Raja Iblis Yang Agung

Raja Iblis Yang Agung
Chapter 10


__ADS_3

Akhirnya Austin mengenalkan Higashi kepada para Dewan, ketika sedang memperkenalkan Higashi kepada para Dewan.


"Yang Mulia, Gawat Para Orc menyerang Desa Elf di Tenggara" Kapten Pengintai menundukkan kepalanya


"Apa Katamu, Mustahil kekuatan Orc dan Elf sangat berbeda jauh" Austin menjawab dengan tenang


"Benar, Ada yang aneh dengan pergerakan Para Orc itu" Kapten pengintai


"Apakah kamu tahu orang yang melakukan ini dari balik layar" Austin mengambil Buah yang ada di sebelah kanan


"Maafkan saya Yang mulia, Saya tidak mendapatkan apa apa dari sana" Kapten pengintai


"Baiklah, Sekarang kamu Istirahat" Austin


"Baik"


Akhirnya Kapten pengintai itu istirahat di istana untuk melepaskan kelahan mereka karena informasi yang mengejutkan


"Aliana, Panggil Para dewan menuju ruangan rapat" Austin berdiri dari Singgasananya dan pergi menuju ruang rapat


"Baik Yang mulia" Aliana membukukan badannya sampai Austin pergi


Akhirnya Para dewan berkumpul diruangan rapat. Disana banyak bawahan Austin yang berkumpul


Austin yang baru saja datang segera duduk di singgasananya dan ia pun menggerakkan tangannya dan menunjuk beberapa dewan untuk mengawal Austin yang hendak ingin membantai pasukan Orc


Disana Para Orc telah menghancurkan Desa Elf. Para Orc itu merendahkan Ras Elf mereka yang menjadi tawanan selalu diejek oleh Para Orc


Di lain sisi pasukan Austin segera pergi menuju desa Elf untuk menghentikan serangan para pasukan Orc. Orc King memiliki kekuatan yang lebih besar daripada Raja Iblis Lucifer


"Yang Mulia Raja, Para Orc terus membantai para Elf. Apa yang harus kita lakukan" Lucifer membukukan badannya


"Perintahkan pasukan kita untuk menyerang pasukan Orc" Austin menyenderkan pipinya ditangannya

__ADS_1


"Baik Yang mulia Raja" Lucifer


Akhirnya Pasukan Austin segera menyerang para Orc yang sedang membakar desa Elf di hutan. Sedangkan Austin dan para bawahan menuju Orc king untuk bertarung. Sesampainya disana Para Orc sudah menunggu kedatangan Austin


"Sepertinya Kau sudah mempersiapkan pasukan sebaik baiknya" Austin berdiri ditengah Area yang luas melihat ribuan pasukan Orc


"Hahahahah, Disini akan menjadi Kuburan untuk mu" Orc King sambil berjalan menuju Austin


"Paduka tidak perlu melawan Makhluk Rendah itu, Biar saya saja" Muster menundukkan kepalanya dan memegang dada disebelah kiri


"Hm... Kalau begitu Orc king milikmu" Austin pergi dari sana dan berjalan menuju Lucifer


"Terima kasih Pasuka" Muster


Akhirnya Muster berjalan Menuju Orc king. Pada akhirnya Muster akan dijuluki sebagai Si Jubah hitam karena ia memakai Jubah hitam bercorak Emas di dadanya.


"Lucifer Ku izinkan kau menggunakan para mayat Orc untuk memanggil Arc demon" Austin


"Terima kasih paduka" Lucifer tertunduk karena bahagia


"Mundurlah Muster, Kau terluka parah" Austin berjalan menuju Muster


"Hah.. Hah... Hah Aku baik baik saja paduka" Muster terengah-engah sambil memegang lukanya


"Mundur" Austin menaikkan nadanya


Akhirnya Muster Mundur dari sana dan Austin berhadapan langsung dengan Orc king


"Sekarang Lawan Mu adalah Aku. Kalahkan saya bila ingin menjadi Orc sejati" Ucap Austin sambil merentangkan tangannya dan tersenyum kecil


"Haaaaaaa(Teriak) aku adalah makhluk terkuat akan ku kalahkan kau" Orc king berlari kencang menuju Austin


"Makhluk rendahan" Austin mengeluarkan sihir Api bernama Inferno yang menyerang Orc king

__ADS_1


Sihir itu mengenai Orc king dan membuat Orc king terluka, Tetapi tidak terluka parah karena Orc king menggunakan sihir Barrier.


"Hm.... Hebat juga. Gimana kalau sihir ini" Austin menunjukkan Jarinya ke Orc king dan mengeluarkan sihir petir dari jari telunjuknya


Namun Orc king memiliki ketahan Petir yang membuat dirinya tidak mempan dengan serangan Petir


"Hahahaha Cuma segini saja kemampuan mu" Orc king berlari mengarah ke Austin dan menyerang nya


Austin pun menghindari serangan Orc King dan menendang Bagian perut Orc king setelah menghindar. Orc king terseret karena tendangan Austin


"Ternyata kau juga kuat" Orc king meletakkan Pedang nya ketanah dan menggunakan sihir Penghancur


Austin melihat Sihir penghancur yang lumayan Kuat Sihir itu berwarna emas dengan lingkaran Tiga di depan Orc king


"Sihir Penghancur atau destroyer, Hahahaha ternyata kamu boleh juga" Austin pun langsung merentangkan tangannya dan membuat Barrier khusus yaitu barrier 1 lapis berwarna Ungu


Biasanya Barrier berwarna Hijau dengan Lingkaran yang besar tetapi Barrier Austin berwana Ungu ditengahnya ada lingkaran sedang berwarna emas


"Lenyapkan segalanya Sihir penghancur" Ucapan Orc itu membuat Sihir Penghancur melepaskan serangannya dan serangan itu mengarah ke Austin


Barrier Austin berhasil menahan serangan Orc king tanpa terluka sedikit pun.


"Mustahil, Gimana kau bisa selamat dari serangan ku" Orc king itu menggunakan nada yang panik


"Mudah, Aku lebih kuat daripada mu" Austin sambil membersihkan Debu akibat serangan Orc king di dadanya


"Bagaimana dengan sihir ini. Melampiaskan seluruh amarahnya, Amarah yang luar biasa dan Sihir yang hebat. Keluarlah Megaafross" Orc king membuat Segitiga dengan jarinya


"Megaafross, Lumayan juga kau, Tetapi masih terlalu lemah untuk ku" Austin berbicara dengan tenang sambil mengeluarkan sihir Barrier yang sama dengan yang tadi


Austin menggunakan Mata Eyes untuk melihat Kapasitas Sihir Orc king. Sihir Orc king sudah sangat berkurang jadi Mustahil untuk Orc king mengeluarkan sihir yang dasyat


"Sekarang giliranku, Yang melahap segala Kelaparan Metafores" Austin menggerakkan satu tangannya menuju kedepan dan mengeluarkan Metafores

__ADS_1


Sihir Metafores membuat lingkaran sihir berwarna emas ditangan Kanan Austin, Akhirnya Austin menembakkan sihir tersebut sangking Kuatnya daya ledaknya hingga membuat daerah sekitar terkena Imbasnya


Akhirnya Orc king hangus karena serangan tersebut.


__ADS_2