RAFA ADELIA SANJAYA

RAFA ADELIA SANJAYA
08.


__ADS_3

Rafa keluar dari mobil dan menatap takjub rumah mewah yang ada di depannya sekarang


"ngapain sih lu liatin rumah gue kayak gitu norak tau"


"cihhhh untung nih rumah bagus kalau ngak udah gue muntahin nih lantai"bantin rafa


"Ayuk....."


"iya tuan"jawab Rafa dengan memeletkan lidah nya ke Adrian


mereka sekarang berada di ruang keluarga yang cukup besar


"keli antar dia ke gudang,mulai sekarang dia akan tidur dan tinggal di situ" tegas Adrian


"baik tuan"jawab keli menatap Rafa


"Non Rafa ayok ikut saya"


"tuan apakah tidak ada kamar lain untuk saya tempati , gudang itu sangat menakutkan bagi saya tuan"tanya Rafa


ia berharap dengan datang kesini kehidupannya akan berwarna dan akan menarik tapi sekarang malah tambah merana


"kamu pikir ini hotel ,enak aja kamar lain lihat dulu diri kamu pantas ngak tinggal di rumah ini kamu tu pantasnya tinggal di gudang" jawab Adrian

__ADS_1


"songong banget nih orang untung hati gue kuat kalau ngak bheeh udah gue smaxdown lu"batin Rafa menatap kebawah seakan ia tersakiti tapi malah ngoceh dalam hati


"Ya udah pak,eh mas,eh bapak,eh Atuk, eh apa ya.... owh eh tuan"


"saya bermisi dulu mau kekamar impian"jawab Rafa bermaksud mencairkan suasana di ruangan yang luas tapi bikin panas


Keli senang bahwa Rafa tidak selemah yang ia pikirkan ,Rafa sosok perempuan yang ceria dan tidak mudah rapuh.


"tunggu....nona Rafa Adelia Sanjaya yang terhormat"timbah Adrian


"plak...dan plak"Adrian menampar pipi Rafa


Rafa menatap Adrian dan memegang pipinya yang terasa panas dan langsung melayangkan tangan nya untuk membalas perbuatan Adrian padanya tapi itu tidak mungkin karna Adrian lebih dulu menghadangnya dan menatap tajam ke arah Rafa.


tadi saya hanya bercanda seperti yang kamu lakukan pada saya" timbah Adrian dan menatap acuh Rafa yang kini mengepalkan tangannya


"Anda nampar saya hanya buat bahan candaan.....wah wah wah lucu sekali candaan anda"jawab Rafa dengan menatap tajam Adrian seakan ia ingin membunuhnya


"Diam..apa kamu berhak berbicara disini"hardik Adrian pada Rafa


"keli bawah siluman kera ini ke gudang dan beritahu pada semua pembantu disini bahwa mereka kedatangan budak baru" Adrian menatap sinis pada Rafa dan berlalu pergi ke ruang kerjannya


"non Rafa tidak akan bisa mengalahkan tuan adrian walaupun itu dengan kata kata sekalipun"timbah keli pada Rafa

__ADS_1


"iya aku tau semua orang tau bahwa setan pun tidak bisa di kalahkan dengan kata kata sekalipun dia bisa dikalah dengan kata sabar"


jawab Rafa


Rafa sekarang sibuk merapikan tempat baru nya ,tempat yang kotor bahkan sudah lama tidak di tempati jika Rafa seorang anak indigo pasti ia akan berteriak dengan apa yang ia lihat di ruangan tersebut


"Apa-apaan nih kasur aja ngak ada lemari juga ngak ada "Rafa menghela nafas ia cuman melihat sekumpulan kardus yang tidak berguna di dalam gudang tersebut.


______


"Hai anak baru ya"sapa Ana salah satu pembantu


"hah anak baru... pembantu masksud kamu"tanya balik Rafa


"iya trus apa lagi ,,ngak mungkin kan kamu salah satu wanitanya tuan"jawab Ana memperhatikan penampilan Rafa dari atas sampai bawah


"hehehe iya ya"jawab Rafa dengan recehnya


"owh iya kenalin aku Rafa" Rafa mengulurkan tangannya ke ana


"Aku ana"......


#Lanjut kuy

__ADS_1


__ADS_2