
Ada Mbah Dukun Sedang Ngobatin Pasiennya
Konon Katanya Sakitnya Karena Diguna-guna
Sambil Komat Kamit Mulut Mbah Dukun Baca Mantra
Dengan Segelas Air Putih Lalu Pasien Disembur!
"Syaitan Gendeng Syaitan Bandel, Syaitan Gombal!
Syaitan Syaitan Yang Namanya Syaitan...
Jangan Ganggu ih
Jangan Suka Mengganggu!
Pergilah Kau Syaitan, Jangan Ganggu!
Mbrreuh Bayawak Belegug Ngaganggu Siah Ku Aing Dibatako jurig Jarian Siah Ku Aing Dibaledog Diteke Kuaing Siah Mbrreuh!" Kata si mbah dukun di hadapan pasiennya.
"Anak bapa sudah sembuh.. Sekarang bisa di bawa pulang" Kata si dukun
"Terimakasih bah, kalo bisa teluh balik orang yg mencelakakan anak saya mbah" Kata orang tua si pasien.
"Gampang itu bisa di atur asal ada syaratnya.. Nanti kalau ke sini lagi bawakan helai rambut, potongan kuku atau lebih bagus gambar potret target mu. Nanti mbah santet balik orang itu, nah sekarang kalian pulang dan istirahat kan anakmu" Kata si dukun
"Kalo begitu kami permisi dulu mbah" Kata orang tua pasien.
Merekapun meninggalkan ruangan praktek abah jontor paranormal yg tersohor di kampung ciburung
Setelah keluarga itu keluar masuk lah seorang pemuda dengan pakaian rapi menghadap abah jontor sambil menyodorkan sebuah foto.
"Hmm.. Hmm... Mau di bikin mati macam apa? " Tanya abah jontor pada pemuda yg bernama joni
"Jangan di bikin mati bah" Jawab joni
"Terus mau di bikin bagai mana? " Tanya abah jontor
"Bikin dia mencintai saya bah, buat dia tergila-gila sama saya" Kata joni
"Saya ini dukun santet bukan dukun pelet, kalau kamu mau memelet wanita datangi dukun pelet bukan ke saya" Kata abah jontor sambil menyerahkan poto tadi ke si joni
"Ya sama aja kali bah... " Kata joni
"Ya gak bisa begitu dong jon, kita ini profesional ada etikanya, tidak bisa kita menyerobot pekerjaan orang lain. Ibarat kata kamu sakit gigi berobatnya ke dokter kulit mana bisa seperti itu" Jelas abah jontor
"Ya siapa tau abah ini dukun umum gitu tidak hanya melayani santet saja tapi juga pelet dan pengasihan lain-lain" Kata joni
"Wah kalau begitu saya harus kuliah lagi baru bisa praktek" Kata abah jontor
"Emang di mana bah kuliahnya" Kata joni
__ADS_1
"Di gunung cireme.. Sudah sana pergi" Kata abah jontor
"Masa bah gak bisa bantu" Kata joni melas
"Ia sudah sana pergi" Usir abah jontor
"Ya sudah kalau begitu saya minta surat rujukan ke dukun pelet bah" Kata joni
"Sembarangan kau pikir ini klinik" Kata abah jontor
"Ya siapa tau dapat diskon" Jawab joni yg meninggalkan ruangan itu.
Di malam hari. Abah jontor sedang menghitung pundi-pundi uang yg dia dapatkan hari ini. Lalu istrinya bi eha datang membawa segelas kopi hitam dan menyuguhkan nya di hadapan abah jontor.
"Bah.. Sudah dengar belum tentang si isak " Ka bi eha membuka percakapan
"Si isak mana" Kata abah jontor sambil menghitung recehan
"Si isak keponakan saya anaknya si Romlah" Kata bi eha
"Oh si isak yg kawin sama anak Haji dapet bulan lalu" Tanya abah jontor
"Ia.. Yg itu" Kata bi eha
"Memangnya kenapa dengan si isak" Tanya abah jontor
"Katanya bah dia di tempeli mahluk halus" Kata bi eha
Abah jontor pun berhenti menghitung dan mulai mendengarkan serius
"Ia katanya ada demit yg suka menampakkan diri sama si isak" Kata bi eha
"Demit jenis apa? " Tanya abah jontor
"Kurang tau tapi kata si Romlah mungkin kuntilanak atau sundelbolong " Jawab bi eha
"Kalau begitu eha.. Kalau kamu ngobrol sama adik mu lagi si gomlah suruh anaknya si isak itu kemari. Ketemu sama abah, biar abah periksa takutnya mahluk itu mau berbuat jahat" Kata abah jontor
Di kediaman penganten baru isak sedang merasa gelisah. Dia mondar mandir dari teras rumah ke dalam rumah.. Seperti orang yg risau.
Sementara itu istrinya sedang mencuci sambil bersenandung di belakang.
"Duuh.. Engkang naha teungteingan... Duuh engkang sok kabinabina, engkang mulai lupa waktu kita di desa makan dari mertua" Senandung iceu istri isak dari sumur belakang rumah.
"Iceu... Iceu.. Ari kamu akang panggil gak nyaut-nyaut, paeh kitu" Kata isak kesal dia langsung menghampiri istrinya itu di belakang.
"Ari akang kunaon, kan udah tau iceu lagi nyeuseh.. Nyuci baju sama sprei. Ada apa sih mangil-manggil riweuh tau malu sama tetangga" Kata iceu
"Aduh... Itu coba kamu liatin dulu ke depan ada apa" Kata isak panik
"Memangnya ada apa sih kang" Tanya iceu
__ADS_1
"Itu kamu liat dulu sini.. Seperti ada hantu yg ngeliatin rumah kita" Kata isak
"Ah akang ini.. Parnoan makanya kang jangan kebanyakan nonton film horor deh, ini iceu lagi nyuci sibuk.. Dari pada takut gak jelas akang bantuin saya jemur pakaian saja" Kata iceu
***
Sore hari setelah isak pulang kerja dia beristirahat duduk di kursi keluarga. Sekelebat isak melihat siluet bayangan orang yg lewat dari dapur menuju kamar mandi.
"Ceu.. Iceu... " Panggil isak pada istrinya
Namun tida ada jawaban.
Karena penasaran isak lalu mengikuti bayangan itu.
"Ceu.. Iceu... Kamu dimana.. Ceu jangan gitu ah gak lucu tau" Kata isak yg berjalan perlahan menuju dapur.
*braaak... * terdengar bunyi pintu kamar mandi tertutup seperti di terpa angin yg membuat si isak kaget. Isak pun mendekat ke arah kamar mandi dan mengetuk pintu kamar mandi itu.
"Ceu.. Kamu di dalam ya... Jawab dong jgn bikin akang takut" Kata isak
Karena penasaran isak pun mengintip dari pentilasi udara. Kagetnya dia saat isak melihat kedalam kamarmandi isak melihat wanita berdaster putih dengan rambut menutupi wajahnya.
Si isak pun lari keluar rumah.. Dan tak sengaja bertabrakan dengan istrinya di pintu depan.
"Aduh.. Akan ini gimana sih main tubruk aja" Kata iceu
Isakpun lalu memeluk istrinya..
"Ceu... Ada Kunti... " Kata isak yg membenamkan wajahnya pada pelukan iceu
"Kunti?... Ah akang ini kebiasaan iceu bilang jangan suka nonton film jadi parnoan " Kata iceu
"Ia benar itu di kamar mandi" Tunjuk isak
Iceu pun memeriksa di kamar mandi namun tidak ada apa-apa di sana.
"Mana... Gak ada apa-apa," Kata iceu
***
Di malam hari isak yg berbaring di tempat tidurnya merasa apa memang dia mengalami gangguan jiwa karena dia selalu gelisah akan ketakutan yg tak jelas.
Tak lama iceu datang menggoda suaminya itu dengan genit. Merekapun melakukan hubungan suami-istri. Setelah selesai iceu pergi ke arah kamar mandi.
Tak lama kemudian iceu masuk ke kamar dan menyisir rambutnya di depan cermin.
"Cepat sekali kamu mandinya" Tanya isak
"Hmm.. Perasaan seperti biasanya deh" Kata iceu
Iceu naik ke atas kasur dan menindih tubuh suaminya itu.
__ADS_1
"Apa ini kamu minta ronde kedua... " Tanya isak
"Hah..? " Ucap iceu... Binggung