
"iya serasa dunia milik kalian berdua"canda f
Gea sambil senyum.
--------------
Mereka berenam berjalan melewati lorong-lorong kelas,dan tak lupa banyak pasang mata melihat kearah mereka terutama para siswi banyak yang melihat lara and the gank dengan tatapan iri.
"duh gantengnya calon iman gua" ucap salah satu siswi sambil halu
"iya apalagi willy gantengnya kebangetan" ucap siswi yang lainnya
"hahah mana ada cantikan gua kebanding lara"ucap salah seorang siswi yang membenci lara,siapa lagi kalo bukan intan orang yang selalu iri terhadap lara,yang selalu mencari-cari kejelekan lara.
"apaan sih kalian,terutama lo intan jaga haluu,ngga lihat lara secantik apa,dan lihat rian mengandeng tangan lara"ucap nia dengan tatapan judes ke arah intan karena sikap sombong intan.
" hahahah lihatin aja,lambaun laun lara akan menderita"ucap intan yang langsung pergi meninggalkan tempat tersebut
"dasar nenek lampir,ngga ada malunya"ucap nia yang kesal dengan sifat intan.
-------------
Mereka pun sampai dikelas XII IPA,dan menuju kursi masing-masing.
__ADS_1
"ra lo jangan lupa untuk ngasih kita pj(pajak jadian)"ucap widya
"iya ra kita kemaren udah capek-capek ngedekor tuh tempat"ucap gea
"ok deh,terserah kalian semua maunya dimana"ucap lara
" iya biar gua yang traktir lo Semua"sambung rian yang tiba-tiba menjawab.
"ok entar pulang sekolah kita ketemu di parkiran sekolah"sahut eki dan dijawab anggukan oleh kelima temannya.
Dan tak lama bel pun berbunyi,dan tak lama kemudian guru pun tiba,dimana lara yang sangat membenci mata pelajaran tersebut yah apa lagi kalo bukan(kimia).pak hendra pun mulai mengabsen semua murid.setelah dua kali pak hendra menyebutkan nama lara namun tak kunjung ada jawaban.
"LARA AGNESIA MARTIN"setengah berteriak pak hendra yang sambil jalan mendekati meja lara.
HAHAHAHAHHA
Semuanya langsung Ketawa keras,tinggal rian yang ketawa,meski dirinya ingin sekali ketawa,namun dia tahan karna bisa jadi dapat getahnya.
"saya sedang mengabsen lara,dan saya tidak menyuruh kamu melamun"ucap pak hendra dengan penuh penekanan diujung kalimatnya.
" lara cepat kamu berdiri didepan karena kamu tidak konsen dengan mata pelajaran Saya"sambung pak hendra sambil menyuruh lara maju kedepan.
"loh saya dihukum sih pak,emang salah saya apa pak" ucap lara yang merasa dirinya tidak melakukan kesalahan apa-apa,meski dirinya belum menyadari.
__ADS_1
"cepetan kedepan lara,atau mau saya kasih hukuman yang lebih berat,dengan berlari mengelilingi lapangan 10 kali" tegas pak hendra.
"iya deh pak saya maju kedepan" ucap lara sambil berjalan menuju kedepan,"emang dia guru olahraga raga apa,dasar guru nyebelin"gerutu lara yang terus berjalan.
"apa yang kamu katakan" ucap tiba-tiba pak hendra yang sedang berjalan dibelakang lara.
"tidak pak,saya bilang bapak ganteng"ucap lara dengan memutarkan bola matanya dengan malas.
20 menit sudah lara berdiri didekat meja guru,dan akhirnya lara disuruh duduk.
"itu guru atau apasih kejam amat"ucao lara kesal.
"haha makanya lo itu harus konsen,jangan melamun mulu entar lo kesambet"canda widya yang sambil ketawa.
"kaki kamu tidak pegal sayang,sini biar aku yang mijitin"ucap rian yang langsung mengambil kaki lara namun ditepis oleh gea
"hey lo baru sehari jadian udah gitu,apa kabarnya kalo udah lama" ucap gea dengan mebelototin rian
"ih apaan sih lo gea sensitif amat," bela lara yang tak suka empunya dibelototin.
"uwekkk"ejek rian yang langsung menjulurkan lidah nya ke arah gea.
-------------
__ADS_1