
Tak lama kemudian mereka berdua di suruh tidur tapi sebenarnya mereka berdua masuk ke dalam ruang dimensi masing-masing. Hanya saja jiwa mereka yang masuk. Tang Layla dan Tang Ray langsung pergi ke dalam gua dan berkultivasi untuk mengembalikkan kekuatannya seperti semula. Sementara Tang San tetap menunggu mereka hingga bangun.
Note: 1 jam di dunia nyata \= 1 hari di dimensi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tang Layla POV
Flashback Di alam bawah sadar
Ketika aku membuka mataku terlihatlah hamparan Padang bunga yang sangat luas sejauh mata memandang. Lalu aku berjalan ketengah-tengah taman tersebut skeambil menikmati keindahan taman tersebut sambil menghirup wanginya aroma bermacam-macam bunga. Aku terus berjalan lurus dan mendapati ada sebuah keluarga yang sangat bahagia. Ketika aku mau mendekat ke arah mereka. Aku tidak bisa mendekatinya seperti ada sebuah pelindung tak kasat mata. Aku pun ikut menikmati indahnya kehidupan keluarga mereka. Yang tertawa dan ada 3 anak kecil yang sedang berlari kesana kemari.
Tiba-tiba langit berubah menjadi merah kemudian datanglah sekelompok orang yang akan membunuh keluarga tersebut. Aku pun berteriak dan berusaha mengingatkannya supaya pergi berlari. Mereka pun berlari bersama-sama. Tiba-tiba salah satu anaknya tersandung kemudian jatuh dan tertinggal oleh keluarganya. Sang ibu yang melihat pun langsung berlari kearah sang anak yang jatuh tadi kemudian menggendongnya dan membawanya berlari. Tiba-tiba ada sebuah anak panah yang menuju ke sang ibu yang sedang menggendong anaknya. Karna sang ibu kurang cepat berlari hingga anak panah tersebut menembus jantung sang ibu dan juga mengenai dada sang anak hingga meninggal. Aku yang melihat kejadian tersebut tiba keluar begitu saja air mataku. Kemudian setelah membunuh ibu dan anak, sekelompok orang tersebut berlari kencang dan mengejar seorang laki-laki yang juga sedang menggendong kedua anaknya. Mereka terus saja menyerang lelaki tersebut hingga terlihatlah dia sudah tidak kuat lagi untuk berdiri. Tapi ia masih berusaha sekuat tenaga berlari buat ngelindungi kedua anaknya. Tiba-tiba aku melihat ada 2 tombak yang melesat kearah mereka. Aku berusaha teriak sekuat tenaga untuk memberitahukannya. Entah kenapa tiba-tiba suaraku hilang begitu saja. Hingga salah satu tombak tersebut mengenai kaki lelaki tersebut hingga membuatnya jatuh.
Kemudian ia menjabut tombak tersebut dari kakinya dan tetap berusah berlari ngelindungi kedua anak yang berada digendongnya. Tapi sekelompok orang tersebut sudah mendekat hingga jaraknya hanya sekitar 5 meter saja. kemudian mereka menyerang bersama-sama hingga pria tersebut tewas. Sementara kedua anaknya juga langsung dibunuh.
Entah kenapa, aku yang melihat kejadian tersebut, seperti merasakannya dan tentu saja membuatku menangis. Tapi, tiba-tiba saja dadaku sesak hingga aku tidak merasakan apapun. Kemudian seluruh tempat tersebut menjadi es semua.
Tak lama kemudian datanglah Bang Ray yang mengajakku untuk kembali" dek, yok kembali.. kasian semua orang pada nunggui kamu". Dengan nada datar
Kemudian aku pun langsung ikut kembali bersamanya.
Tang Layla POV END
Di sebuah Gua ruang dimensi terlihatlah dua orang anak yang berusia 6 tahun dengan mata dengan yang tertutup rapat dengan posisi lotus. Tak lama kemudian mereka membuka matanya dan terlihatlah bola mata yang sangat indah yang berwarna biru laut. rambut yang berwarna biru, kulit yang sangat putih seputih susu, hidungnya yang mancung, dan bibir yang Semerah cerry, ditambah wajah yang sangat datar sedatar halaman rumah author😅. mereka sudah berkultivasi selama 68 hari di ruang dimensi berarti 2jam lebih di dunia nyata.
Layla dan Ray bangun dan melangkahkan kaki keluar dari Gua dan menuju ke sebuah mansion yang sangat besar dan mewah. mansion tersebut berwarna putih dan gentengnya dicat berwarna biru. ketika sampai didepan mansion mereka disambut oleh para robot ciptaan mereka.
__ADS_1
ketika sampai didepan mansion Layla dan Ray disambut oleh beberapa robot ciptaan mereka. Kemudian Layla dan Ray berjalan memasuki mansion dan langsung menuju ke kamar masing untuk mandi.
Setelah beberapa saat dengan ritual mandinya ia mengambil laptop yang berada di kamarnya dan membawanya turun kebawah menuju ruang tengah. Setelah sampai ia duduk dan menyalakan laptonya sambil mencari sesuatu. Tak lama kemudian Ray turun.. ia langsung menuju ke dapur dan mengambil beberapa makan dan 2 kaleng soda lalu pergi menuju ruang santai dan kemudian memberikan makanan ringan dan soda yang ia bawa tadi kepada layla. ia melihat adiknya mencari sesuatu
" Cari apa dek"
" Nyambungin ke dunia modern"
Setelah beberapa menit akhirnya Layla berhasil nyambungin jaringan ke dunia modern kemudian ia langsung mengecek semuanya dan mendapatkan informasi yang dicarinya. Kemudian ia arahkan laptopnya ke Ray hingga ia tersenyum defil. " Dek kirimin"
"Hmm " dan di jawab Layla dengan deheman.
Lalu mereka keluar dari ruang dimensi dan menuju ke raganya.
Ketika mereka membuka matanya terlihatlah Tang San yang tertidur karna menjaganya. Tiba-tiba layla dan Ray membangunkannya.
" Kak bangun ... Kita pindah ke asrama" ucap
Setelah berjalan beberapa saat sampailah mereka di asrama. Kemudian mereka masuk dan terlihatlah Xiao Wu yang sedang nangis.
Lalu mereka menghampiri salah satu teman sekamarnya dan menanyai apa yang terjadi.
" Kenapa Xiao wu" tanya Tang San
" Tadi ada seseorang yang mematahkan sisirnya. Ia menangis lama sekali hingga tertidur." Kemudian mereka menghampiri Xiao Wu yang sedang tidur.
" pasti anak-anak menyebalkan itu yang membuatnya seperti ini! mereka selalu memandang rendah pada kita yang mendapatkan beasiswa ... tapi, tanpa bukti kita tidak bisa berbuat apa-apa."
__ADS_1
" hiks.. ibu, Xiao Wu minta maaf hiks ... Xiao Wu telah mematahkan sisir ibu.."
Mereka mendengar Xiao Wu yang menangis dan memanggil-manggil ibunya. Mereka semua merasa kasian. Setelah itu mereka pergi ke kasur masing-masing dan tidur.
Ditengah malam Layla terbangun karna kehausan tapi ia melihat Tang San yang belum tidur. Kemudian ia berjalan dan melihat apa yang Tang San lakukan malam-malam begini.
" Ngapain kak" tanya Layla.
" Ini aku sedang memperbaiki sisirnya Xiao Wu. Tapi susah sekali." Ucap Tang San
" lihat"
kemudian sisirnya Tang San berikan ke Layla. Layla menjentikkan jarinya seketika sisir yang semula patah menjadi kembali seperti semula. Lalu sisirnya ia berikan ke Tang San. Dan ia berjalan ke tempat tidur dan meneruskan tidurnya.
Keesokan harinya sinar matahari perlahan menampakkan sinarnya dan menerobos masuk melalui jendela sebuah kamar asrama berisi beberapa anak yang sedang tidur. Hingga membangunkan seorang anak perempuan yang sedang tidur.
" Huwaa... Apa iniii!"
Ketika bangun ia terkejut melihat ada setumpuk lobak dan ada sebuah surah untuknya. Ia membuka surat dan membacanya
untuk Xiao Wu:
aku sudah mencoba untuk membetulkan sisirmu. tapi aku terlalu bodoh jadi tidak bisa membetulkannya seperti sediakala. Tapi tadi malam Layla terbangun. dan melihat aku sedang membetulkan sisirmu terus ia melihatnya. dan kuberikan sisirmu padanya. kemudian ia menggunakan kekuatannya dan sisirmu menjadi lebih bagus lagi ... dan juga aku membelikanmu sisir yang baru dan juga lobak segar. ... Sekarang aku tidak punya uang lagi. jadi kamu harus membelikanku makanan setengah bulan hahaha ... aku, Tang Layla dan Tang Ray pergi dengan guru ke hutan spirit. kuharap kamu akan baik-baik saja saat aku kembali.
Dari Tang San .
" Sisir darimu agak jelek ... Aku suka wortel bukan lobak ... Tapi terima kasih Tang San"
__ADS_1
bersambung
jangan lupa like dan komen ya