PSBB (Pernah Sayang Belum Berjodoh )

PSBB (Pernah Sayang Belum Berjodoh )
Gadis itu Cintia


__ADS_3

Tak terasa sebulan setelah pertandingan perdana awaab,awaab akan melakoni turnamennya yang kedua,dia telah berlatih lebih serius dari sebelumnya selama sebulan itu


Minggu depan adalah hari perdana dimulainya turnamen yang diadakan disekolah awaab.pelatih mengisyaratkan agar latihan dalam seminggu ini sedikit dikendorkan,mengingat seminggu lagi akan bertanding,semua anggota tim disuruh menjaga kondisi tubuh agar prima di pertandingan tersebut


awaab mengisi waktu seminggu itu untuk lebih fokus membantu ibunya dalam berjualan kue,karena sejak masuk skuad disekolah awaab lebih banyak berlatih disore hari sepulang sekolah,walaupun demikian pelajaran disekolah tetap no 1 baginya


"jon aku lagi santai ni seminggu ini,kamu mau g bantu aku disore hari mengantarkan jajanan kue ibu ku" ajak awaab kepada joni sewaktu istirahat makan dikantin sekolah


"mau si waab,tapi apa ga susah kita ngantar kue berdua dengan mengendarai sepeda" joni balik bertanya kepada awaab


"kita pake motor ayah ku jon,agar lebih mudah,kebetulan ayah ku seminggu ini pergi ke ibu kota,biasa rutinitas bulanannya"jawab awaab meyakinkan joni


"oh ya??,,memanng ayah mu ada kegiatan apa sih waab,sekali setiap bulannya ke ibu kota?"joni bertanya seakan ingin mengetahui


"itulah jon,sampai saat sekarang ini akupun tak tau,karena ayahku cuma mengatakan ada yang diurusnya,yaaaa.... sepertinya itu privasi ayahku kayaknya,aku pun tak mau ingin lebih tau,asalkan dia tidak menyalahkan kepercayaan kami" awaab menjelaskan


"hmm" joni mengangguk-angguk seakan-akan dia mmemahami apa yang dijelaskan oleh awaab kepadanya


Dengan dibantu oleh joni,awaab pergi mengantarkan jajanan kue ibunya ke toko-toko langganannya ataupun kue pesanan-pesanan tersendiri.peminat kue buatan ibu awaab lumayan banyak,setiap harinya ada saja yang memesan kue buatan ibunya


pada sore itu awaab mendapatkan perintah dari ibunya untuk mengantarkan kue ke rumah ibu cerly,yang mana awaab telah pernah mengantarkan kue kerumah ibu cerly dan awaab pasti ingat karena selain tempatnya dekat dia juga mempunyai kisah unik di tempat itu


"wab ni ibu cerly mesan kue untuk ulang tahun anaknya,kamu antarin ya,kamu masih ingat rumahnya kan?" pinta ibu carmila kepada anaknya


"ibu cerly di perumahan elit itu bu?"klo itu saya tau" awaab menjawab sambil tersenyum kecil


"iya,hati-hati ya membawa kuenya,ini untuk ultah anaknya lo!!" ibu awaab mengingatkannya


" oke bu,kan ada joni yang membantu membawakannya" jawab awaab kembali

__ADS_1


awaab dan joni segera berangkat,diperjalan yang lumayan dekat dari rumahnya awaab sempat terlamun


"kerumah bu cerly,apa aku akan ketemu dengan gadis itu lagi ya??" awaab bertanya-tanya pada dirinya sendiri


Tidak berselang lama awaab memasuki komplek dan telah sampai didepan rumah bu cerly,setelah memberikan kue awaab melirik-lirik kerumah sebelah seakan-akan mencari sesuatu yang hilang


"ee lo cari apa waab?,plonga-polngo kerumah orang" tanya joni yang heran melihat tingkah laku temannya


"eehh ga da jon,yuk pulang" jawab awaab yang kaget mendengar joni bertnya


awaab tidak melihat apa yang dia cari,dan menjadi ragu apa benar itu rumah gadis yang satu sekolah sama dia apa tidak


seminggu hampir berlalu,Dihari minggu libur sekolah awaab yang sedang tidur-tiduran berniat ingin istirahat seharian dirumah untuk menghadapi pertandingan esok hari dikagetkan oleh panggilan ibunya


"waaaaab sini sebentar nak!!!"panggil ibunya


"yaa bu ada apa?" jawab awaab dari dalam kamar


"cintia mana bu??" awaab lanjut bertanya


"ini pelanggan baru,katanya dia direkomendasikan dari ibu cerly buat pesan kue ke ibu,dia memesan kue ultah ke ibu,alamtnya persis disebelah rumah ibu cerly,kamu tau kan?"


"sebelah rumah ibur cerly??itu kan rumah gadis itu,apa dia yang memesan kue ultah??apa dia yang sedang berulang tahun?" awaab termenung mendengar penjelasan ibunya dan bertanya-tanya di dalam hatinya


"hai waab,kenapa diam?? kamu bisa kan,lagian ayah kan belum pulang,ya ibu mau minta tolong ke siapa lagi?"kata ibunya yang mengagetkan awaab


"oh iya bu,tidak masalah,pasti akan laksanakan dengan sebaik-baiknya bu" jawab awaab tersenyum yang masih bertanya-tanya dalam fikirannya


awaab pun segera berangkat setelah mengambil kue pesanan itu.didalam perjalan fikiran awaab yang dipenuhi tanda tanya membuat awaab tersenyum sendiri dan tidak sabaran ingin mengetui apa benar atau salah perkiraanya selama ini

__ADS_1


karena jarak yang dekat tidak perlu waktu lama awaab telah sampai di depan rumah sesuai alamat yang dijelaskan ibunya, satu-satunya rumah tetangga ibu cerly cuma itu,karena rumah ibu cerly paling pojok


tak lama setelah bel ditekan awaab, keluarlah seorang gadis dari balik pagar tinggi yang tertup.


"maaf saya mengantar kue pesanan atas nama cintia,apa benar nona?" tanya awaab sedikit gugup karena benar saja apa yang dia fikirkan,rumah itu adalah rumah gadis satu sekolah dengan dia


"iya saya cintia" jawab gadis itu dengan senyum melihat awaab yang mulai gugup


"saya awaab" entah mengapa awaab malah memperkenalkan dirinya


gadis itu tersenyum melihat tingkah awaab,


setelah menyerahkan kue dan menerima uang,awaab berniat ingin langsung pulang dengan perasan yang mulai tidak karuan


"terimakasih non,ngomong-ngomong selamat ulang tahun ya non" awaab ingin pamit seraya memberi selamat ke cintia


dengan senyuman cintia menjawab " terimakasih kembali waab,tapi bukan aku yang ulang tahun,hari ini adikku yang berulang tahun"


"ohh" muka awaab mulai memerah karena merasa sedikit malu karena telah berlagak sok tau.


setelah menghidupkan motornya,awaab dibuat tambah salah tingkah lagi oleh cintia yang belum masuk dan masih melihat kepergian awaab


"oh ya waab,,besok kau akan bertandingkan?semangat ya,semoga menag" seru cintia sambil tersenyum manis dengan lesung pipinya


"wah dari mana dia tahu,berarti dia memperhatikan aku selama ini"dengan PDnya awaab membanggakan dirinya dalam fikirannya sendiri


"oh ya non terima kasih,permisi" awaab permisi dan beranjak pergi


sebenarnya apa yang difikirkan kan awaab adalah benar,setelah pertemuan pertamanya,cintia diam-diam memperhatikan awaab setiap disekolah dan begitupun awaab yang biasanya cuek terhadap orang, sekarang merasa penasaran ingin mengetahui sesuatu yang lebih tentang gadis itu.

__ADS_1


Dan diwaktu malam awaab sedikit merasa susah untuk tidur,karena mulai membayang sigadis yang mempunyai senyuman manis dan berlesung pipit yang dia temui di sore tadi.sampai tak teras awaab tertidur telah lewat dari jam dimana dia biasanya tidur


__ADS_2