Queen Dan Buruk Rupah

Queen Dan Buruk Rupah
BAB 4


__ADS_3

Queen dengan senang memakan makanan yang sangat enak. sedikit melupakan kejadian yang menimpa dirinya sendiri.


Madam masi setia menemani queen menyantap makanan sambil bersenandung ria.


" Apa nyonya tidak pernah menikmati makanan seenak ini " tanya madam penasaran dengan queen yang menikmati makanannya


" oh tidak, tidak sama sekali melirik nya saja aku harus mempunyai mental yang besar " kata queen dengan masi menyantap makannya.


Madam yang mendengar apa yang queen katakan terdiam, kesian sekali queen yang diperlakukan seperti itu.


"Apa orang tua Queen selalu menyiksa dirinya " batin madam ley masi setia menatap queen


" Aku harus mengingati rasanya, siapa tau aku nanti tidak akan memakan makanan enak lagi " kata queen lagi


" Anda akan selalu menyantapnya saya jamin itu " kata madam ley


" wah betul kah madam? " senang queen


" saya bisa pastikan nyonya " kata madam lagi.


" yey asik " kata queen senang.


....


Kamar Dirga

__ADS_1


Dirga yang sedang membersikan diri dengan merendam diri sambil di temani segelas anggur merah paket .


" Gadis itu boleh juga, tapi sayang begitu penakut aku sungguh tidak menyukai mata Berairnya " kata Dirga sambil menatap gelas yang berisi anggur merah tersebut


Pikiran Dirga di penuhi oleh wajah istrinya itu istri yang tidak ia mau sama sekali.


Hubungan didasarkan perjodohan dan uang. menurut Dirga sangat menyusahkan.


" Aku akan buat dya menderita " kata Dirga menumpahkan anggur merah kedalam air rendamannya.


Sedikit berendam Dirga dapat membuat Otot-otot tubuh nya release .


Pelayan yang sudah mempersiapkan keperluan Dirga langsung undur diri meninggalkan kamar Dirga tanpa melihat majikan buruk rupanya takut untuk bertatap mata oleh Dirga. Bisa-bisa kedua matanya bisa hilang.


" Terima kasih sudah memberiku makanan yang sangat enak " kata queen ramah sambil membersikan piring nya


Madam yang melihat itu langsung menahan gerakan queen untuk menyuruhnya berhenti.


" sudah biar pelayan yang membereskannya " Madam Ley


" Tapi ini bekaskku biar aku yang membawanya dan membersihkan " Queen masi tidak enak hati .


" Tidak apa. Kau nyonya dirumah ini jadi ikuti peraturan yang berikan . " Madam ley


" sebaiknya nyonya menceritakan kenpa anda ketakutan "

__ADS_1


Queen seketika mengingat kejadian tadi pas ia ketemu suami dirinya tubuh nya langsung begetar hebat wajah yang ceria berubah pucat.


" dya, dya aku " kata queen gugup setengah mati takut.


" Kenapa dengan tuan mudah " Madam


" Dy a, wajah begitu kesian aku tidak bisa " kata queen gemetar dan air matanya langsung membasahi wajah cantiknya.


" Tenang lah tenang nyonya " kata madam mencoba menenangkan kembali queen yang ketakutan.


Madam yang melihat nyonya queen yang ketakutan parah langsung memeluk tubuh lemah queen dan memanggil pelayan untuk membersihkan sisi makana queen tadi.


Pelayan yang masuk kekamar queen melihat nyonya mereka kembali takut dengan menyebut buruk rupa ia tau maksut nyonya mereka adalah suaminya sendiri yah itu tuan merem.


" kesian sekali " kata pelayan


" Temani dya sebentar aku akan ke ruang kesehatan " kata madam Ley meninggalkan queen yang masi menangis.


" baik madam " kata pelayan tunduk.


selepas madam meninggalkan queen bersama pelayan. Para pelayan bergosip membisikan Kata-kata yang membuat queen tambah parah.


" Dasar kampungan, Mentang-mentang tuan kami kaya kau masi mau tetap menikah dengan tuan buruk rupa " kata pelayan yang sedikit seksi .


" sudahlah Riyy kau tak takut madam datang " bisik teman pelayan Riyy.

__ADS_1


__ADS_2