
...Keesokan harinya di kamar Alisa....
...Alisa sudah bangun dan rapi dengan pakaian yang di pilihnya. Kini Alisa sedang bermain dengan ponselnya sembari menunggu maid memanggil untuk memberi tahukan waktu sarapan. ...
...(Pakaian yang di pakai Alisa) ...
...Saat tengah sibuk dengan handphonenya tiba tiba seseorang masuk ke dalam kamar Alisa. Seorang pria dengan pakaian rapi, pria itu adalah Rey. Rey langsung duduk di samping Alisa dan hal itu membuat Alisa berhenti bermain dengan ponselnya dan fokus pada Rey....
...(Pakaian yang di pakai Rey)...
Alisa : Ada apa??? (Tanya Alisa pada Rey)
Rey : Tak ada aku hanya ingin menemuimu, apakah aku tak boleh melakukan itu???
Alisa :Hmmm.... kau bisa melakukan apapun.
Rey : Untukmu (memberikan kotak berisi kalung pada Alisa)
Alisa : Tiba tiba??? Apa kamu habis melakukan kesalahan?? (Tanya Alisa curiga dengan sikap Rey yang tiba tiba)
Rey : aku tidak melakukan kesalahan apapun, aku hanya ingin memberikannya padamu. Jika kamu tak mau buang saja .
...Setelah mengatakan itu Rey langsung bangun dari duduknya dan pergi keluar dari kamar Alisa meninggalkan Alisa yang masih bingung. Tak lama setelah Rey pergi, seorang maid pun datang. ...
Maid : Permisi nona, sekarang sudah waktunya sarapan. (Ucap maid itu sopan)
Alisa : Hm.. baiklah.
...Alisa langsung memakai kalung yang tadi di hadiahkan oleh Rey, setelah itu Alisa pun pergi menuju ruang makan dimana ternyata yang lainnya sudah berkumpul dan hanya tinggal menunggu Alisa. ...
Felix : Morning girl.
Alisa : Morning.
Felix : Wah kamu tampak cantik hari ini (Puji Felix)
Alisa : Hanya hari ini???
Felix : Bukan begitu.. kamu cantik setiap hari, hanya saya hari ini kamu tampak sedikit berbeda dari biasanya.
David : Ya... hari ini dia terlihat lebih seperti wanita.
Alisa : Apa kemarin aku tampak seperti seorang pria??? (Ucap Alisa kesal)
Rey : Apa kamu tidak pernah mengaca sebelumnya??? Terkadang aku bahkan lupa jika kamu perempuan. (Ejek Rey)
__ADS_1
Alisa : Yak... apa kamu ingin mati!!!
Rey : Ups... maaf nona saya salah
Felix : Sudah, berhenti mengejek Alisa. Lebih baik kita sarapan sekarang
...Suasana kembali tenang dan merekapun mulai kegiatan mereka di meja makan. Beberapa saat kemudian setelah semua orang selesai menghabiskan makanannya, Alisa dan yang lainnya pun berpamitan dengan Felix dan pergi menuju garansi untuk mengambil mobil masing masing. ...
Rey : Alisa kamu sama aku oke (Ucap Rey sambil menarik tangan Alisa)
David : Kalo gitu aku sama Emely (Ucap David)
Alisa dan Emely : Terserah.. (ucap Alisa dan Emely serempak)
...Setelah berdiskusi keemoat orang itupun langsung masuk kedalam mobil dan berangkat menuju kampus. Tak lama setelah itu akhirnya mereka sampai di kampus tempat mereka akan menuntut ilmu mulai sekarang. ...
...(Kampus) ...
...Setibanya di kampus mereka langsung menjadi pusat perhatian dari mulai mereka masuk ke halaman palkiran sekolah sampai saat mereka turun dari mobil mereka terus menerus menjadi pusat perhatian. Semua orang menatap kagum pada mereka, bagaimana bisa tidak mereka masuk dengan mobil mewah yang sangat menarik perhatian selain itu paras mereka yang cantik dan tampan juga sangat menarik perhatian. ...
...(Mobil yang di pakai David dan Emey)...
...(Mobile yang di pakai Rey dan Alisa)...
Rey : Tolong santai oke, biarkan saja mereka, mungkin mereka tak pernah melihat seseorang yang begitu bersinar seperti kita. (Ucap Rey dengan bangganya)
Alisa : Hais... (Langsung berjalan menjauh sendirian meninggalkan yang lainnya)
Emely : Padalah dia selalu menjadi pusat perhatian tapi dia masih saja tidak terbiasa (Ujar Emely)
David : Bukan tidak terbiasa dia hanya merasa marah pada dirinya sendiri, dia selalu berfikir dirinya tidak pantas untuk itu. (Balas David)
Emely : Why???
David : Dia bilang dirinya palsu, tangannya kotor dan dia buruk karna itu dia berfikir dirinya tidak pantas. Karna itu bisakah kamu memahaminya???
Emely : Aku tidak tau jika dia menilai dirinya begitu buruk, aku akan coba memahaminya.
Rey : Tolong pahami dia jangan kasihani dia.
Emely : Aku tau.
...Ketiganya berjalan menyusul Alisa yang sudah pergi jauh dari mereka, sedangkan disisi lain Alisa justru bertemu dengan orang yang tak ingin dia temui. Dia adalah Alvin dan Vincent, kedua orang itu adalah orang yang sedang Alisa dan teman-temannya incar. ...
Alisa : Hais... menyebalkan (Ujar Alisa sembari melewati Alvin dan Vincent)
Alvin : Maaf nona, apa tadi anda bilang menyebalkan atau mungkin saya salah dengar. (Ucap Alvin membuat Alisa menghentikan langkahnya)
__ADS_1
Alisa : Kamu tidak salah dengar, aku memang mengatakan itu. (Sinis Alisa)
Alvin : Why??? Apa saya melakukan sesuatu yang membuatmu marah
Alisa : Tidak ada aku hanya tidak menyukaimu.
Vincent : Maaf nona muda tapi ini adalah pertemuan pertama kita jadi bagaimana bisa kamu langsung tidak menyukai kami. (Ucap Vincent teman Alvin)
Alisa : Apakah aku butuh alasan untuk tidak menyukai seseorang???
Vincent : Tentu kamu butuh alasan untuk membenci seseorang kamu tidak bisa begitu saja membenci seseorang terlebih lagi orang itu baru pertama kali kamu lihat.
Alisa : Aku tidak pernah bilang bahwa aku membenci kalian, aku hanya mengatakan jika aku tidak menyukai kalian. Ahh dan setelah di fikir fikir sepertinya aku punya cukup banyak alasan untuk tidak menyukai kalian.
...Saat mereka masih sibuk dengan debatan mereka tiba tiba Rey datang menghampiri mereka....
Rey : Apa yang sedang kamu lakukan??? Apa kamu sedang membuat masalah di hari pertama???
Alisa : Aku tidak membuat masalah apapun.
Vincent : HAH!!! tidak membuat masalah dia bikang. Tidak bisakah kau lebih jujur (Ujar sinis Vincent)
Alisa :( Menatap sinis Vincent)
Alvin : Sudahlah mari akhiri ini, ini adalah hari pertama jadi lebih baik kita tidak membuat masalah ini lebih besar (Ucap Alvin menenangkan Vincent)
Alisa : (Berbalik pergi tanpa mengatakan apapun)
Vincent : Lihatlah, dia bahkan pergi tanpa mengucapkan maaf setelah membuat keributan ini.
Rey : Ahh... tolong maafkan sikapnya, dia terlalu dimanja dan dia juga sangat buruk dalam bersosialisasi.
Vincent :Ya dia sangat sangat buruk. (Menekan setiap kata katanya)
Rey : Ya aku tau dia buruk tapi tidak bisakah kau mengatakannya biasa saja dia hanya membuat masalah kecil dan kalian langsung marah seolah olah dia membuak masalah besar.. ahh ternyata kalian memang menyebalkan (Ujar Rey emosi)
...Setelah mengatakan itu Rey langsung pergi meninggalkan Alvin dan Vincent yang masih bingung dengan sifat Rey yang berubah secara tiba tiba. ...
Vincent : Dia marah??? Bukankah harusnya kita yang marah???
Alvin : Ah sudahlah lebih baik kita pergi sekarang.
...Sementara itu disisi lain tampak David dan Emely yang tengah memperhatikan mereka dari kejauhan. ...
Emely : Tamat... dan mereka pun hidup bahagia di dunia mereka masing masing. ( Ucap Emely )
David : Sepertinya kamu sangat menikmati momen tadi???
Emely : Tentu, sangat jarang melihat seorang Alisa berdepat seperti itu tanpa membahayakan nyawa lawannya.
David : Ya kamu benar.
...~ Cukup sekian terima kasih ~...
__ADS_1
...~ See you next time ~...