RAFA ADELIA SANJAYA

RAFA ADELIA SANJAYA
03.


__ADS_3

"fa sebenarnya aku su.."


"eh bentar ada yang nelvon nih" Rafa menatap malas layar hp nya


"halo,iya ma ada apa


nih lagi di kafe abim


iya ma bentar lagi mau pulang..."Rafa meletakan hpnya di atas meja dan menatap abim dan Fadli


"woy gue balik duluan ya "


"siapa yang nelvon kok kayak di suruh pulang "tanya Fadli pertanyaan yang tidak harus di tanyakan,Rafa menggelengkan kepalanya karna pertanyaan bodoh ini


"siapa lagi kalau bukan orang tua gue"dengan malas nya Rafa meninggalkan mereka berdua dan berlalu pulang


masih di tempat Fadli dan abim


"fad lu mau bilang ke Rafa kalau lu suka sama Rafa "tanya abim


"Rencana nya iya bim,tapi Rafa keburu pulang deh....eh Bim menurut loh kalau gue bilang ke Rafa tentang perasaan gue dia bakal gimana ya reaksinya" tanya Fadli


"fad lu harus hilangin rasa suka lu ke Rafa mulai sekarang,dia udah mau nikah dan juga kalau lu bilang ke dia apa lu mau ngerusak persahabatan antara kita karna sebuah rasa lu tu"timbah abim


"tapi gue sayang banget sama Rafa.."Fadli nampak berfikir tentang keputusan apa yang akan dia ambil


"kayaknya lu bener de Bim,gue harus hilangin rasa ini mulai sekarang walaupun susah ini demi kebaikan persahabatan kita dan juga demi Rafa walaupun Rafa belum menerima perjodohannya,tapi gue harus sadar diri gue ngak mau Rafa menjauhin gue karna dia tau rasa suka ini"

__ADS_1


"udah ah...mana oleh-oleh gue lu udah beli kan"tanya abim


"bang**t lu gue lagi galau kayak gini malah nanyain oleh-oleh,emang sahabat laknat lu"Fadli pergi dengan rasa kesalnya


"eh tunggu dong...ya elah lu baperan banget mana oleh-oleh gue"tanya abim tanpa rasa bersalah


"cihh dasar miskin.. oleh-oleh aja sampe segitunya lu minta kegue"


"miskin dari mana nya gue kaya kalik nih liat usaha gue,sukse Tampa bantuan orang tua gue ngak kaya lu sukses kok di bantu....canda bantu"Abim membalas dengan sinis nya


mereka pun saling menatap dan..


"pffftt hahahahahaha"mereka saling tertawa entah lah abim dan Fadli selalu seperti itu walaupun dalam masalah apapun


*****


Rafa tiba di rumah dan menatap mobil mewah milik ayah nya yang berada dalam karangan tempat parkir milik keluarganya


mama yang melihat Rafa sudah datang dan langsung memanggil Rafa "eh sayang kamu udah pulang,sini sayang"walaupun Rafa kurang mendapat kan perhatian tapi orang tuanya tidak perna berkata kasar padanya


"iya ma "Rafa duduk di sebelah mama nya di dalam ruang tamu terdapat ayahnya.


"fa kamu harus bertemu dengan calon suami kamu besok untuk saling mengenal "kata ayahnya Rafa


"tapi ya Rafa kan belum.." Rafa belum sempat menyelesaika kata-kata nya tapi ayah nya sudah menjawab terlebih dahulu


"fa ayah ngak butuh pendapat dari kamu,walaupun kamu ngak setuju ayah tetap akan menikahkan kamu dengan Adrian...mengerti"

__ADS_1


"ayah tapi..."


"tidak ada tapi tapian" suara tegas ayah nya yang membuat Rafa diam


"kenapa harus Rafa yang di jodohkan kenapa ngak anak yang paling kalian sayangi hah..kalian selalu memaksa ku tapi kalian malah mendukung apa yang di mau oleh kakak sedang kan aku tidak,kalian seperti orang tua angkat bagi ku jadi aku tidak mau menerima perjodohan ini" baru kali ini Rafa menangis di depan orang tuanya dan mengeluarkan isi hatinya


"Rafa jaga omongan kamu,,kamu anak kandung kami tidak ada yang kami beda-bedakan"jelas ayah nya


"kalau tidak ada yang kalian beda-bedakan suruh anak kesayangan kalian menerima perjodohan ini" Rafa beranjak dari duduk nya dan pergi ke kamarnya


"Rafa kakak kamu tidak bisa karna dia sudah memiliki calon suami"elak ayah


"Rafa ayah belum selesai bicara...Rafa kembali dasar anak pembangkang"


Rafa menutup pintu dengan kasar dan menangis dalam diam.


"huaaw lah gue ketiduran ternyata, jam berapa nih" Rafa kemudian mandi karna waktu sudah menunjukkan sore hari. Rafa tipe perempuan yang tidak larut dalam kesedihan mood nya mudah berubah karna itu lah Rafa bisa menghadapi permasalahan nya dan menerima apa yang akan terjadi walaupun dia tidak akan menyerah dengan keputusannya sendiri,tapi semakin kekehnya Rafa pada pendiriannya semakin kekeh juga keputusan ayahnya


pintu kamarnya diketuk dan muncullah seorang wanita cantik tapi lebih cantik Rafa


"fa apa kabar"wanita itu merentangkan tangannya dan....


"kakak...." Rafa memeluk kakaknya,ia sangat merindukan seorang yang menuruti semua perkataannya tidak dengan orang tuannya.


owh iya nih satu lagi sifatnya Rafa,ketika Rafa marah ia tidak akan memikirkan orang lain.yang hanya ia pikirkan adalah dirinya sendiri egois bukan ya itu karna ia ingin dirinya bahagia seperti kakaknya yang saat ini.


Kirana Allysa Sanjaya Putri kedua dari keluarga Sanjaya ia berusia 27 tahun.kirana sekarang berprofesi sebagai model ia seharusnya menikah dengan Adrian sang duda tapi karna Kirana lebih mementingkan kariernya terpaksa Rafa yang harus menggantikannya, Rafa belum mengetahui bahwa kakaknya lah yang menyuruh orang tua mereka supaya Rafa yang di jodohkan bukan dirinya.kirana belum mempunyai calon suami ataupun pacar itu hanyala alasan ayah Rafa untuk tidak memaksa putri petamanya untuk menikah dengan Adrian.

__ADS_1


Alasan adanya perjodohan antara keluarga Sanjaya dengan keluarga Adrian karena ada perjanjian antara ayah Rafa dengan Adrian.


Adrian memiliki saham yang paling banyak di perusahaan ayah Rafa sebesar 70% banyak bukan karna itu lah Adrian mengajukan perjanjian bahwa salah satu putri Sanjaya harus menikah dengan nya untuk menutupi masalah karna dia dituduh menghamili dua orang wanita entah itu suruhan dari lawan perusahaannya dan telah di ketahui oleh media masa karna itu lah dia mau memperbaiki nama baiknya dengan adanya Rafa sebagai calon istri nya bahwa ia telah berubah dan tidak akan mengkhianati calon istrinya,dengan adanya berita bahwa dia sudah memiliki calon istri nama baik nya akan kembali dan berita tentang Adrian akan dibuat penfitnahan dan pencemaran nama baik bagi Adrian,itulah alasan bagi Adrian walaupun hanya dia yang diuntungkan dalam perjodohan ini.


__ADS_2