
"Roland".
"Teressa memang harus menerima hukuman karena dia menghina anggota kerajaan apalagi menyakitinya".
"Ya, baiklah. Meskipun kamu tidak mencintaiku tetapi tolong hargai perasaanku".
Kemudian safira pergi menuju kamarnya.
'Setelah ini aku harus lebih kuat, mungkin hal lain akan datang. Hampir saja aku mati tercekik'.Batin Safira di dalam hati.
* * *
Sementara itu Teressa telah meberima cambukan 25 kali bagi vampir mungkin cambukan itu hanya terasa 20 kali tetapi tetap saja sakit.
__ADS_1
"Awas kau Safira!!, aku akan membalasmu!! ".
Hardik Teressa.
Setelah di cambuk Teressa di masukkan ke dalam sel. Ia mulai menyusun rencana bagaimana caranya untuk kabur.
'Sepertinya aku harus bekerja sama dengan Harley'. Fikir Teressa sambil menyusun rencana.
* * *
Safira baru saja selesai mandi dia memakai baju dress panjang warna hitam. Memang wajar jika anggota kerajaan harus menjaga cara berpakaiannya.
'Orang tuaku bagaimana kabarnya. Apa yang terjadi disana'. Safira memikirkan orang tuanya sambil meneteskan air mata.
__ADS_1
"Sudahlah lebih baik aku tidur ini sudah malam".
Setelah beberapa saat akhirnya Safira terlelap dalam tidurnya.
Sementara Roland sedang berada di ruang kerjanya bersama orang orang kepercayaannya.
"Apakah mereka mulai menyerang lagi".
"Iya king mereka mulai menyerang secara bertahap".
"Baiklah perketat pengamanan dan siapkan para prajurit".
"Baik King".
__ADS_1