
Kaisar Han kembali ke istana Han dengan Wajah yang Berbinar, ketika dia menapakan kaki nya, dia langsung di buru dan di serbu oleh anak anak dan adik adiknya
"Ayah, ayah dari mana, kami sangat mengkhawatirkan mu ayah"? tanya mereka
" gege, kau baik baik saja"? kali ini sei Hun yang bertanya
"Tenang lah, anak, anak kalian kembali dulu, ayah ada Hal penting untuk Di bicarakan dengan Ayah kalian Yang lain" ucap Kaisar Han
"Hmm, Baiklah" Xia Li,dan Li yu pun pergi ke kamar mereka
Jika kalian bertanya kemana Putra mahkota Hanxia, jawaban nya adalah sedang bekerja, karna dia sekarang sudah menjadi Kaisar Muda di istana Han, sedangkan Xiang Yu, dia masih senang menyendiri
"Ada apa gege"? Tanya jiang chen ketika Anak anak sudah Menjauh
" Zen sudah menemukan Permaisuri"
"Apaaa" ucap mereka serempak, Rasa Syok dan Bahagia Menjadi satu
"Ya, Permaisuri Bereinkarnasi ke tubuh Putri gemuk, milik keluarga mo, Namun kita jangan Langsung membawanya kemari, kita Harus pelan pelan, Adik Sei, Besok adalah Waktunya kau Muncul, Buatlah seolah olah pertemuan kalian itu Tidak di sengaja, kita buat ingatan nya Kembali dengan Sendirinya, Kita Sebagai suami Harus sabar dalam menghadapi Permaisuri kita yang sedang Hilang ingatan" ucap Kaisar Han panjang lebar
"Baiklah gege, siapa nama kesayangan ku yang sekarang"? Tanya sei hun
" Namanya adalah Qin Mo Yuxia, dia tinggal di Lembah Qinyi di Kerajaan Shi" sahut Kaisar Han
"Baiklah, Besok aku akan pergi ke sana, sementara Gege tinggalah Di istana," ucap Sei Hun
"Apakah, anak anak Tidak diberi Tahu" tanya Jiang chen
"Tidak, jangan dulu, Zen khawatir mereka memaksakan kehendak mereka agar permaisuri mengingat mereka, hal itu membahayakan Keselamatan permaisuri sendiri" ucap Kaisar Han
Setelah selesai Berdiskusi, lalu mereka pun Kembali ke kamarnya Masing masing
...****************...
Keesokan Hari nya Sei Hun sudah Bersiap Untuk menemui Istrinya, namun ketika di perjalanan, Putri nya Xia Li Menghadang nya
"Ayah, ayah mau pergi kemana, kenapa kalian semua sangat mencurigakan, jangan katakan Padaku Kalau ayah lelah mencari dan mendapatkan pengganti ibu" ucap Xia Li, matanya memicing Tajam Ke arah Sei Hun, membuat Sei Hun Kebingungan, Ada apa dengan Putrinya itu pikirnya
"Apa Yang kau katakan Li'er , sampai matipun ayah akan tetap setia kepada ibumu, jika hal menjijikan itu terjadi, kau boleh ambil nyawa ayah" Ucap Sei Hun
"Brukk"
"Maafkan aku ayah, aku hanya Rindu ibu, dan Takut ayah akan Mencari ibu yang Lain, aku tidak mau" ucap Xia Li
"Sudah, jangan berpikir macam macam, ayah akan mencari ibumu dulu, dan kau diam dan belajar Tatakrama di istana dengan Giat, agar putri ayah Bisa menjadi putri yang baik" ucap sei Hun
"Baiklah, ayah tetap hati hati " ucap Xia Li pergi
Setelah kepergian putrinya sei Hun kembali melesat ke Arah Lembah Qinyi
Dilain sisi, Mo yuxia sedang mencari ikan Di Sungai Untuk makan malam keluarganya, ketika dia sedang menombak ikan tiba tiba terdengar suara perkelahian di arah hutan yang dekat dengannya mencari ikan
"Bugh"
__ADS_1
"Srakk"
"srett"
"Uhuk, uhuk"
Yuxia berlari ke arah Pria yang sudah terluka parah, sedangkan lawan nya langsung melarikan diri ketika ada Seseorang yang memperhatikan mereka, Ternyata pria itu adalah sei Hun, dia sengaja bertarung dengan Qin dan Berpura pura terluka parah, inilah Trik sei Hun untuk mendapatkan Perhatian dari Yuxia
Dengan Cepat Yuxia duduk lotus dan memberikan sebagian energi Qi nya pada Sei Hun
"Tuan, apakah anda Baik baik saja"? tanya nya
Sei Hun berbalik, dilihatnya seorang Gadis cantik dan Manis Berbadan Bongsor di hadapan nya, dia bertanya dengan Penuh khawatir, Didalam Jiwanya sei Hun bisa melihat Wajah Yuxia yang dulu dia Temui ketika berada di sekte Tianwu
Sei Hun Tersenyum, dan Menggelengkan Kepala nya
Yuxia terperanjat, lagi lagi dia menemukan Seorang pria yang berparas Tampan,
"Terimakasih nona, siapakah nama nona yang manis ini" Tanya Sei Hun
"Namaku Mo Yuxia" sahutnya
"Ehmm Nama yang Bagus, Apakah aku terlalu Tampan, sampai sampai nona Mo terus menatap saya" ucap Sei Hun terkekeh
Yuxia kaget, dia ketauan telah memandangii wajah Sei hun terlalu lama
"Tuan, kau terluka lumayan parah, bagaimana jika anda ikut saya ke Rumah, agar kakek bisa mengobati luka anda" ucap Yuxia
"Tidak, beliau adalah seorang alkemis, kami menjual obat obatan di farmasi kerajaan Han" ucap Yuxia
"Ya Dewa ternyata selama ini istriku berada di dekatku, aku ingat, gege Han pernah berkata Bahwa dulu Kesayangan kami berbadan bOngsor, namun Wajahnya sangat cantik,hemm, gege Han tetaplah yang pertama menemukan Permaisuri" Bathin Sei hun tersenyum
"Heyy Tuan, apakah Luka yang ada di tubuhmu membuat, otakmu sedikit geser, kenapa kau tersenyum senyum sendiri, ihhh benar benar Aneh, Apakah semua pria Tampan itu aneh ya ckk, sayang sekali" omel Yuxia
Sei Hun Terkekeh, dan mengikuti langkah Yuxia dengan Langkah yang tertatih tatih
"Ehh ehh Lihat, nona mo datang bersama siapa, kemarin dia bersama Pria tampan, hari ini dia membawa Pria tampan yang lain nya, Gampangan sekali si gemuk itu" gunjing warga desa
Sei hun menggunakan Elemen angin nya dan menyapu para perempuan yang menggunjing istrinya
Yuxia tidak sadar dan terus berjalan menuju Rumah kakek nya
"Kakek, aku Pulang" ucap nya
"Aihh, siapa pria dibelakang mu xia'er, sepertinya dia terluka" ? tanya Tuan Mo
"Salam Tuan, namaku Sei Hun, saya seorang Pengembara, di perjalanan saya di serang oleh bandit, dan akhirnya saya terluka" sahut sei Hun
Tuan Mo berpikir sejenak, dia Tau nama itu dari Kaisar Han kemarin, dan dia mengerti ini pasti adalah Trik mereka untuk mendekati Cucu nya dan mengembalikan ingatan nya lagi
"Kemarilah nak, Xia'er, kau lanjutkan pekerjaan mu, biarkan Kakek Yang merawat pemuda ini" ucap Tuan Mo
"Baik lah"
__ADS_1
Setelah kepergian cucunya, tuan mo langsung memberi hormat pada Pemuda di depannya
"Salam kepada Kaisar Sei Hun" ucap Tuan mo
"Diterima, sepertinya gege Han sudah menjelaskan nya padamu Tuan" ucap Sei Hun tersenyum
"Ya, awalnya Hamba tidak percaya, namun setelah kedatangan suami Cucu hamba yang lain, hamba jadi percaya bahwa cucu Hamba adalah Reinkarnasi dari sang Dewi" ucap Tuan Mo
"Jika begitu, izinkan aku untuk mendekati cucu mu untuk yang kedua kalinya" ucap Sei Hun, dan dibalas anggukan oleh Tuan mo
Sei Hun memperhatikan Yuxia yang sedang menombak ikan, dia sangat cekatan, dan pantanh menyerah, dia melakukan pekerjaan nya dengan riang
"Hiaaa"
"duarr"
"duarr"
"duaarrr"
Ikan ikan berterbangan ketika mendapatkan serangan dari kekuatan angin Sei Hun, sementada Yuxia terperngah melihat ikan ikan itu berjatuhan ke dalam keranjang nya
"Woaahhh, Tuan tampan, kau hebat sekali" ucap yuxia Kagum
Sei Hun tersenyum
"Kau selalu cantik sayang" bisik Sei Hun
"Deggg"
"Pria ini juga ada didalam mimpi ku, ya dewaa, mungkinkah dia selirku" Bathin Yuxia
"Tuan Tolong jaga kesopanan anda, saya tidak mengenal anda" ucap Yuxia
"Sayang, aku adalah suami mu yang kedua, namaku Sei Hun, aku adakah Putra mahkota dari kerajaan sei, " ucap Sei Hun
setelah Sei Hun mengatakan Hal itu, tiba tiba sebuah lintasan ingatan masuk kedalam pikiran Yuxia, dia mengingat dimana Sei Hun mengorbankan dirinya untuk Yuxia,
Yuxia menutup Mulut Tak Percaya, lalu di pandangi nya wajah tampan sei Hun, tangan nya meraba wajah Sei Hun, lalu air mata nya menetes begitu deras
"Sayang"
Satu Kata yang Yuxia ucapkan Berhasil Membuat mata Sei Hun Berkaca kaca
"Apa kau mengingatku"? Tanya Sei Hun
" Maafkan Aku belum mengingat semua nya, namun pengorbanan Mu tidak bisa kulupakan " ucap Yuxia
Sei Hun memeluk Yuxia dengan Erat, Hari ini Yuxia berhasil mengingat kembali salah satu suaminya, Ternyata Dewa Begitu sayang padanya sehingga memberikannya suami empat orang sekaligus,dan Yang lebih membahagiakan adalah mereka semua sangat menyayangi nya.
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Bersambung
__ADS_1