
Layla seorang queen mafia yang terkenal karna kekejamannya terhadap para musuh-musuhnya. Sampai suatu hari ketika ia sedang lari pagi. Tiba-tiba layla melihat seorang remaja yang akan tertabrak kereta. tanpa pikir panjang Layla berlari menghampiri remaja tersebut dan langsung mendorong anak remaja tersebut agar selamat, tapi naas malahan ia yang tertabrak kereta hingga terpental ke sisi rel kereta.
" Apa ini akhir hidup gw, gw berharap ada kesempatan hidup kembali" batin Layla dengan meneteskan air matanya.
Perlahan-lahan Penglihatannya mulai buram hingga gelap semua. ketika Layla sadar ia melihat keberbagai arah dan semuanya yang terlihat hanya gelap gulita. Tiba-tiba terdengar suara yang sangat menggelegar . Suara tersebut berkata " karna semua kebaikan yang telah kau perbuat selama ini maka kamu akan dilahirkan kembali tapi di tempat yang berbeda,dan karna kebaikanmu menyelamatkan remaja yang hampir tertabrak kereta, maka sebagai hadiahnya kamu akan dipertemukan kembali dengan kakakmu."
Tiba-tiba di depannya ada cahaya yang sangat menyilaukan. Karna sangat menyilaukan ia menutup matanya
*********
ketika ia membuka mata yang terlihat hanyalah sebuah rumah yang sederhana.
" Ini gw ada dimana sih," batinnya
Ketika ia akan menggerakkan tubuhnya terasa berat sekali.
"eh kenapa tangan gw jadi Berat gini sih"batinnya ketika ia mengangkat tangannya dan tangannya berubah menjadi bayi.
" What kok gw jadi bayi lagi sih"
Ketika ia menolehkan kepalanya ke kanan dan ke kiri, terlihatlah dua orang bayi yang saling menolehkan kepala terhadapnya.
" Eh kok ada dua bayi yang melihat ke arah gw sih, mungkin saja mereka kakakku. " Batin Layla.
tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang semakin mendekat kemudian terlihatlah seorang pria yang sangat gagah. Pria tersebut
Mencoba mendekati ketiga bayi tersebut. Kemudian ia mengangkat satu persatu bayi sambil memberikan mereka nama.
" anak-anaku karna Kalian sudah lahir, ayah janji akan jaga kalian baik-baik. Dan kalian akan ku beri nama Tang San, Tang Ray, dan Tang Layla" ucap pria tersebut yang tak lain adalah Tang Hao.
Dunia ini disebut 'COMBAT CONTINENT'
setiap orang di dunia ini mempunyai sesuatu yang disebut 'Essence Spirit'
Ketika di umur 2th Layla sudah bisa berbicara dengan lancar. Tang Layla dan Tang Ray juga membawa ruang dimensi yang dari dunia modern. Ruang dimensi nya berisi harta-harta yang tidak akan pernah habis dan bermacam-macam tumbuh-tumbuhan yang langka di dunianya.
Tang Layla dan Tang Ray mempunyai semua elemen yang ada di dunia.
Elemen yang dimiliki Yang Ray dan Tang Layla
Api
Es
Air
__ADS_1
Tumbuhan
Logam
Baja
Besi
Tanah
Angin
Petir
Dimensi
Kayu
Cahaya
Kegelapan
Tang bersaudara lahir berbeda 15 menit. Yang pertama tang, disusul oleh tang Ray dan yang terakhir Tang layla.
Dan sebenarnya Tang Rey adalah Reingkarnasi dari kakaknya Layla sewaktu ada di zaman modern dulu. Dan Layla panggil Tang Rey dengan sebutan bang Rey dan Tang San dipanggil dengan sebutan bang san.
Di sebuah hutan ada anak triplet (kembar tiga) yang sedang mencari kayu bakar.
" Xiao Ray, Xiao Layla, kayu bakarnya sudah kekumpul banyak sekarang mari kita pulang ke rumah." Ucap Tang San
" Baik kak" ucap Tang Ray
Sementara Tang Layla dia hanya dingin. Sifat yang dari dulu nggk pernah berubah. Terkadang sifat esnya meleleh kepada orang yang di sayanginya, dan sifat paling membahayakan ketika sifat psikopatnya muncul.
Tang Layla hidup didesa QUINESSENCE. ayahnya seorang pandai besi di desa tersebut.
ibunya meninggal ketika melahirkan mereka.Semenjak ibunya meninggal ayahnya sangat tertekan sehingga menjadi pemalas dan sering mabuk-mabukan. Tetapi tang bersaudara hanya membiarkan saja, selagi itu membuat ayahnya bahagia.
Ketika mereka hampir sampai dirumah, di depan pintu terlihat ada kepala desa yang sedang mengetok-ngetok pintu rumahnya.
Tok..tok..tok
" Tang Hao, apakah kamu ada di dalam ?" Tanya kepala desa tersebut.
Tang bersaudara mempercepat berjalannya dan mendekat kearah kepala desa kemudian menyapanya.
__ADS_1
" Hai Kepala desa, tumben kok ada disini, ada urusan apa?" Tanya tang san
" Hai tang san, Tang Ray, Tang Layla. Oh ya, ayah kalian dimana?" Tanya tetua tersebut.
" Paling ayah sedang tidur, silahkan masuk tetua " ucap Tang Ray.
Tang Layla melangkah maju dan membukakan pintu rumah dan terlihatlah Tang Hao yang masih tidur.
Krieek /suara pintu terbuka
" Ah… Silau sekali kenapa lampunya kalian nyalakan lagi?" Ucap Tang Hao.
Ketika Tang Hao akan bangkit dari tidurnya tiba-tiba kakinya terpeleset air, Layla dan kedua kakaknya segera keluar dari rumah dan bersembunyi di samping rumah.
Bruk
brak
/suara meja yang terlempar
" sudah berapa kali ayah bilang jangan suka naruh air sembarangan, bikin orang terpleset saja. Tang Layla cepat siapkan makanannya , Aku sudah lapar!"
Kepala desa yang mendengar itu pun marah " heeeeeh kamu itu ya bangun-bangun langsung tanya makanan blablablablabalablaba 😠😡💢🤬"
" Khuuuhhh😴😴😴 diam berisik sekali kau pak tua, ada apa kau kesini " ucap Tang Hao sambil menguap.
" Tang Hao ketiga anakmu sudah berumur 6 tahun, besok mereka harus mengikuti upacara pembangkitan Spirit mereka, jangan sampai telat. Anak-anak aku pergi dulu jaga diri kalian baik-baik " ucap Kepala desa
Brak/ suara pintu tertutup
Tang Hao melangkahkan kakinya ke dapur mengambil makanan dan memakannya. Setelah makan Tang san bicara ke Tang Hao untuk mengajarinya menempa besi.
" Ayah aku ingin membicarakan sesuatu denganmu."
" Ada apa?"
" Aku ingin belajar menempa besi"
" kalau aku bisa menemukan bahan yang bagus, aku bisa membuat senjata rahasia aliran Tang." Batin Tang San.
" Kau ingin menempa dengan tubuh kecilmu itu, mengangkat palu saja setengah mati, Tunggul beberapa tahun lagi." Ucap Tang Hao.
Sementara Tang Ray dan Tang Layla sedang membersihkan rumah.
~bersambung~
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen ya
bye bye