
" lari lari " batin queen menjerit sambil berlari sekuat tenaganya tubuhnya bergetar hebat berlari tanpa alasan kaki menyelusuri lantai dingin menerpa kaki indah dan butuh bersih.
queen berlinang air mata membasahi wajah cantik dirinya. dengan langkah sesekali tersandung oleh kakinya sendiri akan tetapi ia tetap menahan rasa sakit di kedua tumitnya.
Darah dari kedua tumitnya menghiasi kaki cantiknya. gaun tidur putih dirinya juga terkena berjak darah .
di lorong ujung lantai paling atas seseorang menahan gerakan queen untuk terus berlari menuju lantai dasar istana mengerikan bagi queen.
" stop nyonya " kata kepala pelayanan istana KING itu.
" aku harus pergi tolong lepaskan aku aku mohon "queen memohon sambil tangan meminta ampun kepada kepala pelayanan istana itu.
" aku harus pulang aku takut " kata gueen yang sudah hampir kehilangan kesadarnya dengan penampilan yang sangat kacau berbeda saat ia pergi tadi.
" tenang nyonya tenang itu rumah anda " kaya madam ley wanita tua tapi masi memiliki tubuh yang kuat dari seusianya. rambut putih yang hampir memenuhi rambut dirinya yang disangul.
" tidak ini bukan tempatku ini neraga aku tidak bisa terus ada disini " kata queen sebelum jatuh pingsan.
" oh tidak " kata madam ley khawatir sambil langsung menahan tubuh kurus wanita cantik ini.
Madam ley langsung menekan tombol pada gelang yang ia paka.
Beberapa saat pelayanan kasus lantai atas ini munjul tergesa-gesa panik karena menerima panggil darurat dari madam Ley tersebut .
__ADS_1
" Mana pelayanan wanita cape kemari " teriknya lagi panik sambil terus memelihara tubuh nyonya barunya.
" cepat " teriknya lagi kepada kepala keamanan lantai atas tuanya itu
Beberapa saat semua dibuat panik atas apa yang tertimpah nyonya nya itu.
lelaki yang cuma mengunakan celana kain putih tampan atasan melihat apa yang terjadi tanpa niat menolong .
Lelaki itu adalah Dirga wiliam CEO buruk rupa itu. ia melihat istrinya yang hampir itu tiduri. tersenyum meremehkan.
" lemah " kata Dirga sinis dan masuk kedalam kamarnya kembali tidak ada minat untuk membantu walau itu istrinya.
istri yang baru beberapa jam menjadi istrinya.
kamar yang sudah dibuat khusus buat queen . kamar buat nyonya mereka
" ambilkan aku cepat obat " kata madam berteriak menyuru.
Beberapa menit kemudian.
Wanita cantik ini terbangun dari mimpi buruk nya berteriak kencang.
" tolong " teriaknya terbangun dari pingsannya.
__ADS_1
" tenang nyonya " madam memeluk queen yang tubuhnya bergetar hebat.
" aku takut madam, aku sangat takut " isak quen mengila sambil memeluk madam ley
semua pelayanan khusus itu melihat nyonya baru mereka memeluk madam sambil ketakutan merasa kesian dan bodoh menurut mereka.
" nyonya bodoh sekali " batin salah satu pelayan khusus
Ada lima pelayan khusus lantai atas ini y
pelayanan ini sudah di terenang dan dipercaya membersihkan lantai atas tuanya itu.
Madam Ley yang paling ditakuti dari semua pelayan di istana King ini.
pandangan menjijikan buat nyonya diberikan pelayan membuat madam Ley tersadar dan langsung menatap semua pelayan yang ada di hadapnya .
" tenang nyonya, bersihkan dulu diri anda baru kita bahas " kata madam sambil melepas pelukan Queen yang sudah mulai meredah tangisanya.
"Aku betul - betul takut madam " kata queen
" tenanglah nyonya " madam
Madam membersihkan sisi air mata di wajah cantik queen.
__ADS_1