Reinkarnasi Ke Dalam Dunia Sihir

Reinkarnasi Ke Dalam Dunia Sihir
Chapter 64 : Pertarungan Sengit


__ADS_3

"Teknik pedang-" Siyon.


"Teknik pedang-" Raft.


(Swof!!!)


Petir dan Api pun langsung mengarah ke Kenma dengan sangat cepat.


"Matilah kau Iblis!!" Gumam Siyon dan Raft sembari mengayunkan katana milik mereka secara bersamaan.


(Slash!!!)


(Slash!!!)


Siyon dan Raft pun sangat terkejut, karena serangan mereka berdua berhasil di tahan oleh Kenma.


Kenma menangkap katana milik Siyon dan Raft hanya menggunakan tangan kosong dan tidak di lapisi oleh perlindungan sihir sedikitpun.


"Tidak mungkin!!?" Gumam Siyon.


"Apa apaan dia!?! Iblis macam apa ini?! apakah dia Raja Iblis!!?" Gumam Raft terkejut kebingungan dan tidak percaya.


Tiba tiba Rio menebas Kenma dari atas, Kenma yang menyadarinya pun langsung melirik ke arah Rio.


(Slash!!!)


(Ting!!!!)


"Apa ini!!?!" Gumam Rio terkejut.


Pedang Rio seperti menghantam suatu dinding yang tidak terlihat, Kenma pun tersenyum sembari menatap Rio dengan tatapan bengisnya.


"Perlindungan sihir!!?? tapi tidak mungkin, perlindungan sihir masih terlihat menggunakan mata sihir, tapi kenapa aku tidak melihat apa apa!?" Gumam Rio kebingungan.


"Rio menyingkirlah!" Teriak Uika.


Rio yang menyadarinya pun langsung menendang dinding tidak terlihat itu dan menjauh dari Kenma.


"Hell Fire!!" Serentak Uika dan Lyn.


Sebuah sihir bola api yang sangat panas pun langsung mengarah ke Kenma.


Kenma pun tersenyum seakan akan ia sangat terhibur dan senang.


"Darkness" Kenma~


Tiba tiba aura kegelapan pun muncul di belakang Kenma dan langsung menahan dan perlahan memakan bola api itu.


Raft, Siyon, Rio, Lyn, Uika, Rara, dan Veliona pun sangat terkejut dan tidak percaya.


"Dia memakan sihir itu!!!?" Gumam Veliona terkejut dan tidak percaya.


Kenma kembali tersenyum, ia pun menggenggam katana milik Siyon dan Raft dengan kuat, ia berniat membanting mereka berdua ke permukaan.


Saat ia mengangkat Siyon dan Raft, tiba tiba sebuah tombak langsung mengarah ke padanya.


(Swof!!!)


(Srk!!!)


"Agh!!.." Kenma pun sedikit memuntahkan darah dari mulutnya yang membuat mereka semua kembali terkejut.


Sebuah tombak menancap di punggung Kenma, tiba tiba Zen berlari dengan cepat ke arah Kenma.


Ia pun melompat dan menendang tombak itu sehingga menembus tubuh Kenma, tidak hanya itu, Kenma juga terpelanting akibat tendangan Zen yang sangat kuat.


(Bom!!!!)


"Zen?!" Ucap Raft terkejut.


Raft terkejut melihat Zen yang terluka parah tetapi tidak separah sebelumnya, luka di dada Zen sudah sedikit mengecil dan perlahan pulih.


Kenma pun kembali bangkit dan luka di tubuhnya seketika pulih.


"Hebat... terus! hiburlah aku!" Seru Kenma.


Veliona pun mendekati mereka bertiga.

__ADS_1


"Aku akan membantu kalian" Ucap Veliona.


"Swift" Zen tiba tiba dengan cepat langsung berlari ke arah Kenma dan bersiap untuk menyerangnya lagi.


"Hahaha!!!" Kenma pun mencakar udara dengan kedua tangannya yang seketika menciptakan dua puluh jaring hitam yang sangat tajam.


"Death Of Net!!" Kenma~


"Bahaya!" Gumam Zen.


"Ice!" Zen pun menciptakan sebuah dinding es dan ia menolak dirinya kebelakang menggunakan dinding es itu.


Zen pun langsung berlari ke arah Veliona dan yang lainnya, mereka pun berniat untuk menebas jaring itu.


"Wind!!" Tiba tiba mereka semua terpelanting ke samping akibat sihir angin yang di ciptakan Zen.


tidak hanya mereka, semua murid yang berada di depan Zen seketika terbawa angin dan terpelanting jauh ke samping.


Zen pun melompat ke samping kanan.


(Swof!)


(Sring!)


(Bom!!)


Jaring itu dengan mudahnya memotong bagian asrama di sana, tidak hanya itu, hutan di belakangnya pun ikut terpotong dengan mudah tanpa hambatan sedikitpun.


"Hahaha!" Kenma kembali menyerang mereka dengan sebuah bola hitam di tangannya, ia melempar bola hitam itu ke arah Zen.


Bola hitam itu melayang dengan sangat cepat dan langsung menghantam Zen.


Zen pun terpelanting jauh.


Tiba tiba Kenma muncul di belakangnya, Kenma pun menggenggam kepala Zen dan membantingnya ke permukaan.


"Hahaha!" Kenma menciptakan sebuah bola api berwarna hitam di tangannya dan bersiap membakar Zen.


(Tst!!)


(Swof!!!)


(Slash!!!)


(Krk!! tcs!!)


Tangan Kenma pun berhasil terpotong, tetapi katana Siyon juga ikut hancur.


Siyon pun menendang Kenma ke arah Raft dengan sangat kuat.


(Kick!!)


"Teknik pedang api-" Raft~


Raft pun berlari ke arah Kenma bersamaan dengan terbakarnya permukaan yang ia lewati.


"Fire strike!!" Raft pun menebas Kenma dengan katana miliknya.


Tetapi Kenma pun ikut menyerang Raft, ia mencakar Raft, peraduan antara katana Raft dengan kuku Kenma yang tajam pun tak terhindarkan.


(Slash!!!!)


(Claw!!)


(Srk!!)


(Tcs!!)


"Agh!!!" Raft pun memuntahkan darah dari mulutnya bersamaan dengan katana miliknya yang hancur.


Sedangkan Kenma tidak terluka sedikit pun, Raft pun terduduk lemas, terlebih lagi luka yang ia terima itu cukup fatal.


Kenma pun berjalan mendekati Raft dan berniat membunuhnya.


"Raft!!!" Teriak Lyn panik dari kejauhan.


(Swof!)

__ADS_1


(Slash!!)


(Ting!!!!)


Veliona pun menyerang Kenma dari belakang, tetapi Kenma menyadarinya dan menahan serangan Veliona dengan kukunya.


"Rara!!" Teriak Veliona.


Kenma pun melirik ke arah Rara, dan sedikit terkejut karena Rara sudah menciptakan serangan sihir yang cukup dasyat.


"Teknik tembakan-" Rara~


"Sunrise shot!" Rara pun melepaskan tembakan sihir itu, panah sihir itu pun langsung mengarah ke Kenma dengan sangat cepat.


"Hahaha!!" Kenma pun menendang Veliona dan menciptakan sebuah portal.


"Black eater!" Sesuatu yang aneh pun muncul dari dalam portal seperti monster hitam, sosok itu pun langsung memakan serangan Rara yang membuat mereka semua sangat terkejut.


"Apa apaan itu!!!!?!!" Gumam Siyon sangat terkejut.


(Swof!)


Rio pun mengayunkan pedangnya tepat di leher Kenma.


(Slash!!!!)


(Srk!!)


Serangan Rio berhasil melukai Kenma, tetapi tidak membunuhnya.


"Keras sekali!!!" Gumam Rio sangat terkejut.


Pedang Rio hanya sedikit melukai Kenma walau ia sudah menyerang sekuat tenaganya.


Kenma pun kembali tersenyum dan menggenggam pedang milik Rio hingga hancur.


Kenma pun langsung mencekik Rio dengan kuat.


"Agh!!!!!!" Rio~


"Fire!!!" Raft~


Api pun membakar Kenma, tetapi Kenma terlihat sangat santai dan tidak merasakan sakit sedikitpun.


"Sudahlah.. aku akan membunuh kalian.." Ucap Kenma.


Tiba tiba Siyon menendang Kenma dari belakang dengan sangat kuat, Rio pun terlepas dari cekikan Kenma.


Uika dan Lyn langsung mendekati Rio dan Raft lalu menyembuhkan mereka.


"Healing!" Uika/Lyn~


#Disisi lain


Kenma pun kembali tersenyum senang.


"Mereka benar benar sangat menarik!.. aku jadi sangat ingin membunuh mereka!.." Gumam Kenma.


"Hahaha!!!" Kenma pun tertawa puas.


Perlahan mata Kenma pun mulai berubah menjadi mata Iblis, seketika kekuatannya meningkat drastis dan ia kembali tertawa sangat puas.


"Hahahaha!!!!!!" Kenma~


"Tidak ada yang akan hidup di sini!!!" Seru Kenma.


(Swof!!)


(Slash!!)


(Ting!!!)


Tiba tiba seseorang menyerang Kenma, tetapi Kenma menyadarinya dan lagi lagi ia bisa menangkis semua serangan yang datang padanya.


"Ho.. Rangga kah!..." Ucap Kenma.


Rangga sensei pun menatap Kenma dengan tatapan bengis dan aura pembunuhnya yang sangat kuat.

__ADS_1


Kenma pun kembali merasa senang dan sangat bersemangat untuk membunuh mereka semua.


Bersambung...


__ADS_2