
Pangeran Ronald pun sampai di istana para vampir yang mencium bau manusia langsung menoleh saat pangeran mereka mengendong Safira. "Pelayan bersihkan tubuhnya dan ganti pakaiannya",suruh pangeran Ronald kepada salah satu pelayan. "Baik pangeran".
* * *
Safira membuka matanya secara perlahan ia melihat ke sekeliling ia sedang berda di ruangan yang gelap ia bingung sedang berada dimana hingga sebuah suara mengagetkannya.
"Kau sudah bangun? ".
__ADS_1
Safira pun segera mencari sumber suara tersebut dan dia mendapati seorang pria yang duduk di sofa.
"Siapa kamu dan aku dimana? ".Tanya Safira. Perlahan lahan lelaki itu berjalan mendekati Safira.
"Aku Ronald dan sekarang kamu sedang berada di istanaku".Jawab Ronald.
"Ini adalah istana kerajaan vampir dan aku adalah pangeran vampir dan kamu adalah mateku".Ucap Ronald.
__ADS_1
"Hah mate tapi bagaimana bisa aku hanya manusia biasa dan bagaimana mungkin vampir itu nyata? ".
"Itu bukan urusanku nanti malam bulan merah dan kita akan melakukan ikatan".
"Tapi aku manusia dan bagaimana kuliahku, bagaimana kedua orang tuaku, aku tdak mau menikah muda aku masih 19 tahun".Ucap Safira.
"Aku tidak peduli dan ini perintah,jika kau tidak mau maka aku akan membunuh teman temanmu".Ucap Ronald seraya meninggalkan Safira. "Jahat sekali kau, bahkan mengancamku aku tidak mau teman temanku mati tetapi aku lebih mencemaskan hidupku".Ucap Safira sambil menangis tersendu sendu.
__ADS_1