
pukul 17.10 mereka sampai di depan rumah cintia,seperti biasa pagar ruma cintia selalu tertup rapat.joni kagum dengan besar dan megahnya rumah cintia,joni tidak mengira bahwa rumah cintia terletak di kawasan elit kota itu,karena sintia yang berlaku tidak seperti orang kaya di sekolah,dan penampilan selalu sederhana saja
"buseet disini toh rumah cintia,pantesan siawaab plonga-plongo waktu nganterin kue pesanan ibunya ke rumah sebelah,beruntung si awaab ni" tiba - tiba joni ingat sewaktu mengantarkan kue ibunya awaab ke rumah ibu cerly tetangga cintia sambil tersenyum kecil
tidak lama setelah awaab memencet bel keluarlah dari balik pagar sopir keluarga cintia,dan awaab menjelaskan kedatanganya untuk melihat cintia yang sedang sakit,sopir tersebut mempersilahkan masuk duduk menunggu selagi dia memberitahu ke nyonya mudanya
awaab dan joni menunggu diluar sambil melihat tiapa sudut rumah yang besar,bertingkat mempunyai halaman yang luas,kekaguman joni dan awaab terlihat dari bisikan-bisikan halus antara mereka.seteleh tidak lama menunggu pintu rumah cintia terbuka,ayah cintia keluar dan menyambut awaab serta joni
"ayo silahkan masuk,ini teman tia yang tadi ada dirumah sakit kan,maaf ya tadi om langsung cabut aja,tidak sempat ngobrol dan berterimakasih dengan kau terlebih dahulu,karena om harus menghadiri rapat pemegang saham" ayah cintia mempersihlakan awaab dan joni masuk
"oh tidak masalah om" jawaab awaab singkat sedikit grogi sambil jalan masuk kerumah cintia
mereka mengobrol di ruang tamu sambil menunggu cintia yang saat itu masih mandi,ayah cintia menanyai tentang pribadi awaab,mulai siapa ayah dan ibunya,apa pekerjaan ayah dan ibu awaab,sampai di mana awaab tinggal.dengan singkat awaab menjelaskan asal-usulnya.begitu juga joni tak luput dari pertanyaan yang sama
Dari penjelasan mereka berdua ayah cintia telah dapat mengambil kesimpulan bagaimana latar belakang dari ke dua teman anaknya itu.
sedangkan ayah cintia menceritakan kesuksesan yang telah dia capai,mulai dari perusahaan yang dia miliki sampai cerita perjalanan keluar negri yang sebenarnya tidak ada hubungan terhadap mereka berdua yang masih duduk di bangku sekolah
"hai waab,kamu kesini??lama menunggu ya?" cintia datang memotong pembicaraan mereka
__ADS_1
"iya sin,tidak terlalu lama" awaab menjawab singkat karena terpesona dengan penampilan cantik cintia yang selesai berpakaian dan rambut yang masih kelihatan basah sehabis mandi
joni yang baru pertama melihat cintia tidak beseragam sekolah menelan air ludahnya sendiri karena kagum akan paras cantik cintia dengan tubuh yang ideal
"awaaaaaab,,,kau dapat bidadari soobb,ikat jangan sampai lepas" gumam joni sambil menutup mulutunya yang tadi sedikit ternganga
" ya sudah,ayah tinggal dulu y..ayah masih ada sedikit kerjaan" ayah cintia menyadarkan lamunan ke dua sahabat tersebut
ayah cintia yang beranjak dari ruang tamu merasa penasaran dengan awaab dan joni yang datang membesuk sintia menguping pembicaraan mereka di balik ruang tamu tersebut,dengan seksama menilai dan mendengar pembicara sepasang kekasih yang baru di mabuk asmara.
"benar dugaan ku laki-laki ini mempunyai hubungan spesial dengan anakku" ayah cintia telah membuktikan dugaanya dan pergi berlalu dari tempat persembunyiannya
"kau beruntung sekali waab,gak nyangka aku waab,selain kaya raya dan cantik,cintia anaknya sopan dan lemah lembut ya waab" celoteh joni ke pada awaab yang sedang fokus dengan kecepatannya
"dia kan juga beruntung jon,dapat aku yang gak kalah tampannya,baik hati,suka menolong,rajin menabung, dan lain-lain" awaab membalas dengan candaan
hahaaaaa...mereka tertawa bersamaan.
Disisi lain di rumah cintia,ayah cintia yang tadi merasa telah yakin dengan dugaanya langsung memanggil dan memberi peringatan ke pada cintia atas kejadian tadi
__ADS_1
"tia kamu jangan pacaran dengan anak itu ya,ayah tidak suka,fokus sekolah saja dulu,agar bisa lulus dengan nilai baik dan dapat menjadi dokter seperti ayah cita-cita kan" ayah cintia to the poin tanpa bertanya-tanya terlebih dahulu
cintia terperanjat mendengar peringatan dari ayahnya tersebut.dia tidak menyangka ayahnya secapt itu mengetahui hubungannya yang baru dia bina dengan awaab
"ayah ini!!! cintia tau kok yah..cintia tetap mengutamakan sekolah" cintia menjelaskan dengan lembut dan menuju ke kamarnya untuk menghindari perdebatan selanjutnya
"hufft" terdengar bunyi hembusan nafas ayah cintia melihat anak gadisnya memberikan penjelasan
cintia anak gadis tertua dari 2 bersaudar menjadi anak kesayangan oleh ayahnya,dengan prestasi-prestasi yang membuat ayahnya bangga sejak cintia duduk dibangku SD,inilah yang membuat ayah cintia berharap penuh kebada cintia di bandingkan adik laki - lakinya yang sedikit nakal dan membuat ayah atau ibunya cintia sering di panggil gurunya ke sekolah atas tingkah laku adiknya teraebut
ayah cintia terkenal keras dalam mendidik dan membatasi pergaulan anak-anaknya,walaupun cintia anak kesayangannya sekalipun.maklum ayahnya adalah seorang pengusaha kaya raya dan terkenal di kota itu,jangan sampai anaknya bergaul sembarangan dengan orang yang berlatar belakang yang tidak sepadan dengan dia menjadi buah bibir nantinya di kota itu
Mulai besok dan sebulan kedepannya awaab akan merasa ada sesuatu yang kurang didalam kelasnya,karena cintia kekasih hatinya di bawa ke ibu kota oleh ayahnya untuk melakukan pengobatan rutin yang lebih bagus kualitas pengobatannya dan beristirahat disana.
awaab akan merasakan rindu yang panjang tidak bertemu dengan kekasihnya selain tidak mempunyai handpone untuk menghubungi cintia,awaab tidak tahu akan membesuk kemana di ibu kota tersebut.
Sedangkan cintia melakukan pelajar jarak jauh secara online mulai terasa bercampur aduk didalam fikirannya,dia yang merasa cintanya semakin bertambah dan rindu yang terpendam terhadap awaab di larang oleh ayahnya.cintia tau betul karakter ayahnya,ayah yang keras dan membeda-bedakan kelas dalam pergaulan apalagi sampai berteman dekat dengan cintia membuat laki-laki yang dekat dengannya banyak yang mundur di tengah jalan
"bagaimana caranya aku bisa menjalani hubungan dengan awaab tanpa diketahui ayah ya?" cintia mencari cara untuk tidak berpisah dengan awaab, karena dia merasa benar - benar telah jatuh hati
__ADS_1
Dengan penyakit yang serius dideritanya saat ini seharusnya cintia tidak memiliki pemikiran yang berat seperti sekarang.