Reinkarnasi Putri Yang Tertindas (SEDANG DIREVISI)

Reinkarnasi Putri Yang Tertindas (SEDANG DIREVISI)
BERTEMU KELUARGA


__ADS_3

Malam telah berganti menjadi pagi hari , Han Li Hua sudah terbangun dan melatih teknik berpedangnya dari buku yang ada diperpustakaan Kalung Ruby.


“ nona beristirahatlah terlebih dahulu , nubi sudah bawakan sarapan untuk nona” kata Lu Xi.


“ terima kasih Lu Xi . Bagaimana kau sudah menyebarkan kabar aku sudah sembuh?” kata Han Li Hua.


“ sudah nona , nanti siang nona disuruh makan bersama diaula makan ” kata Lu Xi.


“Baiklah, bersiaplah. Han Shui dan Han Hua Mian pembalasan akan dimulai sekarang. Oh ya,Lu Xi tahukah kau jika ingin membeli budak atau mencari anak-anak yang sudah tidak memiliki orang tua?” kata Han Li Hua.


“ tau nona , didekat pasar ada sebuah gang yang ditinggali oleh anak-anak. Memangnya kenapa nona menanyakan itu? ” kata Lu Xi.


“aku akan kesana setelah makan siang” kata Han Li Hua.


“ Untuk apa anak-anak itu nona? ” kata Lu Xi.


“aku akan mendirikan organisasi atau sekte rahasia” kata Han Li Hua.


“ stromy , aku ingin minta tolong padamu . Tolong dirikan kediaman untukku di hutan terlarang” telepati Han Li Hua ke Stromy.


 “ baik nona” telepati Stromy ke Han Li Hua.


 

__ADS_1


Akhirnya waktu makan siang pun tiba . Han Li Hua sedang berjalan untuk ke aula makan . Setelah sampai memberikan salam kepada ayah , kakak , dan ibu tirinya.


“ putri tertua memberi salam kepada Perdana Menteri , Tuan Muda , dan Ibu Tiri” kata Han Li Hua.


*biasanya dia memanggil ku ayah*. “Salam diterima silakan duduk Hua’er” kata Han Li Feng.


“biasanya dia memanggilku kakak sekarang seperti orang asing dan tatapan itu mengisyarakatkan kebencian” batin Han Li Shuo.


“sial , kenapa anak itu masih hidup harusnya dia sudah mati karena racun yang aku kasih” batin Mei Fang.


“kenapa masih hidup?  Bukannya ibu sudah memberikan racun ganas . Kalau dia masih hidup putra mahkota harus bertunangan lagi dengannya dan aku tidak akan jadi nona pertama di kediaman ini” batin Han Shui.


Han Li Hua pergi untuk duduk dikursi khusus anak pertama tapi telah ditempati oleh Han Shui .


“ sudah , kau berharap aku mati sampai kau sudah berinisiatif untuk duduk ditempatku sebagai nona pertama” kata Han Li Hua.


“ hiks hiks , maaf kak aku tidak bermaksud seperti itu” kata Han Shui.


“ jangan seperti itu Hua’er . Kau bisa berbicara baik-baik jangan mrmbuatnya menangis” kata Mei Fang.


“ diam kau! Jangan ikut campur!” kata Han Li Hua.


“ kau tidak boleh seperti itu ke ibu , Hua’er” kata Han Li Shuo.

__ADS_1


“ iya benar yang dikatakan kakakmu , Hua’er” kata Han Li Feng.


“ jadi aku harus diam dia mengambil tempatku? Kalian tidak perlu menasihatiku acuhkan aku seperti biasanya” kata Han Li Hua.


“ iya benar , kau telah membunuh ibumu sendiri” kata Han Li Shuo.


“Kau!!!!! Aku muak dengan keluarga ini yang selalu bilang aku pembunuh .Pernahkah kalian berpikir bagaimana seorang bayi kecil yang baru lahir bisa membunuh ibunya sendiri . Ibu sendiri yang ingin melahirkan aku , itu sudah takdir . Bahkan aku iri dengan kakak yang bisa merasakan kasih sayang seorang ibu dan tau wajah ibu tidak seperti aku . Aku bahkan tidak mengetahui wajah ibuku sendiri . Apa rasanya disayangi oleh ibu? Dipeluk?disuapi? . Kakak merasakan itu semua aku tidak . Aku benci kalian aku benci !!!!” kata Han Li Hua marah besar mengeluarkan aura hitam yang pekat sehingga para pelayan atau kesatria pingsan.


Bangun dari tempat duduk dan pergi meninggalkan aula makan .


“benar yang dikatakan Hua’er , Aku masih bisa merasakan kasih sayang ibu . Musihnya, aku memberikan kasih sayang karena dia adikku . Aku menyesal Hua’er . Maafkan kakak” kata batin Han Li Shuo.


“benar ,  itu sudah takdir . Sayang , aku sudah salah selama ini sudah menyakiti buah hati kita” kata batin Han Li Feng.


“sial , mereka menjadi menyesal . Aku harus merencanakan sesuatu” kata batin Mei Fang.


Han Li Hua pun sampai dikamar. “sial , kenapa harus menangis . apa ini perasaan Han Li Hua? Lebih baik aku sekarang ke gang pasar yang dikatakan Lu Xi” kata batin Han Li Hua.


“nona, apa yang terjadi? Kenapa nona menangis?” kata Lu Xi.


“ aku tidak apa-apa . Perasaan yang aku pendam sudah aku luapkan ke ayah dan kakak aku Lu Xi . Lu Xi , sekarang kita akan pergi ke gang pasar yang kau bilang . Kita akan mencari anak-anak itu dan siapkan aku pakaian yang sederhana” kata Han Li Hua .


“baik nona” kata Lu Xi.

__ADS_1


Han Li Hua memakai baju tersebut . Lu Xi dan Han Li Hua menggunakan qing qong untuk pergi kepasar.


__ADS_2