Raja Iblis Yang Agung

Raja Iblis Yang Agung
Chapter 8


__ADS_3

"Greart Fortress" Ucapan mantra dari mulut Austin. Secara tiba-tiba tanah disekitar menjulang tinggi


Itu disebut sebagai Greart sedangkan dibelakang Greart ada Fortress atau benteng yang akan ditempati oleh Austin dan para bawahannya


Para Manusia itu terkejut melihat Sihir itu. Para Pasukan iblis sudah bersiap di atas Greart dengan senjata mereka masing-masing


Akhirnya Victor menyerang Greart itu dengan sihir namun Greart itu anti sihir. Jadi kekuatan Victor tidak terlalu berguna


Mau tidak mau manusia harus menaiki Greart itu namun para Iblis telah bersiap satu persatu manusia tertusuk dan mati di Greart itu


Namun Victor berhasil mengalahkan para pasukan iblis dengan pedangnya itu. Secara tiba-tiba Liana menyerang Victor dengan sihir Listrik


Namun Victor berhasil menepis Sihir Liana itu. Victor melakukan serangan balasan terhadap Liana dengan pedangnya itu


Akhirnya pertempuran antara Victor dan Liana terjadi. Liana berhasil berkali-kali dalam Menepis serangan Victor namun ketika Victor ingin menyerang kembali Liana tidak bisa menahan Pedang Victor yang terbuat Khusus itu


Akhirnya Liana terluka. Namun luka Liana tidak cukup parah dengan sigap Liana segera Menyembuhkan lukanya dengan sihir.


Austin segera keluar dari Fortress nya. Dan mengajak Duel Victor. Austin telah membuat sihir khusus untuk mengalahkan Si Victor itu


"Kira kira Kali ini kamu akan Mati atau selamat" Austin sambil menuju ke arah Victor


"Jika aku tidak selamat. Akan ku cari terus agar aku bisa selamat" Victor mengarahkan pedangnya kepada Austin


"Jawaban yang menarikk" Austin sambil menyerang Victor


Austin mulai mengeluarkan Seluruh kekuatannya untuk melawan Victor Austin menggunakan Mata Magis untuk menggantikan Waktu disekitar Victor


Gerakan Victor terhenti seketika. Tiba tiba Victor seperti merasa kembali ke masa lalu dimana masalalu Si Victor ini

__ADS_1


"Lihat sayang ku. Dia lahir dengan sehat" Sahut ibu Victor kepada ayahnya


"Benar Sayangku" Ayahnya


Di sekolah Victor adalah murid yang teladan Victor memiliki nilai di atas rata rata dalam seni bela diri Terutama di Bidang pedang


Victor yang hidup bahagia dipinggiran desa itu hidup dengan bahagia bersama keluarganya. Namun ketika Bangsa iblis menyerang Dunia manusia semuanya berubah


Keluarga Victor berserta adiknya terbunuh didepan mata Victor. Victor yang melihat itu diselimuti rasa marah sekaligus sedih kepada umat iblis


Bertahun-tahun ia terus berlatih agar menjadi kuat dan sampai saat ini Victor terpilih menjadi pahlawan


"Ayah dan Ibuku dibunuh oleh manusia. Aku akan membalaskan dendamnya untuk Keluarga ku" Victor sambil berteriak dan bergerak secara perlahan-lahan dari mata magis penghenti waktu milik Austin


"Kamu tidak cocok menjadi pahlawan. PAHLAWAN ITU BERJUANG DEMI RAKYAT DEMI UMAT SERAS BUKAN DEMI BALAS DENDAM VICTOR" Austin sambil berteriak


"Jika kamu tahu kenapa kamu masih ingin balas dendam" Austin sambil menggunakan mata magisnya itu


"Itu janjiku kepada keluarga ku. Janji adalah janji" Victor


"Jika begitu Matilah wahai pahlawan ku" Austin mengeluarkan pedangnya dan menusuk Victor


Victor sepertinya tidak melakukan perlawanan. Para umat manusia melihat Pahlawan mereka tertusuk menggunakan pedang. Secara perlahan lahan Victor terjatuh dari atas Fortress milik Austin


"Sudah berakhir pahlawan ku" Austin


Secara tiba-tiba Badan Austin bercahaya silau.


"Hoooo.jadi ini sihir khusus pahlawan. Sihir penggandaan Muasal" Austin diatas fortress

__ADS_1


Tiba tiba Victor kembali hidup dan berkata


"Kamu salah Austin. Aku juga berjuang demi manusia" Victor menuju ke Austin dan mengarahkan pedangnya itu


Austin mengeluarkan Sihir Barrier di lokasi Pedang Victor yang ingin menusuk dada Austin


Austin merasakan bahwa serangan itu dipenuhi oleh rasa kebahagiaan umat manusia dan barrier milik Austin pecah


Austin tertusuk di bagian dadanya


"Kamu adalah manusia yang paling menyusahkan ku. Tetapi aku tidak akan mati dengan tusukan yang lemah ini" Austin sambil menghempas Victor


Pasukan Manusia telah dipukul mundur oleh Iblis. Mau tidak mau manusia dan Victor harus mundur kembali ke wilayah mereka


Akhirnya masing-masing pasukan saling menarik diri dari medan perang. Di dunia manusia Pasukan Victor berjalan di tengah-tengah kota membawa kekalahannya


Para manusia khawatir bila dunia manusia akan kalah menghadapi Iblis itu. Di Akademi manusia para Murid diajarkan kekejaman Iblis agar manusia generasi selanjutnya akan membenci Para Iblis


Sedangkan di Akademi iblis para murid diajarkan bagaimana cara agar bisa mengalahkan Pahlawan. Sudah Ratusan bahkan ribuan tahun iblis dan manusia Saling berperang tanpa ada kedamaian sekalipun


Austin semakin sulit untuk menyatukan Dunia Iblis tersebut. Dunia iblis sangat Tandus Yang begitu parah. Bahkan Umat iblis kembali seperti kemasa kekacauan


Iblis dengan iblis saling berperang demi merebutkan tanah yang subur. Bahkan mereka menggunakan seluruh cara agar mempertahankan kerajaan mereka masing-masing


Di istana. Austin memerintahkan Panglima perang yaitu ben dan Lucifer untuk melakukan Invasi kepada Dunia manusia. Ben dan Lucifer menerima perintah itu lebih dari 20 ribu iblis diberangkatkan


Para manusia tidak mengetahui bahwa Iblis mulai melakukan invasi terhadap dunia nya. Ben dan Lucifer menyatukan kekuatannya untuk membangun Fortress yang besar untuk 20 ribu pasukan


Akhirnya Fortress itu berhasil dibuat. Panglima Tertinggi di pimpin oleh Ben dan wakilnya Lucifer.

__ADS_1


__ADS_2