
Di hari minggu pagi seorang pemuda tampan masih terlelap dalam tidurnya, seakan tidak ingin bangun dari tidurnya namun suara seorang gadis cantik dan cempreng mengganggu tidurnya
"WOY BANGUN WOY" ucap gadis itu seraya mengguncang tubuh pemuda
"aduuuhh apaan si din ganggu ajaaaa males ah" ucap dani ya pemuda itu bernama dani
Dani alvian seorang pemuda tampan berusia 16 tahun memiliki sifat dingin cuek dan berwajah datar tapi dia bersikap hangat dan lembut hanya pada orang terdekat nya seperti keluarga dan sahabat dalam artian sahabat yang dicintainya yaitu Dinda.dia masih sekolah di SMK, pemuda itu memiliki 2 orang sahabat yang satu adalah Dinda dan yang satu adalah Restu.Dinda dan Dani adalah sahabat sejak orok jadi mereka lebih dekat di banding dengan Restu karna Restu mulai bersahabat saat smp
"iiiiihhh danii kemarem lo udah janji kan sama gue kalo hari ini bakalan lari, eh gue kesini lo malah enak enakan tidur, ayyoo cepetan bangun ih"ucap dinda
"iyah iyah bentar ini gue ganti baju dulu lo keluar sono tunggu di depan" ucap dani seraya mengucek matanya
"iyah cepetan"ucap dinda
Dinda pun keluar kamar sambil cemberut karna kesal akan sikap dani yang sulit bangun tidur
beberapa menit kemudian turun lah dani dengan setelan untuk jogging nya dia menghampiri dinda yang sedang duduk di sofa
"ayo din keburu kesiangan ini, lo malah enak enakan duduk dasar" ucap dani sambil melangkah ke pintu depan
ihhhhh dasar tuh cowok yang nungguin gue lah dia,,,ihhhhh awas aja lu gue ker jain batin Dinda sambil tersenyum jahil
kini kedua nya sudah berada di mobil dani hanya keheningan yang ada di antara kedua nya.sesampai nya di tempat jogging mereka segera turun untuk jogging.
__ADS_1
saat sedang asik jogging tiba tiba
Bruuuuk
"DINDA LO KENAPA" dani panik dan langsung mengangkat tubuh dinda
dinda yang sedang pura pura pingsan ingin mengerjai sahabat nya berusaha untuk menahan tawa
"din bangun din lo jangan buat gue khawatir din,, aduh ya ampun gue harus gimana ini, ah iya gue ada ide" ucap dani pelan di akhir katanya sambil tersenyum jahil,sebenarnya dani sudah tahu kalau sahabatnya ini sedang menjahili nya karna tidak sengaja dia melihat mata dinda yang mengintip
"aduh gue harus gimana ini,, ah iya gue kasih nafas buatan aja deh" ucap dani sambil tersenyum jahil sambil mendekat kan wajahnya ke wajah dinda
dinda yang mendengar ucapan dani menjadi salah tingkah di dalam drama pingsan nya jantung nya berdetak tak karuan dia langsung membuka mata nya dan mendapati wajah dani yang sangat dekat seketika mereka saling menatap
dani yang melihat wajah dinda dari dekat dan wajah nya merah karna salah tingkah seketika tertawa terbahak bahak
"HAHAHAHAHAHA KENA LO GUE KERJAIN BALIK HAHAAHAHA" dani tertawa terbahak bahak
"ihhhhhhh DANIIIIII dasar lo nyuri kesempatan dalam kesempitan " ucap dinda seraya bangun dan pergi meninggalkan dani sendirian
mereka pun pulang ke rumah masing masing dengan mobil dani
"kenapa siii din dari tadi tu bibit manyun manyun mulu mau gue cium ya? hahaha " ucap dani menggoda dinda
__ADS_1
"ihh apaansi gue lagi kesel yah sama lo, mending lo diem deh gue gak mau ngomong sama lo" ucap dinda cemberut
"ya udah deh kalo gk mau ngomong tadi nya gue mau nraktir beli es krim mang heru" ucap dani sambil tersenyum
"HAH serius? ya udah ayo sekarang langsung beli gue mau 4 cup gak mau tau poko nya harus " ucap dinda msih cemberut padahal mah udah pengen senyum senyum cuman pura pura aja dia mah dasar cewe
"yeee dasar lu denger es krim aja langsung nyerocos " ucap dani sambil mengacak rambut dinda
"hehehehe yaa abis es krim mang heru kan favorit gue"ucap dinda cengengesan
tak lama sampai lah di kedai es krim mang heru mereka segera turun dari mobil
saat sudah turun dani langsung menarik tangan dinda,sedangkan yang di tarik tangan nya hanya tersenyum melihat tingkah dani seperti ini entah mengapa dia selalu suka sikap dani seperti ini
"mang es krim 4 cup ya rasanya campur aja"ucap dinda
"siap neng sebentar ya " ucap mang heru
"ini neng es krim nya" memberikan es krim tersebut
"makasih yah mang nih uang nya ambil aja kembaliannya "ucap dani sambil memberi uang selembaran merah
"waaah makasih den hehehe"ucap mang heru
__ADS_1
mereka pun pergi ke mobil untuk segera kembali kerumah