
--------
Lara yang mulai masuk kedalaman pekarangan rumahnya,dan terus berjalan hingga masuk kedalam rumahnya,dan langsung menuju Tangga rumahnya untuk menuju kamarnya
"ehh anak mama udah Pulang" ucap mama nia yang menghampiri Lara di anak tangga
"iya mah,lara naik dulu yah,bye"ucap lara yang langsung mencium pipi kanan mama nya,yang langsung menaiki anak tangga dan meninggalkan mama nya ditangga.
" itu anak kenapa yah,engga biasa-biasanya senyum kaya gitu,"ucap mama nia yang heran dengan tingkah laku lara,karna lara Selama ini orangnya cuek,dan paling suka mengurung diri kamar.
------------------
Lara yang merasa berbunga-bunga langsung merebahkan dirinya di atas kasur,sambil melihat langit-langit kamarnya,sambil memikirkan yang terjadi tadi waktu rian menembak lara dengan begitu romantis.
"akhhh kok gua udah rindu lagi yah dengan rian" gerutu lara yang sedang merindukan pujaan hatinya. "apa aku telfon saja yah"sambung lara yang memegang hpnya dan bersiap-siap untuk menghubungi rian.
" drtttdrttttdrttttt"3 kali lara menelepon rian tapi tak ada jawaban dari seberang sana.lara yang merasa diabaikan dan jengkel langsung menyimpan hpnya dia atas meja dan berjalan menuju kamar untuk membersihkan dirinya yang serasa lengket.30 menit kemudian lara keluar dari kamar mandi,dengan menggunakan handuk yang sangat seksi yang memperlihatkan kaki jenjang nya,serta bahunya yang mulus.
Lara yang langsung menuju keruang ganti dan setelah selesai,langsung menuju kasur.lara langsung mengambil benda Pipihnya,yang berharap rian akan menghubungi balik.
"tadi dia membuat gua berbunga+bunga,eh sekarang dia malah ngerusak suasana hatiku" gerutu lara yang merasa kesal.
------------
Rumah rian,setelah rian tadi mengantar pulang,rian langsung menuju rumahnya. 30 menit kemudian dia telah sampai dikediamannya yang menurut rian seperti di neraka.
__ADS_1
"selamat sore den" ucap mang ucup yang langsung bergegas membuka pagar yang tinggi nan kokoh.
"selamat sore juga mang" ucap rian yang langsung menuju bagasi mobil.
Setelah keluar dari mobil rian menghempaskan nafasnya dengan kasar,dan memantapkan hatinya untuk masuk kedalam ruamhnya.rian membuka pintu dan berjalan menuju kamarnya,langkahnya terhenti ketiga mendengar suara ribut,dan diapun akhirnya mencari asal suara tersebut dan mengintip serta mendengar dari luar.
"pokoknya aku minta cerai"ucap mama gina mamanya rian.yang berdiri menghadap ayahnya rian
"hahaha dasar wanita licik,masih untung aku menyayangi anakmu si rian itu,"tawa ayah rian yang begitu kerasnya.
" jaga ucapan mu yah,rian itu anakmu bukan anak orang lain"teriak mama rian yang tak terima atas perkataan suaminya tersebut.
"kata siapa rian anak ku hah,emang kamunya aja yang mau di akuin" ucap ayah rian dengan senyum sinisnya.
"hahahaha apa kamu tidak sadar kamu selama ini udah nidurin berapa banyak perempuan gatal diluar sana ciuhhhhh" ucap mama rian sambil meludah didepan ayah rian.
PLAKKKKKKK
Satu tamparan yang begitu keras mengenai pipi mamanya rian dan membuat bibir mamanya rian pecah dan mengeluarkan banyak darah.
Rian yang menyaksikan pertengkaran tersebut dadanya terasa sesak dan hatinya begitu sakit mendengar apa yang kedua orang tuanya katakan tadi,rian yang masih mematung didepan pintu kamar orang tuanya.tiba-tiba pintu kamar terbuka dan ayah rian yang keluar Tanpa memperdulikan rian seolah-olah rian tak ada disitu.
----------
Setibanya rian di dalam kamar,rian langsung menghamburkan semua barang-barang yang ada di atas meja.dan rian juga meninju cermin lemari nya yang tanpa dia rasa darah semakin banyak keluar akibat serpihan kaca.
__ADS_1
"kenapa harus gua yang harus ada diposisi ini"teriak rian dengan frustrasi sambil duduk dan menagis.
Rian yang lupa mengabari lara karna fikirannya yang kacau akibat pertengkaran kedua orang tuanya.rian pun naik ke atas tempat tidurnya dan masih belum menyadari bahwa tangan nya yang berdarah.tak perlu lama rian pun akhirnya tertidur dan semoga saja bermimpi indah.heheh
Tengah malam rian terbangun karna merasakan tangan nya perih,sontak rian kaget.melihat tangannya yang telah terpenuhi darah kering.dan dia langsung mengambil p3k dan mengobati tangan nya serta tak lupa memperban tangannya.rian baru ingat Bahwa dia belum mengabari lara sejak tadi sore.
---------------
Didalam kamar lara
Lara Masih terjaga,dia terlihat gelisah karna belum dapat kabar dari rian sejak terakhir tadi mereka ketemu.
Rian kenapa yah,apa jangan-jangan dia ada masalah,batin lara
Tak lama handphonenya pun berdering.sontak lara langsung menindis tombol hijau.
"--------------------------"
" hallo kok kamu baru ngabarin sih?" tanya dengan kesalnya dan cuek
"-------------------------"
"ohiya kalo gitu,emm gimana aku mau tidur kalo aku nunggu kabar dari kamu" ucap lara dengan jujur sambil senyum lebar
"-------------------------"
__ADS_1
"love you too,kalo gitu aku tidur yah"ucao lara dan langsung mematikan sambungan telfonnya.
" MAAF YAH KKA KALO PENGUCAPAN ATAU KATA" KU KURANG BAIK,SOALNYA AKU NULIS LANGSUNG NGETIK DIHP,DAN JANGAN LIKE,AND VOTE YAH"