
" Menarik " Kata lelaki tampan itu dalam hati.
Madam melihat lelaki itu untuk memberi ijin untuk gadis itu membawa sarapan untuk Suaminya itu Yaitu Dirga Si buruk rupa.
" Hem " suara lelaki itu menyadarkan queen .
Queen yang baru sadar bahwa ada orang lain dimeja makan sedang menatap dingin dirinya.
Siapa lelaki itu queen tidak tau dan baru kali pertama melihat lelaki itu.
" Maaf tuan " kata Madam membungkuk badan untuk lelaki tampan itu.
Queen yang melihat Madam ikut memberi hormat lelaki tampan itu.
" Siapa " kaya queen Dalam hati
Queen yang sudah seminggu ini tinggal di istana Dirga cukup kaget oleh lelaki tampan ini. Ia Baru kali ini melihat lelaki tampan itu
Wajah yang gagah dan tegas Sorot mata Dalam dan dingin. Tubuh tinggi dan otot-otot membentuk tubuh sempurna lelaki itu.
" Namamu queen " kata lelaki itu dengan suara tegasnya.
" saya tuan " Kaya queen sopan menurutnya lelaki tampan itu adalah saudara atau sahabat suaminya.
" Kenapa kau mau mengantarkan suamimu Sarapan , bukannya kau sangat takut dengan rupanya " kata lelaki tampan itu.
Queen terdiam tubuhnya bergetar hebat mata indahnya membulat sempurna wajah putih seketika memerah terkejut.
__ADS_1
Queen terdiam cukup lama.
" Maaf tuan, saya mencoba yang terbaik walau itu sulit " Kata queen tertunduk
Kejadian Malam itu terulang lagi, cukup lama queen mempersiapkan dirinya untuk menemui suaminya .
Dirga Jarang keluar kamar apapun itu yang menyuruh dirinya keluar. Ia tidak akan pernah mau keluar menurut kata para pelayanan.
Wajah buruk Rupanya yang membuat dirinya engan keluar. Kata pelayan Dirga sangat tertutup .
Hampir semua pelayan takut dengan Dirga, Kecuali Madam dan Pelayan RIy mereka berdua di utus untuk membantu dan melayan Dirga.
Menurut Pelayan RIy yang sempat melihat wajah bosnya cukup terkejut takut akan tetap melihat dari segi harta dan jabatan iya tergiur.
Dirga Tidak sedikit pun keluar dari kamar. Tidak ada yang tau apa yang dikerjakan tuannya didalam kamar .
Madam sudah menyiapkan sarapan untuk Dirga yang akan dibawa queen.
Troli Mewah membawa sarapan untuk Dirga yang didorong oleh queen.
Sepanjang Jalan menujuh lantai tempat kamar Dirga dirinya bergetar takut seketika bayangan malam itu terlintas di pikirannya.
Di tambah perkataan lelaki tampan itu membuat tubuh queen lemas.
Queen cukup keras memikirkan jawabannya itu.
Ia juga tidak tau akan nasip dirinya membawanya.
__ADS_1
" queen harus bisa jangan takut " kata queen membuat dirinya kuat dengan menutup mata dan menarik nafas untuk beberapa saat Tanpa ia sadari ada seseorang yang berjalan lebih dulu darinya.
Senyum Jahat wajah itu berlalu begitu saja.
Untuk beberapa saat queen memberanikan dirinya berjalan menujuh pintu kamar suaminya.
Tok tok " Suara pintu kamar
cukup laka queen menunggu respon lelaki itu dari dalam sana.
suara seseorang suara Tegas lelaki itu.
" Ada apa " Kata Dirga dari dalam Raut wajah dingin kaput marah menjawab.
" Saya queen " Kata queen gugup mendengar suara lelaki itu.
Dalam sana Dirga tersenyum jahat, ia betul-betul menyebut queen bodoh .
" Ada Apa " Kata Dirga lagi. Kali ini suara Dirga lebih dingin
Queen semakin takut. Tetapi ia menguatkan dirinya.
" Maafkan saya tuan " Kata queen begitu saja
Dirga semakin tersenyum iblis mendegar kata maaf wanita itu.
" Maafkan Saya atas malam itu " Kata queen lemah air mata yang ia tahan sedari tadi keluar begitu saja.
__ADS_1