
"OMG... baiklah-baiklah tapi kumohon jangan menghancurkan Sistemku" Ucap Dewa kematian dengan nada memelas sambil memegangi kaki Ayon.
"Khe... khe... khe... Kenapa kau tidak bilang kalau kakakku di kirim kamu kesini dan kenapa dia malah jadi Anak yang gk berbakat" Ucap Ayon dengan Senyum jahat yang khas penjahat jalanan.
Dewa kematian yang melihat senyum Ayon merasa bulu kuduknya beridiri "Hiiii!!... Hoi nak bisa tidak jangan makai senyum mengerikan kayak gitu"
"Makanya jawab dulu pertanyaanku yang tadi" Balas Ayon dengan senyum yang lebih ke psikopat yang mau membedah orang.
dewa kematian yang ketakutan langsung bilang "Oke... tapi jangan makai senyum kek psikopat napa"
"Oh jadi kamu mau senyum yang seperti apa?" Tanya Ayon dengan senyum yang semakin mengerikan.
Dewa kematian yang mendengar itu langsung melibat ekspresi yang di tunjukan Ayon, "Glek... Baiklah.. tapi apa permintaanmu tuan muda"
"Oh Tumben dewa kematian yang di rumorkan bengis dan sangatlah sombong bisa memanggil orang dengan sebutan 'Tuan muda'' Terdengar suara seorang pria tua yang berada di belakang Dewa kematian, yang tak lain adalah mahadewa, Shao Lin.
"Ehmmm kok kamu bisa berada di tempat dewa kematian wahai Mahadewa sialan yang membuatku terjatuh ke sini dengan shock berat" Dengus Ayon.
Note : Mereka bicara di Panel yang di tunjukan sistem, atau anggap aja mereka lagi Vidio call.
Mahadewa yang mendengar itu hanya terkekeh pelan dan menjawab "Kan kamu udah ada raja sistem jadi dia bisa mengabulkan semua keinginanmu walau dengan poin toko yang sangat sulit didapatkan walaupun kamu punya raja sistem Khe... khe.."balas Dewa Mahadewa, Shao lin.
"Ehmm kalo gitu aku mau nanya ke sistem..."
[Ada apa tuan]
"Apa Poin toko bisa di kirim?" Tanya Ayon ke sistem sambil masih memasang senyum yang mengerikan kayak psikopat.
[Tentu saja tuan]
Setelah melihat panek di depannya Senyum Ayon semakin melebar yang tadi kayak psikopat biasa sekarang kayak psikopat yang lagi melihat mangsanya "Ohoho... kalau begitu Dewa kematian, aku ingin kamu memberikanku Poin toko sebanyak 50.000"
Dewa Kematian dan Mahadewa Terkeju dengan pernyataan Ayon segera berteriak secara bersamaan "WAAAAA... KAU GILA YA?!!"
"hah? emang kenapa? kan mudah aja ngumpulin poin tokonya" Ucap Ayon dengan ekspresi tanpa dosa.
"Ish dasar anak muda yang tak tau apa-apa, masa kamu gak di beritau kalau dapetin poin toko sangatlah susah"
"Eh... masak sih, aku aja tadi dapet poin toko 10.000 kah berapa tadi ya? yang pasti di atas 10.000 an tadi gara-gara dapet dapet temen baru" Balas Ayon dengan ekspresi tanpa dosanya yang khas.
Dewa kematian serta Mahadewa yang mendengar itu segera terkejut bukan main, " Hei anak muda jangan bercanda!!"
"emangnya aku bercanda? kalau begitu aku tunjukan aja teman baruku ehmmm..." belum selesai Ayon berbicara ia mulai teringat sesuatu hal yang penting.
"Ada masalah apa anak muda?" tanya kedua dewa.
"Ehmmm... masalahnya... aku tak tau namanya siapa?" Balas Ayon dengan senyum canggung.
Semua yang mendengar itu segera terjatuh mulai dari mahadewa dan dewa kematian.
"...."
"Tuan dapat memanggil saya Shen long untuk sementara ini, dan tuan bebas memanggil saya dengan sebutan apapun" Ucap Shen Long memperkenalkan diri dengan telepati.
"oh begitu... baiklah... Shen Long tunjukan wujudmu" Titah Ayon yang disertai dengan cincin yang berada di jarj manis Ayon bercahaya terang dan...
Booomm...
suara ledakan terjadi dan munculah Naga dengan sisik berwarna hitam kecoklatan dengan tubuh besar yang panjang dengan Kumis berwarna emas kecoklatan yang Kontras dengan warna kulit Naga itu yang berwarna hitam kecoklatan dan tubuhnya yang besar segera membuat Kekacauan di Ibukota kerajaan Silvania.
"Wah apa itu"
"Besar sekali"
"I... Itu... NAGAA!!"
__ADS_1
Dan Kembali lagi Mahadewa dan Dewa kematian terkejut lagi dan tak bisa berkata-kata karena saking terkejut dengan penampilan Shen Long dan Mahadewa berbicara "She... Shen Long, satu dari sepuluh naga sakti di alam semesta ini dan menjadi teman anak ini?"
Mahadewa dan dewa kematian hanya bisa menelan ludah mereka saat melihat satu dari sepuluh naga sakti berada di depan mereka.
"Nah Sudah selesaikan melihatnya, Shen Long berubah lagi"
"Baik tuan" balas Shen Long dan Kembali berubah menjadi seberkas cahaya dan mengarah ke jari Manis Ayon menjadi cincin dengan pola gambar naga berwarna hitam di atasnya.
"Ta.. Tapi kami tidak memiliki Poin Toko sebanyak itu aku aja yang seorang mahadewa sekarang hanya punya 28.867 Poin toko"
"Dan aku Hanya punya 23.254 poin toko" ucap dewa kematian dengan grogi.
"WTF... jadi di sini hanya aku yang memiliki poin tukar terbanyak?!" Seru Ayon yang terkejut.
"Emangnya berapa?"Tanya Dewa kematian dengan ekspresi gak percayanya yang selalu di tampilkannya.
"Ehmmm Sistem bisa kau tunjukan aku males memberitaunya" Ucap Ayon dan langsung di balas sistem.
[Baiklah]
[Total Poin toko tuan : 39.000]
"Wow ternyata banyak juga ya" ucap
Ayon terbelalak Melihat poin toko yang cukup banyak.
Note : Ayon gk ngehitung poin toko makanya minta ke Sistem jadi dia pura-pura tau aja supaya di anggap keren.
"Hmmm jadi permintaanmu apa? jangan salah paham ini karena aku tak mau mengorbankan poin tokoku"
Ayon segera teringat janji tentang permintaannya yang di bilang dewa kematian saat berada di depan pinti neraka.
"Oh iya, dewa kematian bukannya kamu ada bilang kalau aku punya 5 permintaan dan permintaannya apa aja ya kan" Ucap Ayon dengan kembali memasang ekspresi penjahat jalanan.
"Gulp..."
"O.. Oke... tapi kamu jangan minta yang macam-macam"
"Oke aku cuman mau minta kakaku menjadi pangeran ke enam yang hilang dan jadikan dia anak yang berbakat" Ucap Ayon.
Dewa kematian mendengar itu terkejut dan bertanya kepada Ayon apakah dia bersungguh-sungguh
"Nak apa kau sungguh hanya minta itu?"
"ehm gk juga bukannya permintaanku sisa empat jadi itu yg kedua" Balas Ayon dengang menyeringai.
"baiklah untung itu permintaan yang mudah"
Tlack... sfx: jentikan jari
"...."
"...."
"Gitu aja? hah?!" tanya Ayon meminta penjelasan.
"Iya kayak gitu dan juga aku juga mau bilang kalau ini adalah duniaku jadi kamu santuy aja kalo minta sesuatu bilang aja" Ucap dewa kematian dengan sombongnya.
"oke kupegang kata-katamu" Balas Ayon.
"Dan juga sampaikan terimakasihku kepada istrimu sudah memberikanku jurus yang bagus"
"Jurus apa?" tanya Dewa kematian heran, karena sangat jarang istrinya memberikan orang jurus bila dia memberikan itu juga dengan syarat yang sangat sulit.
"tanya aja nanti xixixi"
__ADS_1
"Ih dasar pelit" umpat dewa kematian.
"Oh iya ini aku lupa beri kamu buku petunjuk dunia ini, jangan lupa di baca karena itu penting dan dadah"
Tlack...
panel yang berada di hadapan Ayon menghilang dan ada suara pemberitahuan dari sistem.
[Ding!! Tuan mendapatkan buku Dunia kematian dan kehidupan]
[apakah tuan ingin membacanya sekarang atau nanti?]
"Nanti aja"
[Baik]
**Hai ketemu lagi sama aku Author yg tamfan sangat \#gk juga sih
dan juga aku mau bilang kalau karya ini Hiatus 28 Hari.
"Yah... kenapa lama banget padahal baru 7 episode"
"Novel baru juga epsnya dikit lagi"
Hmm mungkin ada yg komentar kayak yg di atas, nah jadi aku Hiatus tuh sebenarnya nulis draft juga di Memo sampai rencana 100 episode jadi jika kalian ingin crazy up bilang aja rencana sih kayak itu.
Dan juga makasih untuk kak 'Mulyono' sudah menyempatkan untuk memvote ini novel jadi untuk ucapan terima kasih aku hanya bia follow kamu jadi jika kk membaca ini aku ucapkan makasih yang sebesar besarnya dan untuk para pembaca maaf banget ya dan juga alasannya itu karena...
'KUOTA'
okeh dan juga jika kalian berhasil menebak alur eps selanjutnya yang kayak apa kalian ku berikan Poin ingat POIN bukan KOIN jika w taro KOIN di grup auto uda ludes.
nebak judul 50 poin
anggap aja ini quest dadah muach makasih udah baca.😘😘😘
Oh iya kalian gk usah rate ya nanti ratenya turun lagi😭😭
Maaf kepanjangan😅😅
__ADS_1
jadi sampai jumpa😄**