
*back to story*
Pada pagi hari ini merupakan hari yang indah bagi Han Li Hua karena hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu terbongkarnya kejahatan ibu dan adik tirinya. Han Li Hua pun bersiap-siap terlebih dahulu dan meminta Lu Xi untuk memanggil semuanya ke aula keluarga. Han Li Hua pun pergi ke aula keluarga dan setelah sampai duduklah dia dengan aura yang mencekam.
“ Salam Perdana Menteri . Hari ini aku memanggil kalian semua karena ada sebuah rahasia yang harus aku sampaikan” kata Han Li Hua dengan muka datar.
Perdana Menteri merasa sedih dan merasa bersalah atas semua yang dialami oleh Han Li Hua dengan suara yang dingin dan tatapan yang mempunyai kebencian , dia menyakini bahwa putrinya ini belum memaafkannya . Namun , dia tetap memasang wajah yang datar dan tegas dihadapan keluarganya.
“ emang rahasia apa yang ingin kau katakan Hua’er?” kata Han Li Feng.
“ aku ingin menyampaikan kejahatan yang telah disimpan bertahun-tahun oleh ibu tiri dan adik tiriku ini” kata Han Li Hua.
__ADS_1
“ Kejahatan apa? Aku tidak pernah melakukan kejahatan apapun dan jangan menfitnahku” kata Mei Fang.
Aula keluarga pun menjadi lebih mencekam , hasrat membunuh Han Li Hua semakin meninggi sehingga para pelayan dan pengawalnya pun pingsan.
“ kau bilang tidak pernah melakukan kejahatan apapun , jangan membuatku tertawa . Kau seperti Lotus putih muka polos tapi hatinya busuk . Du..dulu kau menindas dan menfitnahku , kalian menyuruh pelayan membawakanku makanan basi , mengambil setengah dari uang sakuku , memukuliku ,dan anakmu mengambil tunanganku tapi itu semua tidak apa-apa. Tapi aku tidak bisa diam saja bahwa kau yang telah membunuh ibuku sampai ayah dan kakakku saja membenciku . Aku tidak akan pernah memaafkanmu” kata Han Li Hua dengan air mati yang sudah mengalir dipipinya.
“ Hua’er , kau tidak boleh asal menuduh ibumu . Maafkan ayah , Hua’er ayah salah tidak mempedulikanmu dulu “ kata Han Li Feng.
“ kalian butuh bukti? Tentu aku punya , kalian pasti tidak percaya dengan mereka yang masih hidup setelah dibilang sudah mati . Lu Xi , bawa mereka kedalam” kata Han Li Hua.
Lu Xi membawa mereka berdua kedalam dan terkejutlah mereka bahwa salah satu dari kedua orang itu adalah orang yang mereka kenal , yah orang tersebut adalah tabib yang membantu istri dari Perdana Menteri melahirkan tapi setelah membantu istrinya melahirkan dia menghilang. Begitu pun dengan Mei Fang , dia terkejut melihat salah satu orang yang dibawa oleh Lu Xi.
__ADS_1
“ ini buktinya” kata Han Li Hua.
“ kau... Kau bukannya tabib yang membantu istriku melahirkan . Istri keduaku bilang kau telah dibunuh” kata Perdana Menteri Han Li Feng.
“ benar , Perdana Menteri. Aku yang telah membantu istri anda melahirkan , tidak aku disuruh pergi dari kota ini oleh seseorang , saya diancam kalau saya tidak pergi keluarga saya akan dibunuh jadi saya tidak punya pilihan lagi Perdana Menteri” kata Tabib Li Qian.
“siapa yang telah mengancammu? Tenang aku akan menjamin keamanan keluargamu” kata Perdana Menteri Han Li Feng.
“ orang yang telah mengancam saya adalah istri kedua anda Perdana Menteri.Pada saat itu , sebelum istri pertama anda akan melahirkan . Istri Kedua anda memanggil hamba untuk memberikan racun untuk istri pertama anda kalau tidak keluarga hamba akan dibunuh . Saya pun tidak berani menolaknya . Hamba memberikan racun tersebut ke istri pertama anda sehingga istri pertama anda meninggal setelah melahirkan sampai saat ini pun saya menyesal karena melakukan tindakan yang keji itu jadi saya menyimpan racun itu selama ini untuk menunggu hari ini datang” kata Tabib Li Qian.
__ADS_1