Reinkarnasi Ke Dunia Sihir

Reinkarnasi Ke Dunia Sihir
Ch. 6 Kak Alan


__ADS_3

 "Woaaah... jadi ini Kota kerajaan Silvania" Ucap Ayon Sambil melihat kota kerajaan Dengan setiap Rumah  terbuat dari batu ya... seperti Rumah-rumah Eropa pada zaman dulu dengan di tengah kota itu berdiri sebuah Istana yang luasnya seperti kota besar, btw luas kotanya seperti kerajaan kecil atau bisa di bilang kerajaan bintang 1, yaa ukurannya kurang lebih kaya negara Singapura.


"Wah makanan itu kelihatannya enak, dan Benda apa itu, WOAAAAH... Bahkan ada Toko yang jual binatang spirit" Ucap Ayon sambil menunjukan jarinya ke segala arah ya bisa di sebut ke semua Toko yang ada di sana yang menurutnya menarik.


[Tuan, Di mohon untuk Ke istana, kan emang tujuan itu yang tuan inginkan]


"Eh iya sampai lupa.... hehehe maaf" Kata Ayon cengengesan.


[ -_-" entah kenapa aku merasa tuan seperti makin pelupa ]


"Ya kan wajar... pas aku pertama kali ke sini yang kulihat hanya hutan, pepohonan dan rerumputan " Cibir Ayon sambil berjalan menuju ke istana.


Di tengah perjalanan Ayon melihat seorang anak kecil yang berumur kurang lebih 8 tahun yang sedang di bully teman-temannya, Ayon yang melihat itu merasa tak tega karena dulu ia juga sering di bully di sekolahnya pada umur yang sama.


"HEEEIII KALIANN!! HENTIKAN!!" Teriak Ayon kepada anak-anak tersebut.


"Eh ada orang yang datang ayo kabur" Ucap Si pembully 1.


""Ayo kabur""


Mereka semua kabur dengan cepat karena melihat Ayon, dan Ayon pergi ke Anak kecil yang tadi di bully dan Ayon berkata "Apakah kau tidak apa-apa adik kecil?" Tanya Ayon yang melihat seluruh tubuh bocah itu.


Note : Bocah itu Laki-Laki.


"Hiks... Aku.. Hiks baik.. Hiks... Saja" Ucap Anak tersebut ke Ayon.


" Ehmm baiklah, Jadi hati-hati ya terhadap Anak-anak tadi " Ayon mengelus kepala anak itu sebentar dan mulai beranjak pergi.


"Tu... tuan! Tunggu " Teriak anak itu.


" Ada apa? apa ada masalah? " Tanya Ayon.


Anak itu menggelengkan kepala yang berarti kalau tidak ada masalah, namun apa yang anak itu katakan selanjutnya membuat Ayon sedikit terkejut, Ya ia hanya sedikit terkejut karena dia di sekolah terkenal Cuek dan dingin. Namun Sebenarnya Ayon hanyalah Orang yang kesepian, selalu di kucilkan, dan ia hanya ingin hidup bahagia tanpa ada masalah.


"Apakah Kaka akan percaya kalau aku..." Ucapan Anak itu terhenti setelah melihat Ayob menghilang di depannya.


"Kamu emangnya kenapa?" Tanya Ayon yang kini sudah berada di samping Anak itu dan langsung mengagetkan anak itu.


"UWAAAA!!"


bruk...


Anak itu terjatuh dan langsung mencaci Ayon "Dasar gak ada akhlak kau ngagetkan aku ajah bngst" Caci Anak itu.


" Kau masih kecil tapi Malah make kata kasar, pantas aja Anak-anak tadi memukulimu " Ucap Ayon dengan mula datarnya namun di hatinya ia ingin sekali mencabik-cabik Anak itu.


"Mana mungkin!!, mereka gak akan paham bahasa itu"


"Oh iya juga ya" Ucap Ayon yang masih tak sadar kalau anak di depannya telah bereinkarnasi sama seperti dirinya.


" Tapi kamu tau darimana kalau tadi adalah kata kasar? " Tanya anak itu ke Ayon.


dan beberapa saat Ayon akhirnya sadar kalau ada sesuatu yang janggal "hah? darimana kau tau itu kata-kata kasar? apakah anak ini... "


[Yang anda tebak benar tuan, Dia adalah manusia dari bumi yang di reinkarnasikan ke sini atas titah dewa kematian untuk mengalahkan raja iblis]


"Ternyata gara-gara si tua bangka itu ya dasar ia manusia gak ada akhlak " Batin Ayon.


-Di tempat dewa kematian-

__ADS_1


Ha~~ Ha~~ HACHIIUUUU....


"Siapa yang mengutuk dewa ini Hah!!"


"Yan tian Carikan Orang yang mencaciku sekarang"


{Baik, Tuan}


{Memproses....}


{Ding!! gagal, maaf tuan Orang itu tidak bisa ku beritahukan kepada tuan jika tidak maka Yan tian akan menghilang} Ucap Yan Tian yang seorang sistem yang dewa kematian namai.


Note : Yan Tian, Yan artinya Api dan Tian artinya Langit. Jadi arti Yan Tian adalah Api Langit atau bisa juga Raja langit #Bahasa China emang bahasa yang ribet.


" OMG jika kamu dihilangkan aku gak akan bisa ngapa-ngapain, yasudahlah lupakan saja orang yang mencaciku anggap angin Lalu "


[Ding mendapat persetujuan dari Tuan raja Sistem, Nama anak itu adalah Ayon Von Fishgar, pangeran kelima dari Kerajaan silvania ]


"OwO HAH?!! APA!! F**K KAU AYON" Caci Dewa kematian.


-Kembali ke tempat Tokoh Utama-


"Kak... sebenarnya aku..."


"Tunggu!"


Sebelum menyelesaikan kata-katanya perkataan anak tersebut di potong oleh Ayon. "Apakah kamu dari 'Bumi'?"


Pertanyaan Ayon seperti Petir yang menyambar di siang hari. "Ba... Bagaimana kau tau aku dari bumi, padahal aku mau bilang kalau aku dari bumi eh udh ketahuan, tapi bagaimana kau bisa tau apakah kau dewa yang turun ke sini untuk membantuku?"


Buuk...


"Kamu kenapa menjitakku?" Tanya Bocah itu.


"Eh maaf reflek, Btw kamu kesini dengan cara Mati apa? ditabrak sampai hancur kayak aku?"


"Gak aku lebih ringan sedikit, jadi ini akan aku ceritakan"


*Alan Pov*


-Cerita Alan-


Aku Alan Aku adalah kaka angkat dari seorang adik yang paling ku sayangi yaitu 'Ayon' dia adalah adik paling baik bahkan pengertian namun suatu saat sesuatu yang tak terduga terjadi.


pada saat itu Orang berseragam dan bersenjata lengkap datang ke rumahku dan Ayah ibuku menyuruhku lari ke hutan di belakang kota.


aku berlari terus lari dari kejaran orang yang telah menghancurkan Keluargaku, dan saat itu yang paling membuatku bahagia adalah saat Ayon tidak ada di rumah pada saat kejadian karena aku tak ingin dia terbunuh.


Setelah beberapa saat aku berlari aku melihat sebuah jurang yang sangat dalam dengan di bawah tebing itu hutan lebat dan mereka berhasil menemukanku akupun yang gak ada cara lain aku meloncat dari tebing.


Bruk... Bukk... Sreek...


Aku sebelum mati aku melihat sekawanan Singa lapar yang melihat kearahku dan... aku Mati.


*Author Pov*


-Kembali ke Ayon-


"Eh wait, apakah kamu tinggal di jalan Rinjani Nomor. XX Rt. XX" Tanya Ayon.

__ADS_1


"Iya benar dan bagaimana kau..." Belum sempat menyelesaikan kata-katanya Ayon segera memeluk erat kakak Angkatnya itu dan bilang "Ini aku kak, Aku Ayon" Ucap Ayon dengan sedih.


"A... Apa?... ternyata kamu sudah meninggal... tapi untunglah kita bisa bertemu lagi" Ucap Alan Sambil membalas pelukan Ayon.


Mereka berpeluka sampai Ayon melihat sebuah panel dengn pemberitahuan.


[Ding!! Tuan, ada yang mencoba mengorek informasi tuan!]


"Siapa itu?" Tanya Ayon.


[Dewa kematian]


"Kalau begitu biarkanlah dia dan.. apakah kamu memiliki fitur kayak telpon gitu?" Ayon kembali bertanya kepada sistem.


[Tentu saja]


setelah melihat panel di depannya Ayon melepas pelukan kakaknya dan bilang "Kak tunggu sebentar aku akan mencarikan kamu tempat tinggal"


Sebenarnya Ayon punya tempat tinggalnya di kawasan bangsawan, namun ia hanya ingin mencoba fitur 'Telpon' dari sistem.


"baiklah aku akan menunggumu di Air mancur kota, di Timur nanti"


"Baik kak"


Ayon pergi ke sebuah gang sepi yang sama sekali gak ada orang yang lewat.


"Baiklah sepertinya ini tempat yang cocok... sistem Telpon dewa kematian!" Titah Ayon ke sistem.


[Memprosess]


[Ding!! di terima]


"HEII KAU BOCAH APA YANG KAU MAU HAH?!!"


"e eleh dasar Tuang bangka, masa lupa dengan janjimu yang kemaren" Ucap Ayon.


"Janji? sepertinya aku gk pernah berjanji apa apa padamu?" bohong dewa kematian, sebenarnya dia masih ingat dengan janjinya namun dia tidak ingin mengabulkannya.


"oh oke, Sistem apakah kau bisa menghancurkan Sistem milik Dewa kematian?" Tanya Ayon.


[Tentu saja tuan, dan itu sangat mudah 😈]


#


**Maaf semalam gak Update, karena semalam ada tugas tambahan dari Guru T^T dan juga padahal tadi pagi mau Update tapi gara-gara kuota Habis jadi gagal T^T ish penuh kali penderitaanku.


ini juga dari hospot kaka saya jadi sepertinya Jadwal update akan gak nentu, jadi itu saja


See you next chap**


**dan juga kalian bisa gak ninggalin jejak? cuman beberapa Huruf aja gk masalah😀😀


oh iya lupa Aku rencana nanti pas eps Udah 10 atau gak 20 aku mau bikin Q&A


kaya Tanya jawab gitu.


jadi sekali lagi saya Ucapkan


Sampai nanti di next Chap, Jangan lupa Like, Vote, Kritik dan sarannya 😁😁😀😁**.

__ADS_1


__ADS_2