
saat dinda masuk kedalam rumah dinda disambut oleh sang mommy
"cieeee yang abis jalan sama Calonnn suamiii"ucap sang mommy dengan senyum
"HAH maksudnya apa?"dinda kaget sekaligus bingung
"iyah calon suami kamu"ucap sang mommy
"JADII DIAAAA?????
"iyaaah dani calon kamu " ucap sang mommy yanh membuat dinda terkejut
"mom gak bercanda kan? " tanya dinda belum percaya
"iyah sayang kamu itu di jodohin sama dani dari kalian masih dalam kandungan,kamu gak keberatan kan? "ucap mommy
"ya nggak justru aku bahagia ups " dinda keceplosan
"ciee ciee yang kesenengan"mommy menggoda dinda
"iiihh mom ah,udah ah jangan godain mulu" kata dinda yang udah malu setengah mati
"hehehe iya iya maaf,,, eh tapi kamu rahasiain dulu dari dani yah" kata sang mommy
"loh kenapa mom?" dinda jadi bingung
"iyah kamu kerjain dulu aja dani nya, kamu panas panasin mommy tau ko kalo dani juga suka sama kamu hihihi" ucap sang mommy cengemgesan
"oiuuuuuh gitu ok deh mom aku bakalan panas panasin dia mom, ya udah aku ke kamar dulu yah" pamit dinda
didalam kamar dinda tidak henti hentinya tersenyum mengingat hal hal yang terjadi hari ini, sungguh kebahagiaan yang tidak bisa di gambarkan
"astaga malu banget gue" ucap dinda yang ingat akan kata katanya yang memanggil 'my lovely' ke dani dan dia ingat saat dia memeluk dani karma ke girangan mendapat boneka
__ADS_1
"yaaampuuuun malu malu malu,, terus besok gimana dong kalo ketemu diaaaa....
Disisi lain seorang pemuda tengah duduk di atas sajadah di kamarnya dia sedang berdoa di sepertiga malam dia tengah galau memikirkan gadis yang di cintai nya harus ia lepaskan, yah dia adalah dani
"Ya allah kenapa kisah cinta ku harus seperti ini kenapa kau kenalkan rasa cinta yang begitu dalam kepada ku kalau aku harus melupakan nya demi gadis lain, Ya allah ku mohon jika dia jodohku tolong satukan kami dengan cara apa pun tapi kalo dia bukan jodohku ku mohon berikan lah yang terbaik untukku dan untuk nya"ucap dani dalam doanya
selesai tahajud dani membaca qur'an untuk tadarus dengan suara yang merdu dan bacaan yang tartil namun suara nya menggambarkan kesedihan kekalutan dia sedang menenangkan dirinya
selesai tadarus dani menghempaskan tubuh nya ke kasur,seketika dia tersenyum saat mengingat kejadian malam tadi saat dirinya bersama dinda sungguh momen yang sangat membahagiakan
"gue harap kita bisa bersama selamanya din" ucap dani dan terlelap kembali ke alam mimpi
ke esokan hari nya dinda terlihat masih tertidur nyenyak di kasurnya,malas.yah itu lah yang sekarang dinda alami dia malas untuk kemana mana karna hari ini libur,namun cahaya mentari yang terang memaksa gadis itu untuk segera bangun
"emmmmmmmmm" dinda pun bangun dari tidurnya
"emmmm ngapain ya"bingung dengan apa yang dilakukan akhirnya dinda hanya rebahan sambil main handphone nya
"duh siapa sih lagi males juga"dinda pun turun menghampiri temannya
saat sampai di ruang tamu nampak seorang pemuda tengah duduk menunggunya
"eh lo res ada apaan? tumben ke rumah" tanya dinda
"pengen aja,,emm jalan yu" ajak restu
"boleh deh,ajakin dani yah"kata dinda
"emmm bisa gak kita berdua aja ada yang mau gue omongin" kata restu
"ouh ayo deh,tunggu bentar yaaa" kata dinda seraya melangkah ke kamar
selesai berganti baju dinda pergi bersama restu dengan mobil nya
__ADS_1
"kita mau kemana?"tanya dinda
"nanti juga tau" jawab restu
mereka pun sampai di taman
"ngapain kita ke sini?" tanya dinda
"ikut aja dulu"ajak restu dengan menarik tangan dinda
duhh ko gue risih banget ya kalo jalan berdua sama restu batin dinda.
mereka duduk santai di kursi taman
"oh iya katanya ada yang mau di katain?"tanya dinda to the point
restu terlihat menghela nafas panjang sebelum berkata
"Ok jadi gini din gue gak bakalan banyak basa basi,gue tau kalo ini salah tapi gue gak bisa ngapa ngapain, entah dari kapan perasaan ini muncul tapi gue yakin gue cinta sama lo gue sayang sama lo din lo yang udah bikin gue keluar dari keterpurukan gue waktu dulu,gue selalu bahagia deket lo gue gak maksa buat lo terima cinta gue tapi apakah lo bisa kan buka hati lo buat gue? din gue serius gue bakalan bahagiain lo gue cinta sama lo din terserah lo mau terima gue atau nolak gue tapi seenggaknya gue udah ngungkapin perasaan ini"ucap restu panjang lebar
dinda mematung mendengar ucapan restu dia tidak menyangka 2 sahabat nya mencintai dirinya tapi dia bingung harus bagaimana
"res gue mauu.......
.
.
.
.
.apakah jawaban dinda?
__ADS_1