
...《Skip seusai kelas di ruang kantin》 ...
...Kini Alisa dan yang lainnya tengah menikmati waktu luang sebelum kelas selanjutnya. Mereka pergi ke kantin guna menghilangkan rasa lapar mereka. Namun ternyata hari itu kantin sangat ramai dan hanya tinggal ada satu meja yang kosong....
Rey : Biar aku yang pesen makanan, kamu lebih baik duduk di sana sekalian ngamanin tempat.
Alisa : Hmz... (Mengangguk).
...Alisa berjalan menuju meja tersebut dan kebetulan disaat yang sama Alvin juga sedang menuju meja tersebut, hal itu membuat keduanya tiba di meja itu bersama. ...
Alvin : Kamu mau duduk di sini??? (Ucap Alvin dengan memperlihatkan smriknya)
Alisa :(Menatap ke arah Alvin tak perduli)
Alvin : Kalo kamu mau duduk di sini kamu harus minta maaf dulu pada ku.
Alisa : Kamu mau aku minta maaf??? (Barjalan mendekati Alvin)
Alisa : Kamu tau, aku tak pernah minta maaf kepada siapapun dan ku beri tahu jika sesuatu yang ku inginkan tidak bisa ku dapatkan maka aku tidak akan membiarkan orang lain mendapatkannya juga.
Alvin : ( Waw dia sangat cantik dari dekat)
Alisa : (Smrik)
...Seketika Alvin terdiam karna prilaku Alisa, entah kenapa tiba tiba Alvin tak bisa membuka mulutnya dan berkata kata, jantungnya tiba tiba berdebar debar saat Alisa mendekatinya selain itu telinganya juga memerah....
Alisa : Menyabalkan, telingamu memerah. (Sinis Alisa)
...《Alisa langsung menjauhkan dirinya dari Alvin.》...
Alvin : Apa yang kau katakan??? Telingaku memerah karna panas bukan karnamu??? (Ucap Alvin gagap)
Alisa : Aku tak pernah bilang jika telingamu memerah karnaku. (Datar)
Alvin : Kau memang tidak bilang aku hanya menjelaskan saja supaya kau tidak salah paham.
Alisa : Aku tak perduli. (Duduk di kursi)
Alvin : Yak!!! Kenapa kau duduk di situ, bukankah sudah ku katakan jika ingin duduk di sini kau harus minta maaf terlebih dahulu.
Alisa : Kau memerintahku (Sinis Alisa)
...《Brakk》...
...Alisa membanting meja di depannya dan hal itu sontak membuat Alisa dan Alvin menjadi pusat perhatian di kantin itu. Sedangkan disis lain Rey dan Vincent yang masih mengantri langsung menghampiri Alisa dan Alvin setelah mendengar Alisa yang membanting meja. ...
Rey : Alisa, why???
Alisa : Haah... (Menghela nafas)
Alisa : Tidak ada... mari pulang, aku sedang dalam mood yang buruk saat ini (Ucap Alisa kemudian berjalan pergi)
Rey : (Melihat ke arah Alvin dan Vincent kemudia pergi mengikuti Alisa)
Vincent : Apa yang terjadi??? Apa yang kau lakukan padanya??? (Tanya Vincent pada Alvin)
Alvin : Apa yang kamu katakan?? Aku tak melakukan apapun, aku juga kaget saat dia tiba tiba membanting meja kau tau.
Vincent : Mungkinkah dia gila. (Gumam Vincent)
Alvin : Yak!! Bagaimana bisa kamu bilang dia gila, hais kau menyebalkan. (Balas Alvin kemudian pergi meninggalkan Vincent)
__ADS_1
Vincent : Sebenarnya ada apa dengan semua ini, kenapa jadi aku yang salah????
...Sementara itu disisi lain Alisa terus berjalan menuju area palkir dengan Rey yang tengah mengikuti dibelakang Alisa. Namun tiba tiba Rey menarik tangan Alisa, membuat Alisa berbalik ke arah Rey. Kemudian Rey memeluk Alisa dalam dekapannya....
Rey : Tenang oke... kendalikan emosimu (Ucap Rey lembut)
Rey : Sebenarnya ada apa??? Tidak biasanya kamu tak bisa mengendalikan emosimu.
Alisa : Haah... (Menghela nafas)
Alisa : Orang itu... dia salah satu dari mereka.
Rey : Apa dia juga terlibat???
Alisa :Tidak, hanya saja melihatnya membuatku teringat dengan orang itu.
Rey : Haah... (Menghela nafas)
Rey : Kenapa kamu tidak mengatakannya padaku???
Alisa : Maaf, aku berniat memberi tahukan kalian hari ini setelah memastikannya.
Rey : Baiklah... mari kita pulang terlebih dahulu setelah itu kita bicarakan dengan yang lainnya.
Alisa : hmz... (Mengangguk setuju)
...Setelah itu keduanya pun berjalan menuju mobil mereka dan kembali ke kediaman Felix. Tapi di tengah tengah jalan Rey justru mengambil jalan lain yang mana jalan itu berlawanan dengan jalan menuju kediaman felix....
Rey : Kemarin saat kamu pergi aku jalan jalan sendiri, dan tanpa sengaja aku menemukan sebuah tempat yang sangat indah. Karna itu aku ingin mengajakmu kesana terlebih dahulu sebelum pulang. Tak masalahkan??? (Melirik Alisa)
Alisa : Tidak masalah, aku juga sepertinya butuh mencari udara segar.
Rey : Syukurlah
Alisa : Ini tempatnya???
Rey : Emmm... bagaimana menurutmu???
Alisa : Indah, aku menyukainya. Selain itu di sini juga sepi, thanks udah bawa aku ke sini. Aku merasa bisa sedikit bernafas lega di sini.
Rey : Jika begitu.... berikan aku imbalan ( Menarik Alisa ke dekapannya)
Alisa : Sebutkan, kamu ingin mati tertembak atau di tikam??? (Ucap Alisa datar)
Rey : Ouh... ayolah (Rengek Rey)
Alisa : Lepas... (ucap Alisa tegas)
Rey : Haah... (Menghela nafas)
Rey : (Melepaskan Alisa dengan wajah masam)
...《Cup💋》...
Alisa : Kamu sangat jelek jika cemberut (Ucap Alisa setelah mengecup bibir Rey)
Rey : Kamu mencuri ciuman dariku, jadi aku harus membalasnya. (Ucap Rey sembari menarik Alisa kembali kedekapannya)
...Rey mulai mencium Alisa lembut dan mendapat balasan sama dari Alisa. Beberapa saat kemudian Rey menghentikan kegiatannya sedangkan Alisa langsung membenamkan wajahnya di dada bidang milik Rey karna malu. ...
Rey :Cute (Tersenyum sembari melihat Alisa yang tengah menyembunyikan wajahnya)
__ADS_1
...《Bugh💥》...
...Sebuah pukulan yang lumayan keras menghantam perut Rey....
Rey : Aww...(meringis kesakitan)
Rey : Bagaimana bisa kamu meninjuku setelah berciuman??
Alisa : Ayo pulang, aku lapar. (Ucap Alisa sembari berbalik meninggalkan Rey)
Rey : Bagaimana bisa aku menyukai wanita kasar sepertinya???
Alisa : Cepat!!! (Teriak Alisa yang sudah berjalan cukup jauh dari Rey)
...Kemudian keduanya pun pergi meninggalkan tempat tersebut dan kembali ke kediaman Felix. ...
...Sesampainya di kediaman Felix, Alisa langsung di sambut oleh David dan Emely. Keduanya memang sudah menunggu kedatangan Alisa dan Rey sejak tadi. Mereka ingin bertanya tentang kejadian di kantin hari ini. ...
David :Alisa, kamu tidak papa??? Aku dengar ada sedikit keributan yang terjadi di kantin??? Apa kamu terluka??
Emely : Ya, dia baru sampai, setidaknya biarkan dia duduk dulu sebelum memberinya pertanyaan seperti itu.
Alisa : Kak semuanya baik baik aja, aku gak terluka sedikitpun. Aku hanya sedikit terbawa emosi, maaf aku ngebuat kakak hawatir.
David : Apa kamu yakin???
Alisa :(mengangguk )
Rey : Alisa, bukankah tadi kamu bilang mau memberi tahu kami tentang orang itu.
Alisa : Mari pindah keruang kerja.
...Keempat orang itu kemudian kergi berjalan menuju ruang kerja pribadi Alisa....
Alisa : Kita sudah mengincar mereka dari lama, kita bahkan pergi keluar negri berkali kali untuk mencari mereka kita juga sudah menyuruh banyak orang untuk menemukan mereka. Dan konyolnya kita justru menemukan mereka disini. (Ucap Alisa)
Alisa : Kita sudah tau tentang identitas mereka sejak lama, tapi belum lama ini aku mendapatkan surat dari seseorang di memberiku sebuah informasi. Awalnya aku tidak percaya jadi aku pergi menemui pria X dan menyuruhnya untuk menyelidiki.
Emely : Pria X!!! Jangan bilang yang kamu maksud itu... (Ucap Emely kaget)
Alisa : Emmm (mengangguk)
Alisa : Alvin... aku menyuruh pria X untuk menyelidiki Alvin dan ternyata informasi itu benar bahwa Alvin adalah putra tunggal dari Albert dan Maudy...
Alisa : Selain itu aku juga dapet informasi bahwa sekitar 5 tahun lalu Maudy meninggal dunia akibat kecelakaan mobil.
Rey : Meninggal???
Alisa : Hmz (mengangguk)
Alisa : Tapi ada sesuatu yang mengganjal, aku juga dapet info bahwa mayat maudy tidak pernah di temukan.
Rey : Kalau begitu bukankah bisa jadi dia tidak meninggal, dan masih hidup
Alisa : Aku juga sempat berfikir seperti itu.
Emely : Kalau begitu apa rencanamu sekarang???
...~ Cukup sekian terima kasih ~...
...~ See you next time ~...
__ADS_1