
“Kakak, sangat baik.” ucap pria kecil sambil menangis begitu jatuh ke pelukan Rui Sei.
Melihat nasib malang Pria kecil, Rui Sei palsu menghibur Pria Kecil sembari mengeluarkan permen susu kesukaan Long Yin, dan berkata, “Jangan menangis lagi! Lihat ini, kakak punya sesuatu.”
Pria Kecil nampak memiliki ekspresi aneh saat dia melirik sekilas pada permen susu di tangan Rui Sei.
Permen susu tampak seperti kristal susu putih, dan jika menggunakan akal spritual untuk memeriksa. Maka seorang dapat melihat sejumlah besar QI murni, yang setingkat dengan batu roh peringkat tertinggi.
Dia berhenti menangis dan mendorong dirinya sendiri keluar dari pelukan Rui Sei. Baru saja, dia mendapati perasaan aneh saat berada dalam pelukan Rui Sei. Selain itu, ada banyak energi murni terkandung di dalam permen susu, membuat dia ngeler.
“Kakak, ini untukku?” tanya Pria Kecil dengan gembira, memastikan apakah pendengarannya tidak salah?
“Tentu saja itu benar. Katakan saja jika kamu tidak menyukainya. Aku masih memiliki banyak hal disini.” jawab Rui Sei saat dia memamerkan banyak jenis permen ke hadapan Pria Kecil.
Pria Kecil menatap ngeri, ia berpikir dalam hati, “Sejak kapan permen yang di penuhi Qi murni dapat dengan mudah di temukan!”
Memiliki pikiran seperti itu, Pria Kecil langsung menerima permen susu tanpa pikir panjang.
Pada kenyataan Pria kecil bukankah manusia, Melain Siluman pencuri. Dia hebat dalam mencuri sumber daya kultivasi dari setiap pendatang. Penampilan wilayah mati ini sendiri, di buat-buat secara cuma-cuma oleh Pria kecil.
Adapun Rui Sei palsu, dia tertarik ke tempat ini, karena menemukan jejak kekuatan dunia yang sangat kuat.
“Adik, apa kamu mau ikut dengan ku? Aku memiliki seorang putri, tapi dia Kesepian dan sangat membutuhkan seorang teman.” kata Rui Sei dengan lembut.
Pria kecil menajamkan telinga dan bertanya, “Apakah tempat mu jauh?”
“300 juta Mil dari sini.” jawab Rui Sei.
“300 juta Mil!” Pria Kecil berseru!
Orang gila! pikirnya, 300 juta Mil, kamu pasti ingin menculik ku? Pria kecil bahkan secara tak sengaja mengeluarkan asap hitam dari kepalanya, jelas dia marah.
“Pria Kecil, kamu berasap? Apakah ada api di dalam kepalamu?” Rui Sei palsu melompat kegirangan, menurutnya itu sangat hebat! Apa anak ini ahli sulap.
Pria kecil hampir kesedak air liur begitu dia mendengar komentar Rui Sei. Marah! ia menghentakkan kaki ke tanah dan berteriak. “Bodoh! Kakak bodoh! Aku sedang marah!”
__ADS_1
“Jangan marah,” Rui Sei palsu melambai-lambai tangan dengan panik, “Aku tidak ingin menculik mu kok.” lanjutnya.
Memiliki ketajaman mata, Rui Sei dapat melihat pikiran Pria kecil semua melihat siang.
“300 juta mil, apa itu?” tanya pria kecil sangat marah, wajah putihnya menjadi merah muda.
Sebagai siluman berusia 300 tahun, ia memiliki pengalaman yang cukup banyak. Dia sendiri, melakukan penipuan seperti ini ketika mencari mangsa.
Tipuan kecil Rui Sei sama seperti anak kecil yang tidak tahu apa-apa, tapi mencoba untuk membodohi ahli di bidangnya.
Rui Sei mengernyit tidak senang, lalu dia mengungkapkan kebenaran. “Tidak mungkin aku menuculikmu! ketahui lah bahwa itu sangat dekat. Aku bahkan bisa bolak balik sejuta kali dalam 0000,1 detik.”
“Bodoh!” Pria Kecil berteriak lagi, itu menendang Rui Sei sekuat tenaga sebelum pergi.
Namun, setelah beberapa langka, dia ketakutan dan buru-buru berbalik. Tapi yang ia temukan, hanyalah senyuman sang Budha di wajah Rui Sei.
Apa itu! Batin Pria Kecil gemetar takut. Tatapan mata Rui Sei palsu, seperti milik orang suci yang dapat melihat menembus jiwa. Tapi masalahnya bukan itu, melainkan tatapan keinginan di mata Rui Sei.
Pada awalnya dia hanya merasa bersalah karena tanpa sengaja memukul Rui Sei menggunakan kekuatan penuh. Bagaimana pun juga, dia memiliki Kultivasi level 71.
Ngeri!
Pria kecil langsung berubah menjadi awan hitam dan lenyap ke dalam bumi, itu berlari menuju inti bumi sangat ketakutan mendengar perkataan Rui Sei palsu.
“Sial! Aku bertemu ahli. Sial!” Pria Kecil mengutuk berulang-ulang.
Sebelumnya, dia sedang bermain sendiri tiba-tiba aura kehidupan muncul. Pria kecil sangat gembira, sampai-sampai dia lupa mencari tahu siapa lawannya kali ini. Sekarang sudah terlambat mengetahui nya, itu hanya dapat mencoba lari sekuat tenaga untuk hidup.
Namun, saat ini kekuatan aneh mencegah pria kecil bergerak.
Seperti menginjak lautan lumpur dengan beban puluhan ton, Pria kecil tenggelam ke dasar bumi dalam kecepatan terlihat.
Berapa keras pun dia berusaha melawan kekuatan aneh ini, pria Kecil tetap tenggelam.
………
__ADS_1
Di koridor Paviliun atas danau, terlihat gadis kecil Long Yin tengah bermain bersama Camera Cannon nya, tiba-tiba ruang beriak dan Pria kecil terlempar ke kaki Long Yin.
Long Yin sedikit terkejut melihat seorang yang se umuran dengannya tiba-tiba muncul dari udara tipis.
Pria Kecil yang baru saja terlempar memiliki ekspresi kosong, samar-samar dia dapat merasakan lingkungan yang berubah.
Mata jernihnya menatap sekeliling sampai akhirnya bertemu dengan Long Yin.
“Kamu Siapa?” Pria kecil itu bertanya kaget.
Di sisi lain, Long Yin sangat senang karena akhirnya ia memiliki seorang teman. Long Yin membungkuk ke Pria Kecil sambil mengulurkan tangan dan berkata, “Hallo, selamat datang di rumah.”
Pikiran pria kecil kosong, walau begitu dia masih meraih tangan Long Yin dan bangun dengan bantuan.
Pria kecil panik di dalam, tapi setelah beberapa saat dia akhirnya menghela napas. Itu sudah pasrah sepenuhnya. Bagi Pria kecil, bersama gadis bertanduk ini lebih baik dari pada bertemu ahli mengerikan sebelumnya.
Sayang sekali, pikiran Pria kecil segera terganggu oleh suara panggilan dari dalam rumah.
“Yin Er, 27 macam masakan dari ikan Nila sudah selesai. Ayo datang bersama teman dan makan sebelum dingin.”
Long Yin hampir seketika di tarik oleh suara yang tidak lain milik Rui Sei, dia menjawab sambil menarik Pria Kecil bersamanya, “Yin Er datang.”
“Sial! Jadi gadis ini, anak orang itu!” Pria Kecil mengutuk dalam hati.
Baik, aku tidak bisa melakukan apa pun. Selama ahli itu tidak berlebihan, aku akan menuruti keinginannya. Memiliki pikiran seperti itu, Pria Kecil mengikuti Long Yin tanpa perlawanan.
———
Di wilayah kematian tempat asal pria kecil tinggal.
Rui Sei palsu menyelusuri pinggiran hutan mati. Sesekali ekpresi Rui Sei palsu berubah, dia bergumam, “Dari jejak yang tertinggal, sepertinya itu milik manusia.”
Di tanah, ada jejak bekas sepatu ukuran pria dewasa. Jejak yang tertinggal di sana, nampaknya tengah menuju ke wilayah aktifitas manusia terdekat.
“Kekuatan orang ini sangat kuat, kata Xiaobai, kekuatan penuhku belum tentu cocok menjadi lawan tandingnya.” ungkap Rui Sei palsu saat tubuhnya menghilang.
__ADS_1