" berangkat bareng ya " sambiloto Al..
" iya ,. tunggu di bawah aja " ucap Ria
" sayang aku udah ganteng kan " tanya Al pada Ria
" uuuuu suami ku ini emang ganteng sedunia , udah perfek pokok nya , tapi awas aja kalau di sana kamu macam macam " ucap Ria menyipitkan matanya mengancam Al
" ga akan sayang , aku itu setia lho orang nya" balas Al
" aku tunggu di ya cepat " sambung Al
Ria segera menyelesaikan semua nya .setelah selesai Ria turun mencari dimana Al
" mama Al di mana " tanya Ria menghampiri mama
" Al di depan sayang " jawab mama
" aku berangkat dulu ya ma " pamit Ria
" iya hati hati " ucap mama tersenyum
****
" nanti jangan lupa ke kantor pulang nya ya " ucap Al ketika sudah sampai di kampus
" iya , nanti aku hubungi kalau udah pulang " balas Ria
" aku pergi dulu , bye sayang " ucap Al mencium kening Ria di depan umum
" iiikkkhhhh Al , ga malu apa di liatin banyak orang" ucap Ria malu
" ga papa " balas Al tersenyum
__ADS_1
" bye " ucap Lagi ,. Ria membalas dengan melambaikan tangan nya
" ehem , cie cie yang di cium pacar na " ucap Naila tiba tiba
" iiikkkhhhh apaan sih. , Ayuk masuk " balas Ria dengan pipi yang sudah merona
*******
setelah semua kelas selesai , Ria segera memberi pesan pada Al kalau dia hendak menuju kantor. Ria sudah memesan taksi nya dan sekarang sedang di jalan.
Tak butuh waktu lama Ria sudah sampai di depan kantor papa nya Al . Ria berjalan ke meja resepsionis untuk menanyakan dimana ruangan Al
" permisi mba " ucap Ria ramah
" iya , ada yang bisa saya bantu" tanya resepsionis itu
" di mana ruangan nya Alviano ya " tanya Ria
" emang nya kamu siapa tanya tanya ruangan anak bos kami" saut resepsionis yang satu nya lagi
" saya , saya istri nya " jawab Ria
" hah istri , masa , setahu kami pak Al belum menikah , jangan ngaku ngaku deh mba " ucap nya sinis
" hei saya ga ngaku ngaku ya , saya memang bener istri nya Al" ucap Ria kesal
" udah deh mba , kamu tau kok pak Al itu ganteng, banyak juga yang suka sama dia , tapi mba halu nya ketinggian" ucap nya lagi
" heh loe g percaya sama gue " tanya Ria..
" mana. ada orang yang percaya kalau ga ada bukti nya " jawab resepsionis itu
" ok gue buktiin " ucap Ria mengambil ponsel nya untuk menghubungi Al
*pembicaraan dalam ponsel
" halo sayang , kamu udah sampai " Al
" iya aku udah sampai , ini di meja resepsionis kamu. , tapi mereka ga bolehin aku masuk " Ria kesal
" yaudah tunggu aku di situ " Al
" cepetan " Ria*
" tungguin aja bentar lagi Al turun " ucap Ria memandang remeh pada resepsionis yang sinis pada nya tadi
tak lama Al turun dan langsung menghampiri Ria memeluk nya mesra
" kenapa ga masuk aja sih " tanya Al
" gimana mau masuk kalau ga di ijinin masuk " ucap Ria melirik resepsionis yang sudah memucat
" ga ada , aku cuma mau kamu jemput aja " jawab Ria
" yaudah yuk masuk " ucap Al menggandeng tangan Ria
" bahkan hampir aja mampus loe tadi, makanya jadi orang jangan sombong. kita di sini cuma resepsionis , bukan direktur". ucap resepsionis yang ramah tadi
" iya iya gue juga kan ga tau dia beneran istri nya pak Al " balas nya ketus
**********
sekarang sudah jam 5 sore , waktu nya pulang . seperti yang sudah Al katakan tadi kalau mereka pulang ke apartemen Al.
kini mereka sudah sampai di apartemen nya Al dan langsung masuk.
" sayang aku mandi dulu ya " ucap Al
" iya " balas Ria menunggu Al , karena Ria juga sudah gerah dari tadi .
Al sengaja mandi cepat karena dia tau Ria juga merasakan gerah , hanya butuh 15 menit Al sudah menyelesaikan mandinya , dan langsung di lanjutkan oleh Ria . Setelah selesai mandi Ria keluar hanya dengan sehelai handuk di badan nya , itu pun pendek yang hanya menutupi dari atas dada nya hingga pertengahan paha nya saja .
Dan tentu saja itu membuat Al yang sedang melihat nya gerah. , Al langsung menghampiri Ria dan memeluk nya dari belakang . Ria di buat kaget dengan itu ,
" Al minggir dulu , aku mau pake baju" ucap Ria
Al tidak menjawab Ria , dia langsung membalikkan tubuhnya Ria agar bisa menghadap ke arah nya . Al langsung menyambar bibir Ria .
Ria kaget , namun dia tak memberontak , Ria hanya menikmati saja permainan lidah Al .
Al terus menciumi bibir Ria sedangkan tangan nya sudah berada di atas gunung kembar nya Ria . Al mengiring Ria ke tempat tidur nya ..
perlahan tapi pasti, Al merebahkan tubuh mereka ke tempat tidur dengan posisi menindih tubuh Ria .Tangan Al perlahan melepaskan handuk yang masih melekat pada tubuh Ria.
" Al " ucap Ria menyadari Al yang ingin melepaskan handuk nya
" sayang aku udah ga tahan " ucap Al dengan mata sayu nya
Ria bingung harus menjawab apa , dia tau apa yang di maksud Al dengan sudah tidak tahan , karena Bella sudah menjelaskan semuanya ..
Ria memejamkan matanya agar meyakinkan diri nya siap untuk itu .
setelah di rasa siap , Ria membuka mata. ya dan menatap mata Al yang masih menatap nya dalam dengan pandangan sayu mangan hasrat nya . Ria mengangguk sebagai jawaban memperbolehkan Al melakukan nya .
Al yang melihat itu pun senang nya bukan main ,. Al langsung melancarkan aksinya dengan. membuka handuk Ria sambil terus mencium bibir Ria lembut .
__ADS_1
Al memulai dengan mencium bibir Ria dengan tangan yang sedang membuka saru persatu kancing baju nya . Al membuka semua pakaian nya hingga menyisakan boxer saja .
Bibir yang saling bersentuhan satu sama lain , tidak sampai di situ saja , tangan nya Al pun sudah mulai menelusuri setiap lekuk tubuh Ria dengan lembut agar Ria rileks dan menikmati permainan nya.
Al membuka handuk Ria dan langsung di suguhkan dua squishy yang sangat menggoda ,
Al memainkan bukit Ria menyedot, bahkan sedikit menggigit nya.
serasa sudah puas dengan itu , Al melepaskan penghalang terakhir di tubuh Ria , setelah dibuka , Al melihat itu sudah tidak sabar merasakan nya .. Al melebarkan pahanya Ria dan melihat ....
" kamu sudah basah sayang" ucap Al tersenyum menggoda. Al memasukkan satu jari nya ke sana , memang terasa sangat sempit untuk jari nya itu , namun Al terus berusaha memuaskan Ria
Al tersenyum puas melihat Ria menikmati tangan nya ,
Al mencoba memasukkan satu jari nya ke dalam sana namun itu masih terasa sempit dan membuat Ria meringis pelan . namun Al tidak menghiraukan itu , Al meng***k nya dengan perlahan dan lama lama semakin cepat.
" aaaggghhh " ucap Ria sambil mere*** rambut Al
" sssttt jangan menangis sayang,, ini bari satu jari yang masuk " ucap Al kembali mencium bibir Ria
Al yang melihat Ria sudah tenang , memasukkan satu jari lagi dan itu membuat Ria mengerang nikmat.
" enak kan sayang " bisik Al di telinga Ria
Al melakukan itu hingga membuat Ria kewalahan. setelah merasa cukup , Al melepaskan nya
". sekarang giliran aku " ucap Al melepas boxer nya dan memperlihatkan adik kecil nya yang sudah tak kecil lagi sedang berdiri tegak di sana , Ria langsung menutup mata nya dengan cepat
" sayang jangan di tutup. " ucap Al menyingkirkan tangan Ria yang menutup matanya sendiri
" aaaa tidak tidak ,aku tidak berani " ucap Ria menggeleng cepat
'' tidak papa. , nanti kamu pasti lebih sering melihatnya " ucap Al meyakinkan
" tidak " balas Ria menggeleng keras
" ya sudah kalau begitu , aku mulai" ucap Al melum** bibir Ria
Al menggesekkan adik nya di area bagian sensitif Ria membuat Ria mendesah
" sayang mungkin ini sedikit sakit , tapi aku yakin cuman sebentar kok , setelah itu kamu pasti akan merasakan nikmat " bisik Al , Ria tidak menjawab nya , dia pasrah apa yang akan Al lakukan pada nya.
Al mencoba memasukkan adik nya ke dalam itu nya Ria secara perlahan , namun itu ternyata sangat sulit , Al terus saja berusaha mendorong adik nya agar dapat masuk ke sana .
JLEB
" aaaggghhh ssssaakkiitthhh " teriak Ria hingga tak sadar air matanya keluar ketika milik Al masuk sempurna merasakan ada sesuatu yang robek di bawah sana
Al tersenyum mendapati darah yang mengalir di bagian intim Ria yang menandakan bahwa dialah orang yang sudah merenggut mahkota sang istri.
" maaf sayang aku menyakitimu , tahan nya ini hanya sebentar kok. " ucap Al mencium bibir Ria agar mengurangi rasa sakit nya
setelah di rasa cukup membuat Ria tenang , Al kembali memulai na dengan perlahan
Dingin AC tidak berfungsi lagi sekarang, mereka berdua kepanasan . keringat mengucur di tubuh mereka .
mereka sama sama menikmati nya sekarang , rasa sakit yang Ria rasakan tadi kini berubah menjadi suatu rasa yang tidak pernah di dapatkan sebelumnya ( jangan di bilang ya rasa nya gimana , biar yang jomblo semakin penasaran 😂😂) .
Lama mereka melakukan nya , bahkan Al melakukan nya hingga Berjam jam . Ria sudah lemah tak berdaya di buatnya , dan kini sampailah mereka di akhir dari sebuah kenikmatan. Des** mereka saling bertautan , mereka berdua mengatur nafas nya yang sudah kelelahan sehabis berolahraga 🙄 . Al turun dari tubuh Ria dan mencabut adik nya perlahan , menarik selimut menutupi tubuh mereka yang sama sama polos .
Al tersenyum melihat Ria yang susah mengatur nafas nya
" terima kasih sayang karena sudah menjaga nya untuk ku " ucap Al mencium kening Ria . Ria tak menjawab hanya tersenyum sebagai balasan nya.
" sekarang yuk tidur " ucap Al menarik Ria masuk ke dalam pelukan nya
" good night my wife" ucap Al
" good night my husband " balas Ria menenggelamkan wajahnya di dada bidang Al
mereka berdua tidur dengan tenang sambil berpelukan.
**********
Huhhh akhirnya selesai juga part ini ,, author ga tau lagi mau bikin gimana di sini , maaf ya kalau di part ini agak fulgar. , yang ga suka boleh ga di baca aja ya ☺️
Cerita ini hanya menurut pemikiran author aja ,. jadi jangan marah marah ok 👌😊☺️
jangan lupa mampir ya ke cerita author satu lagi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
# **Hai gays , gimana seru kan
#jangan lupa like , komen ,and vote nya ya🙏
# Biar makin semangat lanjut nya☺️
# See you next episode 😘☺️❤️❤️**
*
*
*
__ADS_1
*
*