Sahabat Ipar Ku

Sahabat Ipar Ku
05


__ADS_3

pagi itu matahari sangat terik sekali, rasanya panas dua kali lipat dari biasanya. Aisyah berangkat ke kampus mengunakan montor kesannya, dengan kecepatan sedang karena tidak terlalu terburu-buru.


tiga puluh menit berlalu akhirnya Aisyah sampai di kampus nya. biasa dia langsung menuju kelasnya,dan juga langsung di sambut Ani sahabatnya. sedangkan Sinta belum datang karena dia sukanya selalu telat kalau berangkat.


" assalamualaikum, calon pengantin" salamnya.


" waalaikumsalam, apaan sih sahabat ku ini, aku kan jadi malu" jawab Ani, dengan pipi memerah karena malu Digoda Aisyah, meskipun pipinya gak terlihat karena ketutup cadarnya.


" ekhm kayak nya ada yang dekdekan mau jadi pengantin" goda terus Aisyah sambil mencolek-colek pipi Ani.


" kamu ya!! awas nanti kalau kamu mau nikah sama kakaknya tuh" sambil menunjuk kearah Sinta yang baru datang.


" kok aku sih, aku juga baru datang udah di gosipin aja!" Sinta yang merasa kesal.


" iya nih orang yang mau nikah memang kayak gini, grogi katanya" goda Aisyah.


" udah² kamu juga mau nikah?, ngapain godain orang" jawab Sinta


menit demi menit pun berlalu kini mahasiswi udah pada pulang karena pelajaran sudah selesai.


********


sore ini Aisyah ada keperluan untuk membeli barang masakan karena mau buat kue karena bibiknya Aisyah mau datang. kini Aisyah memutuskan untuk membeli bahannya di Alfamart terdekat.


saat perjalanan menuju Alfamart tiba² langit mulai gelap tandanya akan turun hujan. setelan sampai di depan Alfamart Aisyah langsung masuk karena takut hujan akan turun,dan benar saja setelah masuk hujan turun begitu deras.


aku memilih barang yang aku butuhkan, saat aku mau mengambil susu yang ada di dalam kulkas tak sengaja aku menjatuhkannya, dan di saat aku yang mau ngambil udah ada yang ngambilkan susu ku dia laki-laki gagah tampan. saat Aisyah melihat kearah orang yang mengambilkan susunya dia merasa tak asing dengan pria tersebut, yang tak lain adalah Habibi.


" mas babibi!" kaget Aisyah saat melihat Habibi yang ada di depannya.


" Aisyah...,kamu Aisyah kan?" tanya nya soal takut salah orang.


" iya saya Aisyah, mas mau apa di sini?" tanya Aisyah sambil menundukan kepalanya,karena laki² dan perempuan tidak baik bertatapan jika bukan bersama mahramnya.


" oh aku disini sih niatnya mau beli barang untuk keperluan rumah, ya kamu sendiri ngapain di sini?" tanya Habibi.

__ADS_1


" oh kalau aku mau beli bahan-bahan roti" jelasnya.


" oh.... kalau gitu aku tinggal dulu aku mau cari barang yang ingin aku beli" jawabannya dan langsung meninggalkan Aisyah disitu.


" assalamualaikum" lanjutnya.


" waalaikumsalam" jawab Aisyah yang masih dengan menundukkan kepalanya.


setelah Aisyah menemukan bahah-bahan yang di perlukan, dia langsung menuju kasir untuk membayar nya. setelah selesai membayar Aisyah langsung keluar, dia bingung harus bagaimana karena saat dia kesini Aisyah naik ojek online, apa ada ojek yang menerima saat hujan yang begitu deras sekali.


Aisyah duduk di bangku yang ada di depan Alfamart sambil melihat-lihat handphonenya sampai menunggu hujannya reda. saat ia tengah fokus pada handphone nya dia si kagetkan dengan seorang laki-laki yang memanggil namanya.


" loh Aisyah kamu masih disini?" tanya laki-laki itu yang tak lain adalah Habibi.


" eh mas Habibi, oh ini aku nunggu hujannya sedikit reda." jawabnya.


" loh emang kamu kesini naik apa?" tanya Habibi sambil duduk di bangku yang ada di depan Aisyah yang kosong.


" aku tadi naik ojek online, dan mana ada ojek kalau hujannya kayak gini"


" eh gak usah repot-repot, aku gak papa kok"


" aku gak meresa di repotin kok!" jelasnya


" ayolah aku antar, aku maksa ini!" lanjutnya sambil tersenyum ke arah Aisyah.


"kok gini sih?, ya udah deh aku mau di antar sama mas" jawab Aisyah yang merasa tidak ada pilihan lain.


" ya gitu dong dari tadi, yaudah ayo" ajak Habibi.


dan akhirnya Aisyah pulang di antar Habibi. saat di perjalanan hanya hening tak ada yang saling bicara hanya suara mesin mobil.


" ekhm " dehem Habibi untuk memecahkan keheningan.


" eh ya mas ada apa? " tanya Aisyah.

__ADS_1


" aku mau tanya sesuatu pada kamu boleh?" tanyannya.


" boleh dong, emang mau tanya apa?"


" apa kamu serius dengan ta'aruf ini?"


" apa maksudnya mas"


" apa kamu bener mau jalani hidupmu bersama ku untuk selama"


" kenapa mas tanya begitu?"


" karena aku udah merasa nyaman sama kamu, apakah kamu mau menjadi istri ku dan ibu dari anak-anakku."


" apa mas serius dengan ucapan mas, apa mas gak akan nyesel memilih aku untuk menjadi pendamping mas, aku jauh sekali dari kata sempurna"


" semua orang tidak ada yang sempurna, sebaiknya sebagai manusia hanya tetap memperbaiki diri untuk menjadi yang terbaik. aku juga banyak kekurangan. tapi aku akan belajar menjadi imam yang terbaik buat kamu"


" jika mas serius dengan ucapan mas, dan mau menerima kekurangan aku.mas temui orang tuaku!" jelasnya.


" ok aku akan menemui sekarang juga"


" mas beneran,gak kecepatan?"


" lebih cepat lebih baik,apa kamu udah siap untuk menikah?" tanya nya.


" jika memang mas yang udah di tetapkan Allah kalau menjadi jodohku, aku hanya bisa memperbaiki diri untuk menjadi istri yang baik buat suami ku" jawab panjang lebar.


* bismillah ya Allah semoga pilihan hamba tidak salah* batin Habibi.


* ya Allah semoga mas Habibi yang terbaik untuk hamba* batin Aisyah.


setelah berapa lama berbincang bincang, akhirnya mereka sampai di rumah Aisyah.


**makasih yang udah baca semoga kalian suka ya😍😍

__ADS_1


dan jangan lupa like dan share 🙏🙏**


__ADS_2