
seminggu telah berlalu besok ada lah hari pernikahan Ani kini semua orang sibuk menyiapkan pesta pernikahan, ada yang menyiapkan makanan ada menyiapkan dekorasi nya, pokoknya banyak deh yang disiapkan.
kedua sahabatnya juga datang di rumah Ani karena disuruh untuk bantu-bantu untuk acara besok. kini mereka ada di ruang tengah untuk menata makanan yang buat disajikan.
" ni ini kurang apa aja ya?" tanya Aisyah sambil memeriksa makanan yang untuk disajikan.
" kayaknya udah lengkap semua deh" jawab Ani.
" ok, kalau gitu kita sajikan aja sekarang"
" yaudah yuk!"
mereka berdua menuju ruang tamu yang udah banyak orang menyusun dekorasi untuk akad nikah besok.
" permisi ini makanan dan minumannya" kata Aisyah sambil menaruh makanan dan minuman di atas meja.
" oh makasih ya" jawabnya serempak.
" sama² kalau gitu saya permisi"
" ya"
kini jam menunjukkan pukul empat sore. semua perlengkapan untuk acara besok sudah di siapkan, hanya berapa saja yang harus di cek untuk memastikan nya.
Aisyah dan Sinta sedang berada di dapur, untuk membuat kue, mereka sibuk sekali mencampurkan bahan-bahan yang dibutuhkan, sampai lupa waktu. dan di saat sibuk dengan kegiatannya sampai tak melihat seorang menghampirinya.
" assalamualaikum" salamnya.
" eh kak waalaikumsalam" jawab sinta.
" waalaikumsalam mas" jawab Aisyah.
" kamu ngapain kesini kak?" tanya Sinta pada habibi.
__ADS_1
" ya mau jemput kamu dong" jawabnya sambil senyam-senyum sendiri.
" jemput aku apa mau ketemu Aisyah" godanya.
" sebenarnya sih mau ketemu Aisyah, kalau kamu gak pulang juga gak papa" jawab Habibi sambil tertawa-tawa.
" ih kakak, kalau udah punya pasangan lupa deh sama adek nya," wajah Sinta berubah menjadi cemberut.
" iya² gitu aja ngambek" tawanya tanpa ada rasa dosa.
" apaansih kakak gak lucu tauak" masih memasang muka cemberutnya.
" biarin" jawab singkat nya.
" eh Aisyah apa kabar" lanjutnya.
" Alhamdulillah baik, kalau mas gimana"
" gak usah gombal deh, mas tuh gak pantes gombal² kayak gitu." jawab Aisyah sambil tersenyum.
" aku tuh gak gombal, beneran!" jelasnya.
" gini nih kalau udah punya pasangan, adik nya di sini di lupain" ucap Sinta dengan menyenggol kakaknya.
" apaan sih kamu" jawab Aisyah.
menit demi menit pun berlalu mereka mengakhiri pembicaraannya. dan mereka memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.
sesampainya di rumah Aisyah langsung menuju kamar dan tidur karena sudah lelah sekali.
*****************
pagi ini adalah acara nikahannya Ani, Aisyah dan Sinta udah ada di kamarnya Ani sejak pagi. Mereka menunggu Ani yang sedang di make up sama WO. setelah menunggu satu jam akhirnya selesai make up nya. Ani terlihat begitu cantik dengan balutan kebaya putih dan cadar yang senada melekat di tubuhnya.
__ADS_1
" wih pengantin nya cantik sekali" goda kedua sahabatnya.
" ih apaansih kalian" jawab Ani dengan malu-malu.
" iya² yang malu-malu mau duduk bersebelahan dengan Reihan" jawab sinta, ya calon suami nya Ani adalah Reihan dia anak dari sahabatnya bapaknya Ani.
********
diluar begitu begitu ramai karena acara ijab qobul mau di mulai. tunggu beberapa menit saja akhirnya Ani dan Reihan udah resmi menjadi suami istri.
kedua sahabatnya membawa Ani keluar dari kamar nya menuju ruang ijab qobul.
di saat menuju keluar semua orang menatap mereka bertiga.
setelah sampai di tempat yang mereka tuju, Ani langsung duduk di depan suaminya, mencium tangan suaminya dan Reihan mencium kening Ani.
acara demi acara pun telah di lalui, dan kini acara yang paling di tunggu-tunggu pun datang yaitu acara lempar bunga. para jomblo udah berbaris rapi di belakang pengantin saat bunga di lempar dan langsung ada laki-laki yang mengambil nya dengan kaki melompat sedikit untuk bisa menggapainya.
laki-laki yang dapat bunga itu adalah Habibi. semua orang yang ada di sana bertepuk tangan yang begitu bergemuruh.
Habibi yang ada di belakang langsung berjalan menuju kedepan, dia mencari orang yang mau dia kasih bunga itu, setelah menemukan orang nya Habibi langsung jongkok di depan orang yang dia cari yang tak lain adalah Aisyah.
" maukah kamu menjadi istri ku dan ibu dari anak" kata Habibi sambil menatap Aisyah, sambil menyodorkan bunga.
" bismillah aku siap menjadi istri mu dan ibu dari anak-anakmu." jawab Aisyah sambil menitikkan air mata,dan mengambil bunga yang ada di tangan Habibi.
***************
acara pun kini sudah selesai para tamu sudah pada pulang termasuk Aisyah dan yang lainnya.
**terimakasih yang udah baca novel ku dan jangan lupa like 😄😄😄
maaf kalau ada kata-kata yang salah soalnya Author baru belajar 🙏🙏 🙏🙏**
__ADS_1