Reach For The Sky

Reach For The Sky
Episode 5


__ADS_3

Mischa dan Marcello sedang berdiri di tepi jalan menunggu taxi lewat.karena memang jarak rumah Mischa dan Marcello cukup jauh.


Pukul 18.00 tepat Mereka sudah sampai di halaman rumah mewah Marcello.


Mbok Nah yang tengah berada di depan pintu langsung menghampiri Mischa dan Marcello.


"Eh den Marcell sudah pulang to?Sama non Mischa juga."


Sapa Mbok Nah dengan logat Jawa kentalnya kepada Marcell dan Mischa.Mbok Nah adalah ART yang paling lama mengabdi kepada keluarga Bu Maya.Jadi Mbok Nah yang paling mengerti tentang kebutuhan Marcell saat Bu Maya sedang berkarier.Tak heran jika Marcell menganggap Mbok Nah sebagai ibunya juga selain Bu Maya.


"Mbok,gimana kabarnya?ini Mischa bawain sup makaroni buat Tante Maya sama Mbok Nah Juga."


"Simbol baik nduk.Waduh kok repot repot segala to nduk.Maturnuwun Lo ya,Repot repot segala"


"Gapapa mbok ga repot kok.itu tadi juga masaknya dibantuin sama Marcell"


"Yasudah ..Monggo masuk dulu.Tapi Nyonya belom pulang ke rumah cah ayu.Paling sebentar lagi pulang."


"Iya Mbok gapapa"


"Yok Cha Masuk."Ajak Marcell


"Den,Mbok tinggal ke belakang sebentar ya mau bikin minuman.Cah ayu mau minum apa?biar mbok buatkan?."


"Gausah mbok gausah repot repot nanti kalau Mischa haus Mischa bikin sendiri aja"


"Eh ndakpapa to nduk,sekalian biar mbok buatkan,kan non tamu jadi ya harus dilayani."


"Yaampun mbok kaya siapa aja.disamain aja mbok kaya Marcell."

__ADS_1


"Yaudah ditunggu dulu ya cah ayu.Mari den"


"Ya mbok."


"Cha gue mau bersih bersih dulu ya bentar Lo tunggu sini.oke."


"Iya Cello,bau banget sih Lo"


"Yakan gue belom mandi makanya gue tinggal dulu!!"


"Hmm bawell"


Sembari menunggu minuman yang sedang dibuatkan oleh Mbok Nah dan Menunggu Marcell yang sedang bersih bersih,Mischa yang bosan menunggu akhirnya menyusul Mbok Nah didapur.


"Mbok Nah?"


"Loh cah ayu kok kamu nyusulin mbok ke dapur? Kamu nggak nemenin den Marcell toh?"


"Oh begitu ,ya boleh boleh saja nduk tapi apa tidak merepotkan cah ayu?"


"Aduh mbok nah ini kaya sama siapa aja?kan Mischa cewek jadi Mischa juga harus bisa ngerjain kaya gini.ini mah kecil mbok buat Mischa."


"Aduh nduk kamu ini masih kecil udah mandiri ya.memang hebat nduk kamu.mbok salut banget loh."


"Kecil kecil gini cabe rawit kali mbok hahaha"


"Ah kamu ini bisa saja menggoda simbok.hhhh"


"Oiya mbok dapet salam dari ayah Mischa tadi."

__ADS_1


"Waalaikum salam.Salam balik buat Pak Indra ya nduk.tolong disampaikan kembali."


"Siap komandan!!hahaha"


"Nah ini minumannya sudah jadi.Ini minuman kesukaannya den Marcell nduk.orange juice tapi air putihnya diganti sama soda.katanya den Marcell ini bisa bikin hausnya minggat dan menyegarkan badan tentunya.Ini yang buat cah ayu,ayo dicoba dulu."


"Oh jadi Marcell minuman kesukaan ini ya mbok,kalo Mischa sih lebih suka susu gurih mbok,atau susu segar gitu.rasanya creammy banget soft gitu mbok.tapi kelihatannya seger juga ya mbok"


"Monggo dicobain dulu.Gimana Rasanya?"


"Emm agak aneh ya mbok rasanya,tapi ini seger juga mbok."


"Suka nggak nduk?Ya syukur kalau kamu suka,Apa mau mbok ganti sama susu saja?"


"Gausah mbok ini aja,ini juga enak kok."


"Ini ada kue basah nduk sama camilan,nanti kamu bawa kedepan ya.biar mbok yang bawa minumannya."


"Iya mbok makasih banyak udah repot repot."


Pengabdian Mbok Nah terhadap keluarga Marcell memang sangat perlu dihargai.Mengingat Mbok Nah yang telah ditinggal sang suami yang telah lebih dahulu menghadap sang kuasa.Dan anak anaknya yang telah sukses dan telah berumah tangga tak mengetahui jika ibunya itu telah berjuang demi bertahan hidup.


Karena tak ada pilihan lain,Mbok Nah tetap menjalankan kepercayaan dari keluarga Marcello yang sudah mempercayainya.


JANGAN LUPA


-LIKE


-VOTE

__ADS_1


-COMENT + JIKA ADA REQUEST


THANKYOUU ALL❤️


__ADS_2