RAFA ADELIA SANJAYA

RAFA ADELIA SANJAYA
05.


__ADS_3

"tok.tok.tok...."suara pintu kamar Rafa diketuk oleh bibi Yani pembantu keluarga Sanjaya


"ya sebentar"Rafa baru keluar dari kamar mandi dan langsung membuka pintu kamarnya.


"ada apa bi"tanya Rafa


"non dipanggil sama bapak di bawah"jawab bi Yani


"owh..makasih bi nanti Rafa kesana"Rafa menutup pintu nya dan langsung ke ruang ganti baju


Di ruang keluarga


"Ada apa yah"tanya Rafa


"Besok kalian ketemu di kafe Algianta"jawab ayah Rafa


"jam berapa"tanya Rafa dengan malas


"jam 2 siang dan...."belum sempat ayah Rafa melanjutkan,rafa keburu pergi ke kamarnya


"hmm...."jawab Rafa sambil pergi ke kamarnya ia sangat malas membicarakan duda itu sangat membosankan


"dan kamu harus lakukan apa yang ia inginkan rafa"sambung ayah Rafa sambil melihat putri keduanya pergi begitu saja dan menghela nafasnya


"maafkan ayah Rafa maaf kan ayah jika seperti ini pada mu"batin ayah Aditama


"duh gimana dong gue harus buat dia ilfil sama gue dan juga ngak mau nikahin gue"Rafa memikirkan caranya agar Adrian tidak menyukainya


"AhaaašŸ’”sebuah ide masuk ke otak gue"timbah Rafa dan merebahkan dirinya di kasur,sekarang masih jam 9 malam belum saatnya ia ke alam mimpi


"awas aja loh besok duda kampret,berani banget nikahin gue"batin Rafa dan ia membuka hp nya melihat SMS yang dikirimkan oleh Fadli dan abim,mereka hanya menanyakan keadaan Rafa.


Kafe Algianta


Rafa duduk di sebuah bangku VIP yang di pesan oleh Adrian untuk pertemuannya udah hampir 2 jaman Rafa menunggu di situ tapi Adrian belum juga muncul


"lama amat sih udah lumutan bokong gue nih"timbah Rafa

__ADS_1


Rafa beranjak dari duduk nya dan ketika melangkah suara seseorang menghentikannya


"non Rafa sebentar"suara sekretaris Adrian lah yang memanggil Rafa


"ya ada apa ya mas"tanya Rafa,sebenarnya Adrian dan sekretarisnya sudah sampai beberapa menit yang lalu tapi Adrian bingung karna bangku yang ia pesan di duduki oleh seorang wanita jelek dengan tompel besar dipipinya dan juga giginya yang monyong ia sangat jijik melihat cewek tersebut karna itulah ia menelfon ayah Rafa menanyakan dimana calon istrinya dan ternyata cewek itu lah,ya kalian pasti tau cewek itu Rafa sebuah ide yang dipikirkannya malam kemaren.


"Non Rafa kan"tanya keli sekretaris Adrian


"ya kenapa"jawab Rafa ia menatap seseorang yang baru datang menghampirinya dan juga keli..itu Adrian


"Tuan ini non Rafa yang akan di nikahkan dengan tuan"timbah keli pada Adrian yang sudah duduk di kursi dengan mata yang memperhatikan Rafa dari ujung kepala sampai ujung kaki ia langsung mengeleng dan menatap tajam pada Rafa.


"hmm.."jawab Adrian dengan malas karna melihat calon istri yang tidak seperti dipikirkan nya,seorang wanita cantik,anggun dan berwibawa tapi itu semua terbalik dengan penampilan Rafa sekarang ini ia sekarang seperti wanita kampung dengan tidak memakai sepatu hanya sendal saja dan bajunya Lusuh seperti tidak ada nyawa.


Rafa tersenyum senang melihat penampilannya yang pasti tidak akan disukai oleh Adrian dan itu benar sekali mata yang menatap Rafa menandakan rasa jijik juga ilfil.


"Silakan duduk non Rafa"timbah keli pada Rafa


"baik" jawab Rafa dan sebelum bener bener duduk suara Adrian menghentikannya dan menatap bingung kepada Adrian.


"keli bawa kursi lain kesini jangan biarkan dia duduk di kursi VIP ini dia akan mengotorinya dan juga lihat penampilannya sangat tidak masuk akal untuk seseorang yang sudah dewasa.


Rafa menatap tajam pada Adrian berani sekali ia menghinanya dengan sebutan murahan,jika bukan karna ia ingin Adrian melihatnya seperti sekarang ini dia tidak akan berpenampilan yang membuat harga dirinya jatuh melainkan dia akan berpenampilan cantik seperti yang dipikirkan Adrian.


"maaf tuan Adrian tapi saya sudah duduk duluan disini apa bedanya dengan saya duduk sekarang"jawab Rafa pada Adrian


Rafa memang merubah penampilan dan juga bicaranya yang tidak seperti biasanya,sekarang ia harus seperti gadis gadis pada umumnya yang menurut apa yang orang lain perintahkan padanya.


"Diam Lo,,,siapa yang ngijinin Lo bicara hah"Bentak Adrian pada Rafa ia menutup hidungnya seakan mulut Rafa sangat bau


Rafa menatap geram pada Adrian yang kurang ajar padanya tapi ini sudah dipikirkan Rafa sejak awal ia akan bersabar atas semua perkataan cowok tersebut dan mau tidak mau Rafa harus berdiri ia tidak jadi duduk.


"keli cepat cari kursi kalau tidak ada suruh saja dia duduk di bawah"timbah Adrian pada keli ia tidak menghiraukan Rafa akan malu atau tidaknya


"baik tuan"timbah keli dan langsung memanggil direktur kafe tersebut dan selama beberapa detik menunggu akhirnya Rafa duduk di kursi yang agak kusam dan rapuh


"baik nona Rafa ini surat perjanjian pernikahan non Rafa sama tuan Adrian "timbah keli sambil memberikan sebuah map yang berisikan keuntungan untuk Adrian saja bukan untuk Rafa.

__ADS_1


"hah tuan Adrian masih mau menikah dengan saya lihatlah penampilan saya ini itu akan sangat merugikan tuan sendiri kalau tuan masih mau menikahi saya"jawab Rafa sambil menatap Adrian yang sedang memainkan hp nya.


Adrian menatap Rafa dan"hahahahahaha Lo percaya diri banget ya gue tu cuman manfaatin loh doang bukan gue mau menikah sama Lo,pernikahan kita hanya 6 bulan dan setelah itu gue akan cerain loh"sebenarnya Adrian tidak akan menceraikan Rafa karna ia berpikir Rafa seseorang wanita cantik dan anggun tapi sekarang tidak dia akan menceraikannya.


"owh gitu ya tuan hahahahah saya terlalu berpikir terlalu jauh"jawab Rafa dengan kekehan kecil tapi dalam hatinya ia sangat marah atas apa yang dikatakan oleh Adrian


"cih dasar duda sombong awas aja Lo kalau sampai suka sama gue"batin Rafa


Rafa menatap surat perjanjian itu dan membacanya ia sempat sangat kesal dengan surat perjanjian itu,,isinya kalian mau tau nih:


1.Pihak suami selalu bener tidak boleh di bantah


2.Pihak suami boleh membawa wanitanya kerumah


3.pihak istri tidak boleh berhubungan dengan lelaki lain apalagi sampai tidur bersama


4.tidak boleh mengetahui urusan suami tapi suami boleh mengetahui urusan istri


5.uang bulanan hanya 5juta


bla bla bla bla


"dih isi surat ini sama dengan orang nya buat darah tinggi gue naik aja"batin Rafa


"tuan isi surat ini hanya menguntungkan tuan saja tidak ada yang saya dapatkan dalam pernikahan ini"timbah Rafa pada Adrian


Adrian kemudian menatap keli dan berdiri


"Kel urus dia gue males bicara Ama dia Bauk" Adrian kemudian pergi meninggalkan Rafa dan keli


"Dih awas aja loh,akan gue buat loh jatuh hati ke gue"batin rafa.


________


lanjut episode berikutnyašŸ¤­šŸ˜‰


follow IG author dong @sri_mulyani_1204

__ADS_1


__ADS_2