
“Berhenti, selagi aku masih baik”
“Berhenti merekam”
Tak ada yang mendengarkan perkataan Rain dan terus beradu mulut, sampai akhirnya mereka memukul satu sama lain. Rain murka melihat mereka..
‘Brakk!!’
Dentuman keras terdengar dari belakang mereka, lebih tepatnya di meja rapat yang mereka tempati tadi. Terlihat disana Rain, tengah menahan amarahnya dengan mengepalkan kedua tangannya erat-erat.
Semua orang yang berada di ruangan itu melihat kearah Rain, tidak lain halnya dengan sang kameramen, penulis, bahkan produser ikut melihat kearahnya. Menghentikan semua kegiatan mereka adalah pilihan terbaik untuk saat ini, melihat bagaimana Rain menahan amarahnya hingga wajahnya memerah.
Rain memegang kursi disampingnya “Berhentilah, sebelum kursi Ini mendarat dikepala dan kamera kalian”
Rain melirik Bobby yang sedari tadi hanya memainkan ponselnya saat Chanwoo dan Donghyuk berkelahi.
“Berhenti bermain!”
__ADS_1
Nasib buruk, Rain mengakhiri itu dengan menendang kursi yang Bobby duduki sehingga membuatnya tersentak dan ponselnya terjatuh.
Dengan cepat Bobby mengambil ponselnya yang terjatuh “Ya!” sentaknya pada Rain
“Apa yang kau lakukan! Ini hanya prank~” Tiba-tiba suara Bobby berubah menjadi suara seperti membuat lelucon diikuti dengan raut wajahnya yang juga ikut berubah.
Semua orang yang berada di ruangan itu pun ikut tertawa setelah aksi mereka dibuka oleh Bobby.
Rain menghela nafas panjang,
“Menyenangkan?,”
Sementara itu Junhoe mencoba mencairkan suasana itu “Aih Noona, kami hanya membuat lelucon untuk acara IKON TV” mencoba mendekati Rain dengan mengalungkan tangannya kebahu Rain.
Rain menurunkan pelan tangan Junhoe dari bahunya dan berjalan keluar dari ruangan rapat mereka dengan amarah yang masih dipendamnya. Membanting pintu dengan keras saat membukanya pun tidak cukup untuk menyalurkan emosinya saat ini.
Perginya Rain dengan diam membuat semua orang cemas, terlebih lagi Jinhwan yang merencanakan semua ini. Lama terdiam dengan posisi mereka saat ini, staf mulai membereskan ruangan yang berantakan akibat perkelahian Chanwoo dan Donghyuk ah ralat maksudnya akting perkelahian.
__ADS_1
Sampai akhirnya seorang staf yang sedang membersihkan lantai menemukan darah yang berceceran
“Eoh? Ini darah siapa?” staf lain menanggapi “Apakah kalian terluka?”
Dengan cepat para staf memeriksa para member. Staf lain datang “Ada darah juga di meja, dengan pecahan gelas kaca”
Dengan cepat member IKON melihat kearah meja yang disebutkan staf “Itu tempat Rain memukul meja!” dengan spontan Hanbin berbicara dengan cepat.
Hanbin melihat kearah Bobby “Telpon Rain cepat” sedangkan member lainnya bergegas keluar saat melihat tetesan darah kearah pintu, ‘itu akan membantu’ itu pikir mereka.
Telpon itu tersambung namun tak kunjung diangkat oleh orang disebrang sana “Ah tidak ada waktu untuk menelfon, aku akan mencarinya kemanapun” Bobby mematikan ponselnya dan berlari keluar menyusul member lainnya.
Jejak tetes darah itu berhenti di sebuah ruangan yang cukup mengerikan bagi yang tidak berpengalaman, itu adalah ruangan ‘Boxing’ yang dibuat khusus untuk idols YG Entertainment yang ingin berlatih.
Dengan perlahan, satu persatu member IKON masuk ke ruang Boxing itu dengan perasaan gugup. Disana hanya ada satu orang yang mau tak mau harus ia yang dipandang yaitu ‘Rain’.
Memukul guling pasir yang digantung berkali-kali tanpa menggunakan sarung tinju, membuat tangannya yang sedari awal terluka mungkin akan menjadi lebih parah.
__ADS_1
“Noona," Yunhyeong menyentuh pundak Rain pelan.