Rose Killer

Rose Killer
eps.8


__ADS_3


...Pria berbaju hitam yang berada di samping mobil tersebut tak lain adalah pria X...


Alisa :Tempat yang indah, tapi ini terlalu jauh kau tau???


Pria X : Kamu telat 18 menit (Melihat ke arah Alisa yang tengah keluar dari mobil)


Alisa :Yayaya... tangsung to the point aja, mana yang aku minta (Mengulurkan tangan )


...ใ€ŠYang di minta itu maksudnya informasi yang diminta sama Alisa di eps 2ใ€‹...


Pria X :Ouh... ayolah, tak peru terburu buru kita bisa melakukannya secara perlahan .


Alisa : Perlahan??? Apa itu sesuatu seperti mencabik cabik tubuh terlebih dahulu sebelum membunuhnya??? Atau sesuatu seperti menguras darah dari seseorang yang masih hidup secara perlahan??? (Smrik Alisa)


Pria X : Wah dasar gila... berhenti berfikir hal hal mengerikan seperti itu dan bersenang senanglah. Tolong jangan sia siakan masa mudamu hanya untuk hal hal yang mengotori tanganmu.


Alisa : (Memutar bola matanya malas)


...Tiba tiba di saat itu sebuah mobil datang dan menghampiri mereka. Mobil itu adalah mobil milik Rey, Rey sengaja mengikuti Alisa sejak tadi dan Alisa pun tahu akan hal itu tapi Alisa membiarkannya. Sedangkan pria X yang melihat kedatangan Rey pun tiba tiba terpikir sebuah ide gila....


Pria X : Lihatlah pangeran berkuda putihmu datang... (Tersenyum ke arah Alisa)


Pria X : Tolong kerja samanya...(Smrik)


...Tiba tiba pria X itu menarik Alisa dan membuat seolah olah mereka tengah berciuman. Disisi lain Rey yang melihat hal itu langsung terbakar api amarah dan langsung berlari kearah pria X tersebut....


Rey : YAK!!! (Triak Rey)


...ใ€ŠBugh๐Ÿ’ฅใ€‹...


...Sebuah tinju yang cukup keras menghantam wajah pria X sampai sampai dia terkampar di tanah. Tak sampai disitu Rey yang masih terbakar rasa marah pun mencoba untuk memukul pria X lagi namun ditahan oleh Alisa. ...


Alisa : Rey berhenti (Ucap Alisa sembari menahan Rey)


Rey : Jadi kamu tadi terburu buru pergi hanya untuk menemui sampah sepertinya (Ucap Rey sambil menunjuk pria X)


Pria X : Hahahahahaha... Haaah setelah melihat reaksimu aku merasa tidak sia sia aku mendapat pukulan yang cukup sakit ini. (Ucap pria X tertawa lantang)


Rey : Apa maksudmu???


Pria X : Ouh ayolah aku hanya bercanda oke. Lagi pula apa kamu pikir dia akan membiarkanku menciumnya???. (Tersenyum sembari penepuk pundak Rey)


Alisa :Berhenti bermaian main dan cepat berikan barangnya padaku.(Ucap Alisa datar)


Pria X : Baiklah... lagi pula aku sudah cukup bersenang senang. (Memberikan flashdisk kepada Alisa)


Pria X :Tugasku di sini sudah selesai jadi aku akan pamit undur diri terlebih dahulu bye bye (Pergi meninggalkan Rey dan Alisa)


Pria X pun pergi menuju mobilnya dan kemudia melajukannya pergi dari tempat itu. Kini hanya tersisa Alisa dan Rey di tempat itu.


Rey : Kalian tadi benar benar tidak berciumankan??? Bibir kalian tidak bersentuhan kan??? (Tanya Rey)


Alisa : Hmz... (Sembari memutar bola matanya malas)


Rey :Haaah syukurlah.


Alisa : Tapi Rey, kenapa kamu mengikutiku??? Bukankah aku sudah bilang untuk tidak mengikutiku???


Rey : Ah maaf... tadi Emely tiba tiba bilang bahwa kamu mungkin pergi diam diam untuk menemui kekasihmu jadi aku sedikit takut dan tanpa pikir panjang aku justru mengikutimu. (Jelas Rey)


Rey : Maaf... aku benar benar minta maaf, bukannya aku tidak percaya padamu hanya saja aku merasa sedikit takut.


Alisa : Haah... lupakan lebih baik kita pergi sekarang.

__ADS_1


Rey : Apa kita akan pulang sekarang???


Alisa : Tidak kita akan pergi ke marakas terlebih dahulu.


Rey :Kenapa??? Apa ada masalah???


Alisa :Entah ini masalah atau bukan tapi tadi anak buahku bilang bahwa mereka menangkap seorang wanita yang mencurigakan.


Rey : Siapa??


Alisa : Aku juga tidak tau, mereka bilang dia sama sekali tidak mau mengatakan apapun dan bilang bahwa dia hanya akan berbicara jika aku yang bertanya.


Rey :Ahh...


...Setelah selesai berbincang keduanya pun langsung pergi ke markas bersama . Tak lama kemudian akhirnya keduanya sampai di markas mereka....



...ใ€ŠRuang bawah tanahใ€‹...


...Sesampainya disana Alisa dan Rey di sambut oleh belasan pria berbaju hitam yang tak lain adalah bawahan Alisa, mereka membungkuk dengan hormat saat Alisa dan Rey melewati mereka....


Alisa : Dimana orang itu??? (Ucap Alisa pada salah satu bawahannya)


๐Ÿ‘จโ€๐Ÿ’ผ : Dia ada di ruang introgasi.


Alisa : Apa kamu sudah mencari tahu siapa dia???


๐Ÿ‘จโ€๐Ÿ’ผ : Maaf master, semua informasi tentang wanita itu tidak bisa di temukan.


Alisa : Tidak masalah aku akan mencari tau sendiri nanti.


...Ketiganya berjalan beriringan menuju ruang introgasi, melewati lorong dimana dikanan dan kiri terdapat sebuah sel yang berisikan orang orang yang dulu pernah bermusuhan dengan klompok Alisa. Jeritan nyaring terdengar di seluruh lorong, dan hal itu adalah hal yang wajar di sana. ...



Alisa : Dia orangnya??? (Tanya Alisa pada bawahannya itu)


๐Ÿ‘จโ€๐Ÿ’ผ : Benar dia orangnya.


Rey :Sepertinya dia tidak terlihat berbahaya (Ucap Rey sambil melihat wanita tersebut melalui kaca)


Alisa : Jangan menilai orang dari luarnya saja, kamu tidak tau apa yang bisa dia lakukan.


Rey :Ya benar... sama sepertimu (Melirik Alisa)


Alisa : (Memutar bola mata malas)


Rey :(Smrik)


Alisa :Kalian berdua tunggu disini, aku akan masuk ke dalam sendiri.


Rey : Tidak boleh, aku akan menemanimu.


Alisa : Rey, aku tidak ingin di bantah.


Rey : Tapi... haah baiklah, tapi aku akan langsung masuk ke dalam jika aku melihat sesuatu yang mencurigakan terjadi.


Alisa : Hmz...


...Alisa pun masuk ke dalam ruangan tersebut sendiri, sedangkan wanita tadi yang menyadari kedatangan seseorang pun langsung menoleh ke arah Alisa. ...


Wanita : Wah wah wah~... kamu datang lebih cepat dari harapanku.


Alisa : Ah maaf jika aku menghancurkan harapanmu, tapi aku terbiasa untuk melakukan pekerjaanku secepat mungkin. (Duduk di depan wanita tadi)

__ADS_1


Wanita : Alisa... kamu terlihat sama persis seperti yang dia katakan.


Alisa : Sepertinya kamu sudah tau banyak tentangku, mmm tapi aku tidak tau siapa kamu. Jadi bisakah kamu memperkenalkan dirimu terlebih dahulu.


Wanita : Aku Bela si pengantar pesan.


Alisa :Si pengantar pesan ya... aku jadi berfikir, apakah mungkin kamu sengaja tertangkap oleh bawahanku supaya kamu bisa bertemu denganku??? Dan apakah ini artinya aku akan mendapatkan sebuah pesan dari seseorang??? Apakah orang yang mengirim pesan adalah orang yang selama ini terus terusan mengirimiku paket??? Sepertinya kamu tau jawabannya.


Bela : Wah seperti yang ku kuduga, kamu sangat pintar. Jawaban dari semua pertanyaanmu adalah ya. (Tersenyum ke arah Alisa)


Bela : Dan untuk isi pesannya... mmm, apa kamu ingin tahu???


Alisa : Sepertinya aku tidak bisa menjawab tidak untuk pertanyaan itu.


Bela : Ya kamu memang tidak bisa mengatakan tidak untuk itu, ahhh sebenarnya isi pesannya tidak terlalu penting dia hanya bilang bahwa kamu boleh sedikit bermain main dengan miliknya selama kamu tidak menyakitinya atau membunuhnya dan dia bilang dia akan membalasmu jika dia tau bahwa kamu sedikit saja melukai kesayangannya itu.


Alisa : Siapa yang dia maksud sebagai miliknya???


Bela : Alvin... dia adalah milik masterku.


Alisa : Lalu siapa mastermu???


Bela : Wah kamu tidak boleh menanyakan pertanyaan itu kau tau. Tapi aku akan memberimu sebuah bocoran, masterku sangat mendukung rencanamu.


Bela : Hanya itu yang bisa ku katakan padamu.


Alisa : Baiklah jika begitu katakan pada mastermu bahwa aku tidak tertarik dengan miliknya itu. (Ucap Alisa sembari berdiri dari duduknya)


...Kemudian Alisa pun berjalan menuju pintu keluar tapi baru saja beberapa langkah Bela memanggilnya. ...


Bela : Alisa...(Panggilnya sembari berjalan mendekati Alisa)


Alisa : (Berbalik melihat Bela)


Bela : Lebih berhati hatilah dengan orang orang di sekitamu jika kamu tidak ingin terluka (Bisik Bela di telinga Alisa)


Bela : Sampai jumpa di pertemuan selanjutnya


...Setelah mendengarkan ucapan Bela Alisa pun malanjutkan langkahnya dan keluar dari ruangan itu. Begitu Alisa keluar dia langsung di sambut oleh Rey yang tengah kepo dengan apa yang terjadi di dalam ruangan tersebut dan apa yang mereka bicarakan pasalnya ruangan itu kedap suara sehingga Rey tidak bisa mendengar percakapan mereka dan hanya bisa melihat....


Rey : Apa yang kalian bicarakan??? Apakah dia mengancammu??? Apa kamu baik baik saja ??? Apa dia_


Alisa : Cukup... tak ada hal penting yang dia bicarakan.


Rey : Benarkah???


Alisa : (mengangguk)


Alisa : Biarkan dia pergi nanti dia sama sekali tidak berbahayaa. (Ucap Alisa pada bawahannya)


๐Ÿ‘จโ€๐Ÿ’ผ : Baik.


Alisa : Rey aku lapar...


Rey : Kalau begitu apa yang ingin kamu makan???


Alisa : Terserah.


Rey : Baiklah... mari kita pergi cari makanan kebetulan aku tau resto yang enak yang tidak jauh dari sini.


Alisa : Hmz...


...~ Cukup sekian terima kasih ~...


...~ See you next time ~...

__ADS_1


__ADS_2