
Putri Kedua LI Yuxia, Belajar di Sekte Gungnam Di kerajaan Shi, Dia adalah Putri Shen Sei Xia li, Kita panggil Saja Dia Xia Li, Tidak ada Yang tau Bahwa dia adalah seorang putri, sedari kecil yuxia mengajarkan kepada mereka tentang arti Rendah hati, Tetap mengalah walau tak salah, Hormati yang Tua maupun yang Muda,mengalah bukan berarti kalah, kata kata itu yang selalu yuxia tanamkan kepada putra dan Putri nya
Xia Li gadis polos dan Lugu, namun tanpa mereka ketahui kepolosan nya hanya sebagi tameng, agar dia tau Mana orang yang Baik dan orang yang tidak baik
Xia Li sangat di sukai di sekte tersebut, selain paras cantik yang menurun dari ibunya, dia baik dan rendah hati seperti ayahnya,hingga ada seorang gadis yang merasa iri padanya, Namanya adalah Yu Qingli, dia putri dari perdana mentri di kerajaan Shi, dia sangat sombong dan sok berkuasa, Dia suka menindas yang lemah Dan selama ini dia menganggap Xia li adalah seorang pelayan
"Kemana alas kaki ku Xia li" tanya Qinyi pada xia li
"Kemarin ku jemur dekat pot pohon itu" ucap xia li
"Buktinya tidak ada, Cepat cariiii" Teriakan nya menggema
"Hais sudah ku cuci dan Sudah ku jemur, kau cari lah sendiri aku bukanlah Pelayan mu" Ucap Xia Li dingin
Darah Qinyi mendidih belum pernah ada Yang berani melawannya selama ini, tapi murid baru didepan nya dengan Blak blakan berani melawan Perkataan nya
"Kau Berhenti"ucapnya menghentikan Xia li yang berjalan menuju kelas, namun Xia li tidak menggubris dan Terus berjalan, dia sudah merasa Muak dengan Gadis bernama Qinyi itu, sudah cukup dia mengalah dan Berlagak Lemah
"Gongggg"
Gong Di bunyikan, pertanda Bahwa sang Ketua sekte memerintahkan mereka untuk kumpul di lapangan, dan dengan cepat para murid sekte Gungnam pun telah berkumpul
"Selamat siang Murid murid ku, maksud Tetua mengumpulkan kalian adalah untuk memberitahukan kePada Kalian Bahwa Satu Bulan lagi kita akan mengadakan Pertandingan ilmu bela diri, pemenang Dari Pertandingan ini akan maju Sebagai Wakil sekte Gungnam untuk naik ke kompetisi empat Benua yang akan di Selenggarakan di Benua Han" ucap ketua sekte yang bernama Murong
"Yang Berhasil memenangkan Pertandingan alkemis akan menjadi tabib istana, yang berhasil memenangkan pertandingan bela diri maka dia akan dijadikan pengawal istana" ucap guru murong lagi
Xia Li tersenyum, jika dia Berhasil maka dia akan selalu duduk dekat dengan Gege dan Nenek nya yaitu Ibu Suri Ning mey ying, dalam hatinya dia berjanji akan memenangkan pertandingan ini, namun dia berharap agar tidak melawan Kedua adik nya yaitu putri Li yu dan Xiang yu
"Aku yakin aku pasti akan jadi juara nya" ucap Qinyi sombong
Mereka Pun Dibubarkan dan Masuk kembali ke dalam kelas untuk mendapatkan Bimbingan
...****************...
__ADS_1
Malam Hari, Xia Li melamun di Teras kamarnya, lalu tiba tiba seseorang Datang dan duduk bersama nya
"Apa Kabar Tuan putri" Sapa nya
"Stttt, Jangan Keras Keras, aku tidak mau ada yang Tau Tentang statusku Paman Qin" sarkas Xia Li, Ya yang datang Adalah Qiory Qin, semenjak di tinggal Tuan nya sei Hun ke istana Awan, Qin di tugaskan Untuk menjaga dan mendampingi Putri xia Li
"Maafkan aku Nona hhee" ucap Qin Cengengesan
"Ceritakan tentang Bagaimana ibu Bisa menjadi seorang Dewi Paman"? ucap Xia Li
" Dewi yuxia, sangat Cantik, dia menjadi Rebutan para pria dari Empat benua, Bahkan Raja kegelapan Ang Ye fhang pun ingin menjadi Selir nya, Tapi Dewi tidak sudi, karna dia sudah memiliki empat pria hebat yang mendampingi nya" Ucap Qin mulai bercerita
"Kenapa Ayah Bisa tertarik pada Ibu"? tanya xia Li Lagi
" Kau Tau putri, Aku Tumbuh bersama Ayahmu dari Kecil, Keluarga kami adalah Korban dari peperangan Melawan Raja kegelapan, saat itu ayahmu berubah Menjadi pria dingin, dan tak tersentuh, namun dibalik kediaman seorang Sei Hun, diam diam dia selalu menangis dan merasa Kesepian, tapi semua berakhir setelah dia bertemu dengan Dewi yuxia Ayahmu berubah menjadi pribadi yang lebih hangat, saat itu dia sempat berpikir untuk mundur, ketika tau bahwa ibumu sudah menjadi kekasih kaisar Han, tapi Dewa berkata lain, awalnya ayahmu bersama dua lainnya Hanyalah seorang selir, namun karna pengorbanan ayahmu yang berani mati untuk dewi, dia pun di jadikan Dewa hewan oleh sang Naga agung xi mu yang " ucap Qin panjang Lebar
"Aku bercita-cita ingin seperti ibu, menjadi gadis baik, sederhana, dan Rendah Hati, tapi aku tidak mau menjadi Dewi dan mempunyai banyak suami hehe" ucap Xia li cengengesan
"Kau tidak bisa Menolak Takdir Dewa nona, jika dia memilih mu maka siap tak siap Anda harus siap" ucap Qin
"Sama, sama nona, aku permisi"
"Wussshhh"
Qin pun menghilang bagaikan di telan Bumi, tugas para pengawal adalah memantau Dari kejauhan, dan jika malam tiba biasanya dia memasang tenda Dekat dengan Tempat Berteduh Junjungan nya
Keesokan Hari nya****
"Hehh Xia Li, Mana Alas kaki ku, Belum juga ketemu, kau yang mencurinya kan"? ucap Qinyi menggedor Kamar Xia Li
" Berisik sekali kau ini Qinyi " Balas Xia Li dengan tatapan Tajam nya
"Mana alas kaki ku"
__ADS_1
Xia Li pergi dan Melihat lihat sekitaran Pot, tempat dimana dia menjemur alas kaki Qinyi, dan Ternyata Benda itu ada di samping Pot Pohon Bonsai yang lumayan Besar, Xia Li mengambilnya dan melemparnya tepat Di kepala Qinyi
"Takkk"
"Aahhhh"
"Kau, Kau Berani sekali melempariku" ucap Qinyi kesal
"Makan nya jika mencari sesuatu, Gunakan Matamu B0doh" Sarkas Xia Li, sesungguhnya dia tidak pernah berkata Kasar, namun kelakuan gadis didepan nya sudah sangat Keterlaluan, sehingga membuatnya habis kesabaran
"Akan ku laporkan kau pada Ayahku" ucap nya Pergi
Xia Li hanya bisa mengelus dada saja, perdana mentri terlalu memanjakan Putrinya, sehingga dia tumbuh menjadi pribadi yang angkuh seperti itu
"Psssttt, Nona" Qin memanggil Xia Li sambil mengendap endap
"Ada apa lagi paman"? ucap xia Li Heran
" Ini"
"Puiingg"
Qin memberikan Sesuatu Kepada Xia Li, dan Setelah itu Diapun menghilang kembali
"Woaahhh, pil penembus kultivasi" ucap nya senang
"Ada apa xia Li" Tanya Seseorang, dengan cepat Xia Li memasukan Bungkusan itu kedalam saku nya
"Ahh, Tidak Apa apa Guru Murong, saya Undur diri dulu Untuk melanjutkan Pelajaran" ucap Xia Li membungkuk lalu pergi
Guru Murong Tersenyum, Didikan Dewi Yuxia Memang Tidak ada Yang gagal, mereka ber empat tumbuh menjadi pribadi yang sangat baik, diantara Empat tetua sekte yang mengetahui Putra putri Dewi Yuxia hanyalah Guru Fentian dan Guru murong saja.
ミ◦❧◦°˚°◦.¸¸°´❤\*•.¸ ♥¸.•\*❤´°¸.◦°˚°◦☙◦彡
__ADS_1
Bersambung