Queeneisya

Queeneisya
Chapter 3


__ADS_3

Bandara Belanda


"Hufff.... Akhirnya sampek" Gumam queen


"Sudah sampek Belanda kan. Ada yang bisa jelasin kenapa kita tiba-tiba pulang?" Kata Omma Lia yang bingung dengan kepulangan mendadak mereka.


"Kakek sama nenek pulang duluan aja. Entar waktu makan malem queen pulang. Ada beberapa hal yang harus queen urus dulu" Ucap queen tidak memperdulikan pertanyaan Omma Lia.


Skipp>>


Markas Dewa Kematian


"Loh queen? Bukannya elo bakal di Roma seminggu ya, kok udah pulang?"


"Kak Roy, suruh semuanya kumpul. Ada yang mau gue sampaiin" Kata queen Datar+Dingin.


Roy adalah tangan kanan nya queen di markas dewa kematian yang di Belanda. Markas yang di Belanda ini dapat dibilang merupakan markas pusat dewa kematian, sebab disinilah awal queen mendirikan genk dewa kematian.


~author


'Nih orang kenape? Tumben amet. Lagi PMS kalee ya?'


batin Roy


"Baik. Bon, tolong umumin. Gue bakal nemenin queen" Ucap Roy ke seseorang disampingnya.


"Siap" Kata orang yang bernama Bon itu. Lalu pergi meninggalkan Queen dan Roy.


"Elo kenapa? Tumben dingin amet dek ama gue" Kata roy memulai percakapan. Sebab sejak tadi tidak ada tanda queen mau memulai percakapan. Ia diam saja sambil berjalan menuju ruangan nya.


Mereka itu klo cuman berdua panggilannya adek sama abang. Klo diluar atau ditempat rame mereka lebih memilih untuk profesional dengan jabatan / kedudukan masing-masing. Queen bersikap begitu hampir kesemua tangan kanan nya di dewa kematian


~author


"Nanti elo juga tau bang" Jawab queen singkat masih dengan ekspresi datar+dingin.


"Diumumkan untuk seluruh anggota, diharapkan untuk berkumpul di ruang rapat sekarang juga!!!"


"Kebanyakan anggota disini udah pada berkeluarga ya?" Ucap queen yang


sepertinya ditujukan kepada dirinya sendiri.


"Mau kamu apain data anggota itu dek?" Ucap Roy yang bingung dengan sikap queen


"Sudahlah. Ayo keruang rapat" Ucap queen


'Aih.... Sebenernya gue ketinggalan berita apa? Perasaan kemarin lusa lo gak kenapa-kenapa dek, apa terjadi sesuatu selama lo di Roma? Apa yang terjadi sama elo di Roma sih dek sampai elo berubah seperti ini'

__ADS_1


batin Roy yang khawatir karna perubahan sikap queen yang drastis.


Tapi bukan berarti Roy tidak pernah lihat sifat queen yang begini ya..... Sebenernya Roy tau klo queen biasa bersifat datar, dingin, dan terkadang judes kepada orang, tapi ia tak pernah tau klo queen bakal bersikap seperti itu kepada orang terdekat nya. Kecuali jika ada sesuatu yang berhasil membuat queen bener-bener emosi.


Intinya, klo sama orang luar queen biasa bersifat dingin, datar, dan terkadang judes. Tapi klo sama orang-orang terdekatnya, ia bisanya ramah dan murah senyum, termasuk ke para anggota dewa kematian.


~author


Skipp>>


"Diam" Ucap Roy mengawali rapat ini.


"Selamat siang semuanya" Ucap queen membuka rapat


"Siang queen" Jawab anggota nya serempak


"Saya hanya ingin menyampaikan, saya mencabut point daerah larangan. Dan sekaligus mengajak kalian untuk melebarkan sayap dewa kematian ke negara indo. Saya tidak memaksa, yang mau ikut silahkan daftar ke bang Roy. Buat yang telah berkeluarga, sebaiknya rundingkan dulu dengan keluarga. Karna saya tidak mau memisahkan kalian dari keluarga kalian. Ingat, sekali lagi saya tidak memaksa. Untuk yang tetap disini, saya titip markas dan kelompok ini. Sekian" Ucap queen panjang tambah lebar kali tinggi, (ea lebay ~queen ke author) dengan tegas tentunya.


Ruangan Queen


"Kenapa?" Tanya Roy dengan ekspresi terkejut, dan suara yang agak pelan


"Huuuh.... Hufff....."


Terdengar dengan jelas oleh Roy nafas berat dari queen yang berada di samping nya. Mereka sekarang sedang duduk di sofa.


'Gue emang perlu sandaran, apa bang Roy orang yang tepat buat gue jadikan sandaran? Mungkin emang udah takdirnya, nyatanya saat gue perlu sandaran bang Roy ada disisi gua'


"Alasan gue masukan indo sebagai wilayah terlarang, hanya karna satu alasan egois gue. Untuk itu gue minta maaf. Gue punya masa lalu yang ingin gue lupakan, karna itu gue gak mau berhubungan apapun lagi dengan negara indo. Itu juga alasan gue gak terlalu melebarkan sayap dewa kematian ke benua Asia. Karna gue gak berniat untuk kembali ke indo." Ucap queen, ia sengaja menjeda untuk mengambil nafas sedalam dalamnya. Untuk meredakan segala kegelisahan di hatinya.


"Selama ini gue mengira masalah gue udah kelar. Hanya tinggal dilupakan. Namun ternyata gue salah, selama ini gue hanya lari, lari dari masalah gue itu. Karna itu gue gak bisa tenang. Sekarang yang gue pengen lakukan hanyalah menghadapi masalah itu, dan dapat merasa tenang. Untuk mencapai itu, sepertinya gue perlu bantuan dari dewa kematian. Jadi, mohon bantuan nya!!!" Ucap queen dengan mata yang udah berkaca-kaca.


Roy yang melihat queen hampir nangis langsung menariknya ke dalam dekapan nya. Hal itu membuat queen merasa lebih baik.


Skipp>>


"Hmm.... Gue ketiduran. Udah jam berapa nih?" Gumam queen lalu melirik jam yang bertengger manis ditangannya.


"Oh jam tujuh..... What! Telat!!!" Ucap queen teriak saat menyadari bahwa udah malem hari.


"Ada apa sih dek.... Pakek teriak teriak segala" Ucap Roy saat memasuki ruangan queen


"Elo kok gak bangunin gue sih bang...." Ucap queen sambil buru-buru membereskan barang bawaannya.


"Lah emang kenapa biasanya juga lo nginep sini gak kenapa-kenapa dek..... " Jawab Roy


"Gue udah janji sama oppa sama omma klo bakal pulang saat makan malem. Uh jelasin ke elo yang ada buang buang waktu. Gue pulang dulu, bye bye babang..... " Ucap queen sambil berlari menuju parkiran mobilnya.

__ADS_1


Setelah dari markas ia pun melajukan mobil nya dengan kecepatan diatas rata-rata. Meski ia tau bahwa banyak yang mengumpati nya, ia tidak perduli. Yang ia perdulikan hanya agar cepat sampek di rumah.


Skipp>>


"Assalamu'alaikum. Queen yang cantik udah pulang" Ucap queen menggelegar diseluruh penjuru rumah.


"Pulang saat makan malam hm?" Kata Oppa Yoga


"Maaf kek, queen ketiduran. Lagian gk telat2 banget" Ucap queen dengan memasang poppy eyes andalannya


"Iya gpp kakek juga tau kalo kamu capek" Kata Oppa Yoga bijak


"Udah ayo makan" Ucap Omma Lia


Mereka pun makan dengan hening. Setelah selesai makan mereka duduk santai di ruang keluarga.


"Queen kamu hutang satu penjelasan sama kakek" Ucap kakek Yoga mengawalinya


'Astaga.... Padahal gue berharap kakek lupa'


batin seseorang


'Klo kalian berfikir seseorang itu queen, maka jawaban nya bisa dibilang betul, tapi juga salah.'


~Author


"Iya kek......."


Apakah queen akan membongkar


jati diri nya ?


Apa iya juga akan menceritakan


tentang dewa kematian


dan perusahaannya ?


Atau hanya tentang keluarga


kandung nya saja ?


Thank's for Reading ❤


See You Again 😘


Jangan lupa voment nya ya!

__ADS_1


Rabu, 14 Agustus 2019


By : NG


__ADS_2