Sahabat Ipar Ku

Sahabat Ipar Ku
08


__ADS_3

setelah sekitar tiga menit Aisyah dan Habibi akhirnya sampai di rumah Aisyah. mereka masuk ke dalam rumah.


" assalamualaikum" salam mereka dengan melangkahkan kaki masuk rumah.


" waalaikumsalam" jawab orang tua Aisyah.


" eh Aisyah sama siapa itu nak" lanjut ibu Aisyah, saat melihat laki-laki yang ada di belakang Aisyah.


" em.. saya Habibi Bu temen Aisyah, saya kesini ada keperluan sama bapak dan ibu" jawab Habibi dengan lantang.


" oh ya udah silahkan masuk" ucap ibu sambil menuju ruang tamu.


dan sekarang Habibi duduk di ruang tamu sama kedua orang tua Aisyah, sedangkan Aisyah ke dapur untuk menyiapkan minuman dan makanan ringan untuk sajian.


" gini bapak dan ibu saya kesini mau ada hal ingin saya sampaikan pada bapak dan ibu" ucap Habibi.


" emang nak Habibi mau bicara apa?" tanya bapak Aisyah.


" aku kesini berniat ingin meminang anak bapak, apakah bapak merestui saya?" jawab Habibi dengan nada lantang dan tatapan mata yang begitu serius meskipun aslinya hatinya dekdekan banget.


" apa nak Habibi serius mau meminang anak bapak?" tanya bapak Aisyah.


" bismilah saya serius, meskipun saya banyak kekurangan tapi aku akan berusaha untuk menjadi imam terbaik buat Aisyah." jawab Habibi.


saat Meraka sedang berbincang bincang, datang Aisyah yang membawa nampan berisi minuman dan cemilan.

__ADS_1


" sini nak" ajak ibu Aisyah sambil menepuk bangku duduk di sebelahnya yang kosong.


Aisyah menuju ke tempat duduk yang disuruh ibunya.


" tapi kenapa nak Habibi begitu yakin sekali ingin meminang anak saya, sedang nak Habibi belum tau banyak tentang anak saya. apa yg membuat nak Habibi yakin sama anak bapak?" tanya bapak Aisyah kepada Habibi.


" iya memang saya belum begitu dekat dengan anak bapak, tapi aku sangat mengagumi sifat anak bapak yang begitu penyayang" jawab Habibi untuk menyakinkan bapak Aisyah.


" di Islam sebelum menikah alangkah baiknya kita melihat wajah calon istri kita?" kata bapak Aisyah.


" Aisyah coba buka cadar mu calon suami mu ingin melihat wajah mu!" suruh bapak Aisyah


dengan jantung yang berdetak cepat, badan gemetar semua Aisyah perlahan lahan membuka cadar yang dia genakan, seperti yang disuruh bapaknya.saat dibuka dan terpampang jelas wajah Aisyah di depan Habibi.


" gimana nak Habibi, apakah nak Habibi masih ingin melanjutkan hubungan sama anak saya" tanya bapak Aisyah.


" kalau nak Habibi ingin membatalkan nya juga gak papa" lanjutnya.


" bismillah saya masih sama dengan tujuan saya kemari" lantang habibi.


" gimana nak kamu menerima nya gak" tanya bapak Aisyah dengan Aisyah.


" jika menurut bapak terbaik buat bapak aku ikut aja" jawab Aisyah.


" bismillah, saya menerima lamaran nak Habibi" jawab bapak Aisyah.

__ADS_1


" terimakasih ya pak atas kepercayaan bapak untuk menjaga Aisyah, ingsaallah saya akan berusaha untuk menjadi imam yang terbaik untuk anak bapak" jawab Habibi.


" bapak terima ucapan mu semoga kamu melakukan apa yang kamu katakan"


" terimakasih banyak pak"


" oh ya ini minum nya di minum dulu" kata bapak Aisyah sambil menyodorkan minuman.


Habibi mengambil minuman yang dikasih bapak Aisyah dan meminumnya.


" oh ya emang nak Habibi orang mana?" tanya bapak Aisyah.


" sebenarnya saya aslinya orang aceh, karena saya di tugaskan di perusahaan yang ada di Semarang saya tinggal di sini sama adik saya, dan orang tua saya ada di Aceh tapi ingsaallah orang tua saya Minggu ini akan kesini karena saya akan melamar Aisyah secara sakral" jelas Habibi.


" oh begitu emang mau ngadain lamarannya kapan?" tanya bapak Aisyah.


" insyaallah Minggu depan"


" ok bapak tunggu ya"


setelah lama berbincang bincang dan mengutarakan maksudnya Habibi pamit pulang ke ruamah


**halo teman-teman jangan lupa di like ya 🙏🙏


dan terima kasih udah baca karya saya semoga kalian suaka😀😀😀😀**

__ADS_1


__ADS_2