
Memasuki liburan, refreshing ke tempat kakek dan nenek. Disana kami pergi ke kolam ikan paman untuk mancing dan cari udang, sekaligus liat pemandangan sawah yang masih hijau. liburan kali ini sangat menyenangkan karena bisa berkumpul dengan semua keluarga, walau pun hanya sebentar saja.
Sepulang dari tempat kakek, orang tua menanyakan aku ingin lanjut sekolah dimana. Aku bilang saja ingin masuk asrama seperti kakak dan abang, karena mereka disana, aku juga ingin. Aku bosan sendirian terus, tak ada kawan, dan mereka juga bisa jaga aku selama di asrama, mau nya mandiri. Tapi percuma saja aku beritahu keinginanku, mereka tetap tidak mengizinkan, alasannya aku suka bangun siang dan masih dibangunkan. Bukan kah dengan aku masuk asrama aku bisa berubah? Heran. Mau bagaimana lagi aku harus ikuti kemauan mereka. Aku bersekolah dimana aku merasa asing, dan keluar dari zona nyaman ku. Iya, karena sekolah ku ini lumayan jauh dari rumah, sedang kan waktu SD dekat banget jalan 20 kaki udah sampai. Lah ini jauh, dan aku ngga punya teman. Kalian harus tahu waktu kami ujian SD dulu itu gabung dengan sekolah lain, banyak deh sekolahnya. Kami ditempatkan di SMP, karena kurang ruangan dan berdekatan. Diruangan kami ada 3 sekolah, satu sekolah itu kelebihan jadi di masukkan di ruangan kami. Mereka melihat kami itu lain, ya iyalah jarak nya dekat dan kami perginya pakai mobil. Mereka pikir kami pasti anak manja dan orang kaya. hmmm.
__ADS_1
Next, masuk SMP waktu disuruh pakai baju olahraga ketahuan deh dari sekolah mana. Dan aku? Mereka melihatku beda sekali. Ada abang kelas waktu liat aku itu ketawa. Memang ada salah dari aku? Aku pikir hanya aku aja sekolah disitu, ternyata ada teman ku satu SD jadi bukan aku sendirian yang lain. Pembagian kelas, yah aku beda kelas dengan dia. Aku kelas A dan dia B. Dia udah berubah ngga kayak dulu. Padahal sering main bareng, punya teman baru gitulah. Selama belum ada baju olahraga dan baju batik, kami masih pakai baju SD, khususnya seragam olahraga ini, masih dilihat oleh orang-orang. Seragam olahraga ini benar beda, punya mereka celana panjang dan kami celana pendek (yah nggak pendek-pendek juga, pas dilutut). Hmm masih aja terasa bedanya. Walau begitu beruntung juga ada punya teman, biarpun ngga banyak. Tapi ini masih awal. Hari-hari berlalu seragam akhirnya dibagikan dan kelas kami kedatangan murid baru, setelah salah satu anggota kelas dipindahkan dikelas lain. Itu adalah kelas khusus untuk DB (Drumband). Kami menyebutnya seperti itu, karena mayoritas anggota DB memang berasal dari sana.
Murid baru itu cewek, dan dia pindah dari sekolah ku waktu SD, (sekolah aku itu ada 3 tingkatan SD, SMP, dan SMA, sekarang udah ada TK dan Kampus (siswa/i SMP, SMA dan mahasiswa/i Kampus tinggal diasrama, disanalah seharusnya aku beradaðŸ˜). Kami mulai dekat dan berteman, Disini aku suka mata pelajaran sejarah. Karena menyukai nya nilai UAS ku 100, wahh aku senang sekali. Tapi ngga boleh sombong, iya aku ngga sombong kok. Di beberapa mata pelajaran kelas kami akan bergabung dengan kelas lain, disinilah yang kami suka. Ada 3 mata pelajaran yaitu olahraga, Agama dan BK (Bimbingan Konseling), kalau BK kami tiga kelas. wahhhh kalau udah pindah ruangan ribut lah, lari-larian, teriak-teriakan. Apalagi kalau ngga ada guru. Kalian tahu lah. Kalau udah gabung kelas kami akan hilang imejnya, Yah kelas kami bisa disebut kelas kalem wkwkwk. Kalem apaan? Wali kelas hebat, tau aja cara buat kami bisa diam. seiring berjalan tahulah, udah mulai suka-sukaan, aku menyukai dia. Dia yang dingin. ngga banyak omong. Ntah kenapa aku suka dia.
__ADS_1
Apa yang harus kulakukan? masih ada setengah semester lagi, harus satu kelas dengan mereka.
Hatiku hancur 💔. Ku ingin lepaskan yang pergi dan menyambut yang datang.
__ADS_1