Ratu Kembali Ke Sekolah

Ratu Kembali Ke Sekolah
79. Pedang Pembunuh Monster


__ADS_3

Pada jaman modern ini perkembangan teknologi sudah sangat maju, namun sebaliknya bisnis pembuatan pedang yang dulu sangat ramai kini sudah mulai menurun.


Di tempat pembuatan pedang ada seorang laki-laki paruh baya yang bekerja di sana.


Yin Wushuang datang ke tempat itu kemudian ia meletakkan beberapa lembar uang di atas meja lalu berkata pada pengrajin pedang itu, "Saya ingin membuat pedang, panjangnya sekitar 19 cm dan lebarnya sekitar 6 cm, tetapi pedangnya tidak usah terlalu tajam."


"Tidak usah terlalu tajam?" Nona, untuk apa kau membuat pedang ini?"


"Mengusir iblis."


"HAHAHA....Kalian orang kota aneh-aneh saja."


Setelah pedang selesai dikerjakan, Yin Wushuang pun langsung pergi.


Saat ini jam masih menunjukkan pukul 10 malam, dan satu jam lagi pukul 11 malam.


Malam ini, iblis keluar dari kaki Gunung Lishan.


Cahaya bulan bersinar terang, bayang-bayang yang tersinari cahaya bulan dari atas itu terlihat di tanah.


Angin malam berhembus, bayang-bayang pohon yang bergoyang itu tampak seperti iblis yang hendak mencakar.


Sangat mengerikan


πŸ€


Jam menunjukkan pukul 10.30 malam.


Di sebuah hutan yang tersembunyi dekat dengan Gunung Lishan.


Ada beberapa tenda-tenda yang berbaris di sana, di dekat tenda itu ada seorang pria tampan yang mengenakan seragam militer lengkap dengan pistol yang tersimpan di kantong celananya.


Saat itu ia tampak sedang mencermati peta yang ada di depannya, alisnya menegang, dengan suaranya yang penuh kewaspadaan para pasukan itu melapor kepadanya :


"Lapor ketua! Jalanan telah diawasi!"

__ADS_1


"Lapor ketua! Semua prajurit telah siap!"


Lapor ketua! Siap menyerang kapan saja!"


πŸ€


Pukul 10.40 malam.


Di puncak Gunung Lishan, Han Li tersenyum dan melipatkan tangan di dadanya lalu memandangi rumah Chu Xiong.


"Chu Xiong, kamu benar-benar hebat menyembunyikan ini semua. 5 tahun yang lalu saya membiarkanmu lolos. Tapi hari ini saya akan membuatmu menyesal atas perbuatanmu!"


Ia berkata sambil menunjukkan huruf-huruf yang ditulis pada jimat yang telah ia buat itu.


Tiba-tiba terdengar suara mobil di atas pegunungan.


"Disini kenapa bisa ada mobil yang lewat?"


πŸ€


Pukul 10.45 malam.


Jun Can dengan cepat membuka tirai kemudian segera memasuki ke dalam tenda, "Tuan Muda Jun, saya baru saja mendapatkan kabar. Tadi sebelum jam 10 malam, ada bus wisata memasuki Gunung Lishan dari Jalur Houshan! Pemandu Wisata mengatakan bahwa para anggota ingin melihat matahari terbit dari sini! Total pesertanya berjumlah 38 orang."


Pria itu berdiri dengan canggung, "Cepat cegat mereka!"


Gong Yu berkata, "Pemandu Wisata bodoh itu mau-maunya melakukan apa saja demi uang!"


πŸ€


Pukul 10.50 malam.


Di jalan gunung yang bergelombang, sebuah bus berjalan perlahan.


Turis A, "Hey pemandu, kamu tidak berbohong kan kepada kami? Gunung ini bahkan tidak memiliki lampu jalan, bagaimana bisa kau mengatakan bahwa disini kami bisa melihat matahari terbit yang sangat indah!"

__ADS_1


Turis B, "Kenapa perasaan saya sedikit aneh?"


Pemandu itu kemudian mengambil speaker dan di pergelangan tangannya ternyata juga terdapat garis hitam merah di dalam nadinya.


"Semua orang harap tenang, saya adalah penduduk asli sini, saya tahu jelas tentang keindahan gunung ini! Memang di tempat ini masih belum ada penerangan jalan, ini adalah bukti bahwa gunung ini masih belum terjamah banyak wisatawan!"


Turis C, "Benarkah? Kalau begitu saya harus mengambil foto yang bagus dan mengunggahnya di media sosial!"


Turis itu mengatakan bahwa saat ia mengambil gambar di luar jendela dan kemudian ia memperbesar gambar yang dia ambil dan berseru "Wahhh! ini benar-benar gunung asli. Lihatlah pohon tengah ini! Pohon ini berbeda dari yang biasa tumbuh di tempat lain, warnanya masih merah, dan ada banyak duri."


"Sungguh!"


"Saya juga ingin foto! Wah pohonnya bisa bergerak?"


Tiba-tiba, supir bus memberhentikan mobilnya dan pemandu wisata berkata, "Ada apa ini? Kenapa berhenti?"


"Pe...Pemandu, di depan ada seorang anak gadis!"


Gadis itu pun menatap supir yang ada di dalam bus itu.


Seorang anak perempuan berusia 15 tahun dengan memegang pedang panjang dan tatapan matanya dingin, ia berkata, "Jika kalian masih ingin hidup maka lebih baik kalian kembali saja!"


Pemandu Wisata yang sedang duduk di dalam bus itu pun tampak sangat marah, ia membuka jendela kemudian berkata, "Hey, gadis kecil pergilah! Jangan menghalangi jalan kami!"


Tatapan mata para penumpang yang ada di dalam bus itu hanya tertuju pada gadis yang menghalangi perjalanan mereka. Gadis berusia 15 tahun itu adalah Yin Wushuang. Supir, Pemandu Wisata dan para penumpang yang ada di dalam bus itu, mereka semua tidak bisa melihat bahwa saat itu monster tanaman anggur merah yang merambat itu kini telah menjalar ke atas bus yang mereka tumpangi itu, dan tidak lama kemudian.....


Sheett sheet.....(suara pedang).


Pedang milik Yin Wushuang itu melayang di udara, pedang itu bersinar cahayanya seolah-olah menembus cahaya bulan.


Monster tanaman yang menjalar itu akhirnya dapat terputus dan membuat bus yang di tumpangi pada turis itu bergerak dengan keras, beberapa saat kemudian bus itu pun kembali tenang tidak bergerak lagi.


Setelah itu pedang milik Yin Wushuang itu kembali ke tangannya.


Yin Wushuang memegang pedang itu dengan erat kemudian ia mengarahkan pedang pada pengemudi bus.

__ADS_1


"Saya katakan sekali lagi, jika ingin selamat, silakan pergi dari sini!"


...πŸŒΉπŸŒΈπŸ’•β€πŸ’•πŸŒΈπŸŒΉ...


__ADS_2